Sunday, April 30, 2017

PKS Aceh Timur Gelar Rakorda

Idi (30/4)- Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Aceh Timur mengadakan Rakorda, Ahad, 30 April, yang bertempat di Hotel Khalifah, Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Ketua DPD PKS Aceh Timur T. Mustafa MY Tiba dalam sambutannya menyampaikan,  rakorda dilaksanakan dalam rangka Pengukuhan pengurus PKS Aceh Timur sebagai persiapan menuju pemilu 2019 yang akan datang.

"Rakorda hari ini untuk menyusun strategi pemenangan 2019 dengan target 5 kursi DPRK, 1 kursi DPRA dan 1 Kursi DPRI, hari ini akan menyusun langkah langkah menuju kemenangan".

Tgk. Mustafa meminta seluruh kader harus maksimal memanfaatkan potensi nya dalam membangun Aceh Timur.

"Hari ini masyarakat merindukan sosok baru dengan suasana yang baru. Kader PKS perlu berbaur lebih intens dengan masyarakat, membangun hubungan yang lebih erat, hadir dipengajian pengajian gampong, kader PKS adalah ahlus sunnah waljama'ah". Papar Tgk. Mustafa.

"Luruskan niat untuk mengabdi dan memperbaiki keadaan bangsa, karakter ummat, Peureulak punya sejarah kejayaan masa lalu, maka sekarang sejarah itu harus menjadi spirit kita dalam membangun indonesia kedepan, saling bergandengan tangan untuk bangkit memperbaiki bangsa dan negara". Papar Tgk Mustafa.

Selanjutnya Ketua Daerah Dakwah (Dardak) VI Dr. H. M. Yusuf A. Shamad mengawali sambutannya dengan sejarah awal PK yang merupakan cikal bakal lahirnya PK-Sejahtera.

"Dulu PKS pernah diberi nama OTB (Organisasi Tanpa Bentuk), wahabi, dan lain  sebagainya, maka sekarang PKS harus lebih memperkenalkan diri kepada masyarakat, sehingga tuduhan tuduhan wahabi yang pernah terjadi dapat diluruskan".

Tgk Yusuf juga berharap supaya PKS tidak terjebak pada politik serba halal.

"Kader PKS tidak boleh larut dengan politik, karena tujuan kita bukan hanya kekuasaan, fokus utama adalah dakwah, maka setiap langkah, landasannya adalah dakwah islam, jangan terjebak pada penghalalan segala cara untuk menang". Papar Tgk Yusuf.

Tgk Yusuf berharap, Jika ada kader PKS yang berkelakuan diluar syariat islam, harapan kami kepada abu, para tgk untuk mengingatkan, karena itu bukan cerminan pks".

Selanjutnya Tgk Yusuf mengharapkan, Aceh Timur yang saat ini tipe D, 2020 harus menjadi tipe C.

"Berkhidmat adalah beramal sholeh dalam rangka menebar manfaat bagi orang banyak, dengan harapan menjadi jalan menuju syurga, jika rakyat memuji PKS, maka pujian hanya milik Allah semata, suara untuk PKS, sehingga status PKS Aceh Timur dapat naik dari D ke C". Tambah Tgk. Yusuf

Tgk Yusuf Berpesan, Seluruh kader harus memanfaatkan tenaga nya, potensi nya untuk memberi manfaat kepada orang banyak, karena itu bagian dari ibadah, masyarakat Aceh Timur harus merasakan manfaat dari PKS".

Dalam rakorda hari ini turut berhadir Tgk Muhammad, dari Idi Timur, Tgk Harmaini, dari peureulak Timur, Tgk Muhammad Munardi, dari Buket Pala dan Ketua Deputi Riset Dan Media Baru DPW PKS Aceh Sanusi Madli.

Friday, April 28, 2017

Ini Rahasia Barakahnya Pernikahan Ali bin Abi Thalib dengan Fatimah az-Zahra

Pembaca sudah mengenal Ali dan Fatimah. Bagi saya, mereka berdua adalah pasangan ideal yang penuh barakah. Pernikahan yang barakah itu telah melahirkan keturunannya yang penuh dengan kebaikan dan kemuliaan. Kita mengenal anak-anaknya; Hasan, Husain, dan Zainab. Mengenai keutamaan mereka, banyak buku yang membahasnya.

( Foto : Dwiseptia.com)
Kita mengenal pendiri mazhab Fiqh Syafi’i, namanya lebih dikenal Imam Syafi’i sebagai peletak dasar ‘ushul fiqh. Melalui nasab jalur ibunya, ia bersambung pada Fathimah az-Zahra. Kita mengenal Syaikh ‘Abdul Qadir al-Jailani sebagai orang yang memperhatikan perintah dan larangan. Ia pun memiliki garis nasab yang bersambung pada Fathimah az-Zahra.

Kemuliaan keturunan Ali dan Fathimah tidak hanya terletak pada kemuliaan mereka berdua, tetapi yang lebih penting terletak pada pernikahannya yang barakah. Sebuah pernikahan yang diridhai oleh Allah Swt. Kemudian Fathimah az-Zahra menjadi madrasah bagi Hasan, Husain, dan Zainab. Ia mendidiknya dengan keteguhan yang mengagumkan.

Rosulullah Saw., bersabda, “seorang wanita yang penuh barakah dan mendapat anugerah Allah adalah yang maharnya murah, mudah menikahinya, dan akhlaknya baik. Namun sebaliknya, wanita yang celaka adalah yang mahal maharnya, sulit menikahinya, dan buruk akhlaknya. (H.R Ath-Thabrani)

Bagaimana proses pernikahan barakahnya Ali dengan Fathimah? Saya akan menceritakannya di bawah ini. Saya merangkumnya dari buku Kado Pernikahan untuk Istriku karya Mohammad Fauzil Adhim.

Ketika Ali bin Abi Thalib hendak menikahi puterinya Rosulullah, Fatimah, Ali menjual baju besinya untuk membayar mahar. Baju besi itu dibeli oleh ‘Utsman bin Affan seharga 400 dirham, kemudian ‘Utsman memberikannya kembali sebagai hadiah. Ia menyerahkan uang tersebut kepada Rosulullah, kemudian beliau memberikan sebagian uang kepada Asma’ untuk membeli wewangian, sebagian uang tersebut diberikan kepada Ummu Salamah untuk makanan, sebagian diberikan kepada 3 sahabatnya (Abu Bakar, ‘Ammar, dan Bilal) untuk membeli perlengkapan dan perabotan rumah tangga sederhana untukn Fathimah.

Kata Mohammad Fauzil Adhim dalam bukunya, ‘Padahal ayahnya seorang pemimpin, seorang tokoh besar yang disegani dan dihormati. Andaikan Rosulullah mau yang jauh lebih mewah, beliau akan bisa mendapatkan dengan cara apa pun. Tetapi Rosulullah tidak melakukannya. Di sini ada yang bisa kita renungkan.’

Sebagai istri, Fatimah az-Zahra tidak pernah membuat marah suaminya. Bahkan Ali bin Abi Thalib berkata, “Ketika aku memandangnya, hilanglah kesusahan dan kesedihanku.”

Rosulullah melihat Fathimah sedang menggiling dengan kedua tangannya sambil menyusui anaknya. Mengalirlah kedua mata beliau.

“Anakku,” kata Rosulullah, “engkau menyegerakan kepahitan dunia untuk kemanisan akhirat.”

Mendengar ucapan ayahnya, Fathimah mengatakan, “Ya Rosulullah, segala puji bagi Allah atas nikmat-Nya, dan pernyataan syukur hanyalah untuk Allah atas karunia-Nya.”

Subhanallah, betapa mulianya Fathimah az-Zahra sebagai istri Ali bin Abi Thalib. Ia seperti yang disabdakan oleh Rosulullah Saw., “seorang wanita yang penuh barakah dan mendapat anugerah Allah adalah yang maharnya murah, mudah menikahinya, dan akhlaknya baik. Namun sebaliknya, wanita yang celaka adalah yang mahal maharnya, sulit menikahinya, dan buruk akhlaknya. (H.R Ath-Thabrani)

Inilah rahasia pernikahan barakahnya Ali bin Abi Thalib dengan Fathimah az-Zahra. Dari pernikahan yang barakah ini melahirkan keturunan-keturunan yang penuh kemuliaan hingga saat ini.

Selesai di kaki gunung Gede Pangrango




RUMAH BARU MURAH STRATEGIS DI PADALARANG DP 5 JUTA

RUMAH BARU MURAH STRATEGIS DI PADALARANG DP 5 JUTA*
====================
*READY STOCK*... 
BELI LGSG HUNI...! 

Lokasi Strategis :

Rumah Modern Minimalis, Sejuk & Asri di Padalarang Bandung Baraat, 10 menit dari Kota Baru Parahyangan & TOLL padalarang 20 menit ke Pusat Industri Batujajar.
MAKIN DITUNDA MAKIN MAHAL

DP 5 JT + BIAYA KPR (5 % NAN)

CICILAN HANYA 
1.8 JUTAAN/ 15 THN
1.6 JUTAAN /20 THN

Tinggal 8 unit lagi saja unit nya  lho bpk/ibu.

SIAPA CEPAT DIA DAPAT .
SEGERA HUB Iman M hp 08985966847/ Wa 085294553964


Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Arraniry Kecam Penghina Mahasiswa UIN Arraniry

Beberapa waktu yang lalu telah viral di media sosial tentang screenshoot percakapan di group What'sApp KEK Arun Milik Rakyat yang berisi penghinaan terhadap kampus UIN Arraniry.

Salah satu anggota group berinisial Tata Moeda di percakapan itu menulis kata-kata penghinaan terhadap Kampus UIN yaitu "Mantap!  sambil upload gak salah sambil ejek UIN,  menyelam sambil Minum Air.  Kadang orang harus kita hina baru tau kalau dia hina. " Akibat tulisan ini para alumni dan mahasiswa UIN Arraniry mulai gerah dan mencari-cari siapa sosok Tata Moeda yang disinyalir mahasiswa salah satu kampus besar di Aceh.

Menanggapi polemik ini Tgk. Lismijar MA selaku Ketua Umum Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Arraniry menyayangkan sikap Tata Moeda yang mencoba memancing di Air keruh.  "Statement ini sangat berbahaya,  ini adalah ungkapan penghinaan yang bisa menimbulkan permusuhan". Ucap Lismijar.

Adapaun Sekjend Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Arraniry Tuanku Muhammad juga mengecam tindakan Tata Moeda yang telah menghina dan menyakiti hati para Alumni, Mahasiswa dan keluarga besar UIN Arraniry. Tuanku Muhammad mengharapkan agar Tata Moeda bisa segera meminta maaf secara terbuka atas penghinaan ini.  "Jangan sampai karena penghinaan ini hubungan dua kampus di Darussalam bisa hancur". Ucap Tuanku

Padahal kita sedang mencoba mensinergikan seluruh mahasiswa di Aceh untuk bersatu membangun Aceh.  Namun,  sangat disayangkan jika ada ucapan-ucapan yang bisa memancing permusuhan dan pertengkaran antar sesama mahasiswa.  Jadi,  segeralah memohon maaf secara baik-baik.  Meskipun ini perkara kecil tapi bisa saja memicu perkara yang lebih besar. Tambah Tuanku.

Pada akhirnya,   Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Arraniry mengharapakan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.  Semoga siapapun yang ingin menulis kata-kata apalagi di media sosial untuk bisa berhati-hati dan tidak menimbulkan permusuhan. Mengingat Indonesia juga sudah memiliki UU ITE.  "Peugah Lage But Pubut Lagena".





Ttd.


Senat Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Arraniry

Yahudi Pengubah Taurat

"Karena kedzaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan bagi mereka makanan yang baik-baik yang (dahulu) pernah dihalalkan; dan karena sering menghalangi (orang lain) dari jalan Allah” (QS. An-Nisa’ : 160)

(Sumber : Seeklogo.com)
Segolongan kaum Yahudi untuk mengembalikan keimanan mereka kepada Tuhan, tetapi dalam perjalanan sejarah Yahudi, segolongan lain perlahan meraih kekuatan, mendominasi kaum yahudi dan kemudian sepenuhnya mengubah agama itu sendiri.


Oleh karena itulah, di dalam Taurat dan kitab-kitab lain pada Perjanjian Lama, terdapat elemen-elemen yang berasal dari doktrin pagan yang bid’ah, disamping yang disebutkan di atas, yang mengajak untuk kembali kepada agama yang benar. Misalnya sebagai berikut:

Berbagai pemikiran pagan yang disusupkan ke dalam Taurat ini tentu mempunyai asal muasal.pastilah ada orang Yahudi yang mengambil, menghormati, dan menghargai suatu tradisi yang asing bagi Taurat, dan mengubah Taurat dengan menambahkan ke dalamnya pemikiran-pemikiran yang berasal dari tradisi yang mereka diikuti tersebut.
Asal usul tradisi ini merentang jauh hingga ke para pendeta mesir kuno (para ahli sihir rezim Fir’aun), yaitu Kabbalah yang dibawa dari sana oleh sejumlah orang Yahudi. (Harun Yahya, Ancaman Global Freemasonry, 2005)

Thursday, April 27, 2017

Wali Nanggroe Aceh Sambut Tim Aktivis Aceh Selamatkan Asrama Meuligoe Iskandar Muda

Selepas berjumpa Ketua DPRA Tgk.  Muhar dan ketua Banleg DPRA Iskandar Al-Farlaki Tim aktivis Aceh Selamatkan Asrama Meuligoe Iskandar Muda Aceh-Jogja terus mencoba menggalang dukungan seluruh stakeholder Aceh untuk memberikan advokasi hukum bagi mahasiswa penghuni Asrama Mahasiswa Aceh Sultan Iskandar muda Yogyakarta.

Sebab itu,  Aktivis Aceh yang tergabung dalam Gerakan Peduli Asrama Aceh-Jogja Rabu Siang menjumpai wali Nanggroe Aceh YM Malik Mahmud Al-Haytar di meuligoe wali nanggroe Aveh.

Dalam pertemuan tersebut,  Tuanku Muhammad selaku koordinator Tim Aktivis Aceh menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah untuk meminta dukungan dan bantuan kepada Wali Nanggroe Untuk menyelematkan Asrama Iskandar Muda Jogjakarta. "Meskipun kami tidak sedang kuliah di Jogja tapi kami memandang bahwa perkara ini bukan Menyelematkan Asrama Ponco saja tapi juga marwah dan martabat rakyat Aceh. Jika asrama ponco ini gagal dipertahankan maka bisa saja asrama-asrama lain hilang. Dan marwah Aceh bisa dengan mudah diinjak-injak." Ucap Tuanku

Hifjir mewakili penghuni asrama Ponco di kesempatan itu menceritakan seluruh kronologi kejadian ini mulai dari awal gugatan tahun 2013 sampai dengan proses yang terjadi sekarang ini.

Adapun YM Malik Mahmud Al-Haytar dihadapan para alumni mahasiswa jogja,  mahasiswa,  tim aktivis Aceh menyatakan akan siap turun untuk menyelamatkan Asrama Iskandar Muda Aceh-Jogja.  "Saya akan mencoba menyurati menjumpai Sultan Jogja. Sekitaran tahun 2012 sudah pernah saya sampaikan permasalahan ini sama Sultan Jogja". Disamping itu Wali Nanggroe juga akan menghubngi pemerintah Aceh dan DPRA untuk sama-sama duduk membahas permasalahan ini.

Adapaun yang hadir di pertemuan terbatas tadi Nasrudin Shah, M. Nasir, Dahlan (alumni Jogja), Said fadil (Alumni Bandung), Sarjev Alumni Jakarta.  Hendra Kusmara,  Hifjir,  Zia (penghuni asrama Ponco.  Tuanku Muhammad (KAMMI),  Lismijar (Senat Pasca Sarjana UINAR), dan 4 dari perwakilan Dema UIN Ar Raniry.


Ttd.


Gerakan  Peduli Asrama Aceh-Jogja

Tuesday, April 25, 2017

Ada Peran Ayah Bagi Pahlawan

Sudah diketahui secara umum jika ibu itu madrasah (sekolah) pertama bagi anak-anaknya. Bahkan dalam buku berjudul Mencari Pahlawan Indonesia karya M. Anis Matta menuliskan ‘dibalik setiap pahlawan besar selalu ada seorang perempuan yang agung.’ Ia bisa sebagai ibu atau istrinya. 
 
(Foto : oknation.nationtv.tv)
Lalu bagaimana dengan peran ayah? Apakah ayah itu hanya sebatas untuk menafkahi istri dan anak-anaknya? Marilah kita menghayati kisah Lukman yang memberikan pelajaran yang bermakna kepada anaknya. Kisah tersebut diabadikan dalam al-Qur’an surat Lukman. Ini menggambarkan bahwasanya ayah memiliki peran sebagai pelengkap madrasah bagi anak-anaknya.

Marilah kita simak kisah salah satu penulis kitab tafsir Jalalain yang terkenal dan sampai sekarang kitabnya masih menjadi rujukan bagi para santri. Ia lebih dikenal dengan sebutan Imam Jalaluddin Ash-Shuyuthi.
Imam Jalaludin ash-Shuyuthi dilahirkan pada hari ahad, bulan Rajab 849 Hijriyah di daerah al-Ashyurh (as-suyuth) Kairo, Mesir. Sejak kecil imam ash-Shuyuthi selalu diajak oleh ayahnya untuk menghadiri majelis ilmu ulama besar, seperti Syaikh Muhammad al-Majdzub dan al-Hafidzh Ibnu Hajar al-‘asqalani. Walaupun kecerdasannya di atas rata-rata, ia tekun mempelajari ilmu hingga akhirnya mendapatkan ijazah dari penulis kitab Fathul Bari. Ia seorang ulama besar pada masa daulah Mamalik di Mesir. Selain rajin beribadah dan mengajar, ia mengarang kitab sampai 500 lebih karyanya dalam berbagai bidang, diantaranya kitab Tafsir Jalalain yang terkenal.

Begitu juga dengan kepahlawanan imam Hasan al-Banna sebagai pendiri gerakan dakwah Ikhwanul Muslimin yang fenomenal, tidak terlepas dari peran ayahnya. Selain mengajarkan ilmu-ilmu agama kepada anaknya (Hasan al-Banna), sang ayah selalu mendorong anak-anaknya termasuk Hasan al-Banna untuk membaca kitab-kitab di perpustakaannya.

Ada waktu untuk ayah dalam melejitkan potensi anak , meskipun sedikit waktu. Tidak perlu mesti menjadi hafidzh terlebih dahulu agar anak menjadi seorang hafidz. Yang perlu dilakukan oleh ayah adalah selalu memberikan keteladanan berupa semangat, kecintaaan dan dorongan bagi anaknya menuju kebaikan. 

Parenting is a journey, not travelling. Parenting adalah perjalanan panjang, bukan jalan-jalan, begitu kata ustadz Fauzil Adhim. Dalam perjalanan panjang itu, seorang anak pastinya membutuhkan peran ayah.

Kesimpulan dari tulisan ini adalah selalu ada peran ayah bagi pahlawan besar. Maka peran ayah dalam memberikan keteladanan berupa semangat, kecintaan, dan dorongan bagi anaknya penting juga. Jadikanlah anak itu sebagai pahlawan kebaikan untuk dirinya, keluarganya, agamanya, dan bangsanya. 

Selesai di kaki gunung Gede Pangrango
Iman Munandar, guru di YPI Bani Ibrahim al-Islamiyyah dan penulis di wartanusantara.
Tulisan ini pernah dimuat oleh Islampos. Ini linknya Ada Peran Ayah Bagi Pahlawan

Dijual Rumah 200jutaan Dekat Puncak

* LIBURAN BELUM PUNYA VILLA ? SEKARANG BISA*
===

Miliki Rumah Villa @ Puncak dg Mountain View, Cianjur Citylight dan Gunung Gede Pangrango Dekat Kawasan Wisata Puncak.

Nikmati Sensasi Udara Sejuk Suasana Pegunungan  dan Kabut Menyelimuti halaman rumah Anda setiap hari.

*DAPATKAN INVESTASI TERBAIK  DEKAT KAWASAN WISATA PUNCAK CIPANAS* 

Kini KAPAN PUN Bisa CHECK IN/OUT, Asyiiknya.

LAUNCHING LANGSUNG SOLD OUT... TERJUAL HABIS!! 

Tersedia Unit Extra *3 UNIT LAGI*
Type 36/75 Harga 235 Juta 
DP bisa Cicil 3x, Cicilan 1,8 Jutaan/ bulan... Wooww Murah bangetttt... 

UNIT & PROMO TERBATAS

*GRATIS TV KABEL, TELEPON, DAN CCTV* 

BURUAN , SIAPA CEPAT DIA DAPAT !!

Hubungi
Marketing Resmi 
Bapak Iman M
085294553964

Ahok Dituntut Ringan, KAMMI Desak Jaksa Agung Dicopot

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun dalam kasus penistaan Al-Maidah ayat 51. Menyikapi ini, Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menuntut Presiden Jokowi untuk mencopot Jaksa Agung HM Prasetyo.
(Ketum PP KAMMI, Kartika Nur Rakhman)

Ketua Umum PP KAMMI, Kartika Nur Rahman, menilai tak ada alasan bagi Jokowi mempertahankan posisi Jaksa Agung HM Prasetyo. Sebab, HM Prasetyo telah menjadikan lembaga yang dipimpinnya sarat dengan kepentingan politik, yakni melindungi terdakwa penistaan agama. "Conflict of interest jelas dipertontonkan HM Prasetyo sekaligus mengabaikan asas keadilan dan kepastian hukum. Bila ini dibiarkan, akan menimbulkan perlawanan keras dari masyarakt.  Solusi untuk ini adalah Jokowi mesti mencopot HM Prasetyo dari Jaksa Agung," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (25/4).

Kartika menyebut sudah tidak ada alasan bagi Presiden Jokowi mempertahankan HM Prasetyo. Sebagai kader Partai Nasdem, seharusnya HM Prasetyo tidak bertindak sebagai pengacara atau pelindung terdakwa penista Agama. “Tuntutan JPU yang sangat ringan menunjukkan sikap Jaksa Agung HM Prasetyo serupa dengan partainya yang mendukung Ahok pada Pilkada Jakarta kemarin. Jelas ini mencederai rasa keadilan masyarakat juga bisa memancing  kemarahan masyarakat.”

Keberjalanan kasus Ahok, bagi KAMMI banyak diwarnai kejanggalan lain, misalnya sidang yang berlarut-larut dan penundaan pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan alasan belum selesai diketik. Semu itu, kata Kartika, makin menguatkan bahwa Ahok "diamankan" oleh Kejaksaan Agung. "Ini tantangan bagi Jokowi untuk menepis stigma negara melindungi Ahok. Jika Jokowi tak berani mencopot Jaksa Agung, maka anggapan tersebut menjadi benar adanya," jelasnya.

Senada dengan Kartika, Wakil Ketua PP KAMMI Arif Susanto menegaskan, KAMMI tak akan tinggal diam jika Jokowi tak segera mencopot HM Prasetyo dari jabatan Jaksa Agung. KAMMI akan menggerakkan seluruh kader se-Indonesia untuk berdemonstrasi menuntut pencopotan Jaksa Agung. "Kami akan menggelar aksi di seluruh Indonesia serta menggalang tanda tangan dukungan untuk mencopot HM Prasetyo. KAMMI juga saat ini sudah menggalang petisi online di situs change.org," urai Arif.

Petisi online yang diimulai sejak Rabu (19/4) telah didukung  13.224 orang hingga hari ini dan diyakini akan terus bertambah. Menurut Arif, ini juga menjadi bukti bahwa netizen juga turut mendesak pencopotan HM Prasetyo. Bagi masyarakat yang ingin mendukung petisi ini, silakan membuka tautan berikut: https://www.change.org/p/jokowi-presiden-jokowi-segera-copot-jaksa-agung-hm-prasetyo.

Monday, April 24, 2017

KAMMI Aceh Sosialisasikan Korp Reaksi Cepat

Banda Aceh- Sebagaimana diketahui bahwa Aceh masuk dalam salah satu daerah yang rawan Bencana di Aceh.  Hampir setiap tahun ada saja bencana yang terjadi di Aceh.  Menanggapi permasalahan itu,  KAMMI Aceh mengadakan sosialisasi pengenalan Lembaga semi otonom KRC (Korp Reaksi Cepat) kepada seluruh kader KAMMI Aceh dan masyarakat publik. Acara sosialisasi tersebut di selengarakan di caffe anek kupi Lamnyong.

Kegiatan ini baru pertama kali di selengarakan semenjak lembaga Relawan ini pisah dari struktural KAMMI PUSAT sampai ke KAMMI Daerah.  Sehingga kedepan KRC bisa berdiri sendiri secara otonom.

Kegiatan sosialisasi ini di buka oleh Tuanku Muhammad selaku ketua Pengurus Wilayah KAMMI Aceh. Dalam kata sambutannya Tuanku Muhammad menyampaikan harapan untuk seluruh peserta yang hadir terutama kader KAMMI untuk siap menjadi relawan kemanusian dan harus mampu melakukan reaksi cepat dalam hal penanganan bencana dan sosial kemasyarakatan lainnya.  Hal ini karena lembaga KRC sesuai namanya harus mampu bergerak cepat. Target KAMMI kedepan dengan adanya KRC ini semoga menjadi lembaga relawan yang besar yang siap terjun membantu masyarakat. "

Saat ini struktur KRC KAMMI Aceh sudah terbentuk semenjak KRC menjadi Lembaga Semi Otonomnya KAMMI dan sudah berjalan sebagaimana tugas Relawan dilapangan, dan juga sudah beberapa kebencanaan yang terjadi di aceh. selama ini tim relawan KRC juga ikut selalu terlibat membantu korban kebencanaan.

Ketua KRC Syahrul Aidi mengatakan "tujuan dibuatnya sosialisi ini adalah upaya perekrutan relawan yang akan di kelola secara professional dan akan di latih nantinya dalam agenda Diksar Kerelawanan KRC yang akan menghasilkan relawan yang tangguh dan siap di terjukan dalam kebencanaan nantinya."

Ttd.


Syahrul Aidi
Ketua KRC Rayon Aceh

Sunday, April 23, 2017

Aktivis Aceh Galang Koin Untuk Gubenur Aceh

Pasca keputusan hakim PN Jogja yg memutuskan menerima gugatan penggugat Asrama Aceh -Jogja tgl 13 April 2017, dalam hal ini mahasiswa penghuni Asrama Aceh dinyatakan kalah sebagai tergugat. Sampai hari ini belum ada respon sedikitpun dari pemerintahan Aceh untuk memberikan advokasi hukum untuk mahasiswa penghuni Asrama Mahasiswa Aceh Sultan Iskandar muda Yogyakarta.

Menanggapi polemik ini Aktivis Aceh yang tergabung dalam Gerakan Peduli Asrama Aceh-Jogja menggalang Aksi Koin Peduli Asrama Aceh-Jogja yang akan diserahkan ke Gubernur Aceh.  Koin ini merupakan bentuk kekecewaan para aktivis Mahasiswa Aceh atas dinginnya sikap pemerintah Aceh dalam menyelematkan Asrama Iskandar Muda Jogjakarta.

Hendra Kusmara mewakili penghuni Asrama Iskandar Muda mengatakan bahwa permasalahan asrama ini bukan sekedar permasalahan perdata di pengadilan melainkan juga permasalahan Marwah Aceh yang diinjak-injak oleh penggugat yang notabene adalah WNI keturunan Tionghoa.  Sebab itu beliau mengharapkan adanya dukungan dari masyarakat Aceh dalam menyelamatkan Asrama Iskandar Muda Yogjakarta.

Tuanku Muhammad mewakili para aktivis mahasiswa Aceh menyatakan akan siap turun bersama untuk menyelamatkan Asrama Iskandar Muda Aceh-Jogja.  Kita harus berjuang,  ini menyangkut marwah Aceh dan keberlangsungan pendidikan anak-anak Aceh yang sedang menuntut ilmu di Jogjakarta.  Gubernur tidak boleh diam dan segera harus bersikap dengan mengirim bantuan hukum dan mengurus segala keperluan untuk proses banding.

Misran sebagai Wapres UIN Arraniry menegaskan jika Gubernur Aceh masih diam dan  masih acuh tak acuh terhadap polemik ini maka siap mengerahkan mahasiswa se-aceh untuk menggalang Aksi selamatkan Asrama Iskandar Muda Aceh-Jogja.

Adapun aksi koin ini akan berlangsung selama 3 hari sejak hari ini.  Sehingga kita mengharapkan bagi seluruh masyarakat Aceh untuk dapat ikut serta dalam aksi koin ini.  Agar Gubernur Aceh tidak lagi diam dan pura-pura tidak tahu.

Akmal Pema UNMUHA juga menambahkan bahwa jika Gubernur tidak berusaha membantu menyelamatkan asrama iskandar muda berarti pemerintah aceh telah mengadaikan marwah masyarakat aceh.  Ingat,  asrama ini warisan dari indatu orang aceh.Adapun Juliali Sandi Presma Washliyah menyatakan akan mengerahkan seluruh mahasiswa untuk mendesak agar Gubernur turun segera menyelesaikan masalah ini.

Pada akhirnya,  kita juga mendesak agar Gubernur Aceh memecat Karo Hukum Pemerintah Aceh yang terkesan mengacuhkan polemik Asrama Iskandar Muda Aceh-Jogja.  Dimana seharusnya Karo Hukum bisa lebih intens dalam mengawal hal ini bukan malah lepas tangan.

Gerakan Peduli Asrama Aceh-Jogja ini didukung oleh KAMMI Aceh,  DEMA UIN Arraniry,  PEMA Alwashliyah,  Pema UNMUHA,  AMA (Aliansi Mahasiswa Aceh),HIMMAH Aceh.

Ttd.


Gerakan  Peduli Asrama Aceh-Jogja

Saturday, April 22, 2017

Umar, Gerbang Fitnah yang Terdobrak.

Didalam sebuah hadist dikisahkan, bahwa ketika Rasulullah bersama Abu Bakar, Umar, dan Utsman sedang mendaki bukit uhud tiba-tiba bergetarlah bukit tersebut. Sehingga Rasulullah bersabda "Tenanglah hai Uhud. Sesungguhnya diatas lerengmu ini ada seorang Nabi, Shiddiq dan 2 Syuhada". HR. Al-Bukhari.

Salah satu dari 2 Syuhada yang di sabdakan Rasulullah adalah Umar.
Kenapa Umar ??
Di dalam bukunya Al-Bidayah Wan-Nihayah, Ibnu Katsir mengisahkan bahwa saat menjabat sebagai Khalifah, Umar dibunuh oleh Ghailah Abu Lu'luah yang merupakan budak dari Al-Mughirah.

Kematian inilah yang disabdakan Rasulullah dalam hadistnya diatas dengan sebutan Syuhada, yang salah satu diantaranya adalah Umar, sedangkan seorang Syuhada lainnya ialah Utsman.

Dan siapakah yang disebut Shiddiq tersebut ? Jelas itu adalah panggilan yang disematkan terhadap sahabat Abu Bakar.

Lantas, Apa hubungannya antara ke Syahidan Umar dengan Terdobraknya Gerbang Fitnah ??

Oke kita bahas,..
Terjadi sebuah perbincangan antara Hudzaifah dengan Umar yang direkam dalam sebuah HR. Al-Bukhari

Saat itu kami sedang duduk bersama Umar.
Maka berkatalah Umar, "Siapa diantara kalian yang ingat betul terhadap sabda Rasulullah yang berkaitan dengan fitnah.

Maka aku pun menjawab, "Akulah orangnya".
Umar berkata, "Sungguh engkau terhadap masalah ini termasuk orang yang pakar".

"Aku pun mengatakan permasalahan itu dihadapannya, "Ketahuilah fitnah yang menimpa seorang laki-laki terkait keluarga, harta, anak atau tetangganya dapat dielakkan dengan shalat, puasa, sedekah, dan melakukan amar makruf nahi mungkar".

Umar berkata, "Bukan itu yang aku maksudkan, tetapi fitnah yang melanda umat islam laksana gelombang di samudra".
Maka Hudzaifah pun berkata, "Tenang saja engkau tidak akan mengalami pedihnya fitnah itu wahai Amirul Mukminin, karena antara fitnah itu dan diri anda terdapat pintu tertutup yang menghalanginya".

Lalu Umar bertanya kembali, "Apakah pintu itu akan terbuka atau didobrak ?".
Hudzaifah menjawab,"Pintu itu akan didobrak secara paksa".

Umar berkata,”Kalau begitu untuk selamanya pintu itu tidak dapat ditutup kembali.

Syaqiq bertanya kepada Masruq, “Bukankah Umar sudah mengetahui hal tersebut ?”
Masruq menjawab, “Iya dia memang tahu benar mengenai hal ini seolah-olah dia menghafal bahwa malam ini lebih dekat jatuhnya dari esok hari”.

Kemudian Hudzaifah melanjutkan ucapannya,”Ketahuilah, yang aku ucapkan ini bukanlah omong kosong”.

Kami merasa sungkan untuk bertanya langsung kepada Hudzaifah, maka kami menyuruh Masruq untuk menanyakannya.
Masruq pun bertanya,”Siapakah yang dimaksud dengan gerbang itu?”.
Hudzaifah menjawab, “Umar”.

Bukan cuma sekali percakapan diatas terjadi, terdapat beberapa percakapan lain antar sahabat.

Pernah suatu hari Umar bertemu dengan Abu Dzar, dan Umar menggandeng tangan Abu Dzar dengan kuat, sehingga Abu Dzar berkata dengan setengah berteriak, “Lepaskan tanganku, wahai penghalang fitnah”. HR.Thabarani.

Di lain waktu
Abu Dzar pernah berkata sambil menunjuk kepada Umar, “Ketahuilah fitnah tidak akan terjadi, selama engkau masih hidup”. Dalam Kitab Fath Al-Bari.

Dalam kitab Mukhtshar Sirah Ar-Rasul, diceritakan
Utsman bin Mazh’un pernah berkata kepada Umar,”Wahai Pengunci Fitnah”.

Begitupun Abdullah bin Salam juga pernah berkata,”Aku melihat dalam Taurat bahwa engkau ini adalah gerbang menuju neraka jahanam.
Maka umar pun berkata,”Tafsirkan untukku, ungkapanmu itu”.
Dan ia pun menafsirkannya,”Engkau adalah pintu yang menutupinya agar orang-orang tidak dapat memasukinya, tetapi sepeninggalmu terbukalah pintu itu”.

Dan selamat datang dihari-hari penuh fitnah ini.
Semoga Allah menjaga kita.

*referensi
1.Ringkasan Al-Bidayah Wan-Nihayah
2.Eksiklopedia Akhir Zaman
(Sumber : inilah.com)

Batam, 10 April 2017
*Tulisan di atas se izin dari Ary Setiawan

Friday, April 21, 2017

Rumah Mewah Di Cianjur

_RUMAH BARU MEWAH 2 LANTAI DI KAWASAN EXCLUSIVE CIANJUR  HANYA 2 UNIT SAJA !_

HARGA PROMO 500 JUTAAN!!! 

_*READY STOCK & FULL FURNITURE*_ WOOWW BISA LGSG HUNI CUMA BAWA KOPER AJAHHH... 😁



Pembayaran flexsibel : cash, cash bertahap, bahkan KPR dg  bebas biaya KPR

Spesifikasi :
✅TYPE 124/90 
✅2 Lantai
✅Kamar Tidur 
*1 Master Bedroom*
*2 Kamar Anak*
*1 Kamar Pembantu*
   K. Mandi : 1 + 1
Lantai :  Granit
Carport : 1 Mobil
Air : Jetpump
Listrik : 1300 watt
Legalitas : HGB & IMB


UNTUNG SAAT MEMBELI :
- *Blok Depan Bukit Kalimaya Indah* 
- 5 menit ke Kampus Universitas Suryakancana
- Fasilitas Kolam Renang dan Cafe 
- 5 menit ke RSUD CIANJUR 
- 10 menit ke Hypermat Supermall Cianjur
- 5 menit ke SDIT = Center Cianjur
- 10 menit Mesjid Agung Cianjur
- 10 menit ke Pusat Jajanan/ Kuliner

SURVEY & BUKTIKAN 

*OPEN HOUSE*
Sabtu & Minggu 
Tgl 22-23 April 2017 
Pkl 09.00 - 13.00
🏘🏘🏘🏘🏘🏘🏘🏘🏘

Hubungi Marketing Resmi Developer
*****
NAMA : Iman Munandar
HP/WA : 085294553964


Ini Aceh Broe bukan Amerika

Hampir sebulan yang lalu atau tepatnya tanggal 29 Maret 2017 rakyat Aceh digemparkan dengan penangkapan pasangan Homo (liwath) MH dan MT di Rukoh.  Penangkapan ini berawal dari kecurigaan warga yang melihat gerak-gerik kedua pelaku yang terlihat aneh atau tidak lumrah. Setelah ditangkap kedua pelaku di serahkan ke satpol PP&WH Aceh untuk diproses lebih lanjut. Ternyata setelah diproses mereka mengaku bahwa memang benar telah melakukan hubungan terlarang yaitu hubungan Liwath.
(Tuanku Muhammad/Ketum PW KAMMI Aceh)

Sebagaimana diketahui khusus untuk Provinsi Aceh sudah memiliki Qanun Jinayah nomor 6 tahun 2014 dan didalamnya dibahas tentang Homo/ Guy (Liwath).  Dalam Pasal nomor 63 disebutkan bahwa setiap orang yang sengaja melakukan jarimah Liwath (homo seksual)  diancam dengan uqubat takzir paling banyak 100 kali cambuk atau denda paling banyak 1000 gram emas murni atau penjara paling lama 100 Bulan.

Namun disaat sedang dilimpahkan kasus ini ke pihak kejaksaan oleh Satpol PP & WH Aceh,  pihak Asing melalui lembaga Human Right Watch (HRW) yang berpusat di New York Amerika mengintervensi agar kasus ini dihentikan dan tidak diproses.

Tuanku Muhammad selaku Ketua Umum PW KAMMI Aceh menyesalkan akan adanya intervensi dari pihak asing terhadap kasus Liwath yang terjadi di Aceh.  Menurutnya tidak ada urusan lembaga Asing mencampuri urusan ini.  Aceh sudah memiliki Qanun yang melarang perkara ini.  Siapa saja yang melakukan liwath maka harus diproses dengan qanun nomor 6 tahun 2014.

Selain itu,  Tuanku Muhammad juga menambahkan bahwa akan mendukung sikap satpol PP&WH Aceh yang tidak mengubris permintaan lembaga asing yang meminta untuk tidak memperkarakan kasus ini.  KAMMI Aceh siap turun untuk mengawal kasus ini agar diproses sesuai dengan ketentuan Qanun Jinayah.

Kita tidak ingin Aceh dikotori dengan homo seksual.  Jangan sampai generasi Aceh banyak melakukan perbuatan tercela ini.  Ingat,  "ini Aceh Broe bukan Amerika". Ucap Tuanku.


*Banda Aceh, 21 April 2017*
Ttd.

Tuanku Muhammad
Ketua Umum PW KAMMI Aceh

KAMMI : Kunjungan Wapres AS untuk Amankan Posisi Freeport

JAKARTA - Kedatangan Wakil Presiden AS, Mike Pence, dalam lawatan kenegaraannya ke Indonesia memunculkan kembali pertanyaan publik akan kepentingan AS atas sengketa perusahaan tambang PT Freeport Indonesia. Wapres AS dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka dan kemudian dilanjutkan pertemuan bilateral dengan Wapres Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden pada Kamis (20/4/2017).

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PP KAMMI, Adhe Nuansa Wibisono, menilai kunjungan Wapres AS ini sebagai bentuk manuver AS untuk menekan Indonesia agar tetap mempertahankan status Kontrak Karya (KK) PT Freeport Indonesia.

“PT Freeport Indonesia telah menolak perubahan status operasi perusahaan dari Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Bahkan pada Februari silam, Freeport mengancam memberikan waktu 120 hari sebelum membawa sengketa ini ke Mahkamah Arbitrase Internasional”, kata Wibisono.

“Di tengah sengketa antara pemerintah Indonesia – Freeport yang semakin memanas, Wapres AS melakukan kunjungan ke Indonesia. Wajar jika muncul dugaan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk mengamankan posisi Freeport”, lanjutnya.

Menurut laporan keuangan Freeport-McMoran Inc tahun 2015 disebutkan bahwa Freeport memiliki cadangan terbukti sebesar 99.5 miliar pon tembaga, 27.1 juta oz emas dan 271.2 juta oz perak. Sedangkan pertambangan di Indonesia memiliki cadangan terbukti 28 miliar pon tembaga, 26.9 juta oz emas dan 106.7 juta oz perak.

“Apabila dibuat persentase, maka pertambangan Indonesia memiliki 28% tembaga, 99% emas dan 39% perak dari semua cadangan tambang Freeport-McMoran Inc di seluruh dunia. Indonesia menjadi ‘sapi perah’ Freeport yang terbesar di dunia. AS pasti berkepentingan untuk mempertahankan status KK hingga tahun 2041”, ungkap Wibisono.

KAMMI kemudian mendesak Jokowi-JK agar tetap dapat mempertahankan kedaulatan Indonesia dan tidak ‘melunak’ oleh kunjungan yang dilakukan Wapres AS.

“Jangan sampai sikap pemerintah Indonesia melunak akibat kedatangan Mike Pence, KAMMI akan mengawal isu sengketa Freeport hingga tuntas. Jokowi-JK harus mempertahankan kedaulatan Indonesia dalam isu Freeport ini”.

“Jika Freeport tidak mau mengikuti aturan hukum yang telah dikeluarkan Indonesia terkait pengelolaan tambang dan minerba. Tidak mau mengganti statusnya menjadi IUPK, membangun smelter dan divestasi 51% sahamnya untuk Indonesia. Maka KAMMI mendesak Jokowi-JK untuk melakukan nasionalisasi aset Freeport”, pungkasnya.
 Sumber : Siti Wulan Rasidi

Monday, April 17, 2017

Erdogan, Penguasa New Ottoman Empire Berbaju Sekuler

Ketika Ottoman Empire mengalami kekalahan dalam perang dunia pertama, setelah itu wilayahnya diduduki oleh negara-negara pemenang perang.  Tentara Yunani yang memimpikan Yunani Raya mendarat di Izmir pada tanggal 15 Mei 1919. Sedangkan Istanbul sendiri diduduki oleh pasukan Inggris.

Semangat perlawanan rakyat menyebar ke seluruh Anatolia, dan berkumpul di seputar jenderal berwajah elang bermata tajam. Dengan pasukannya, ia berhasil mengusir penjajah bangsa asing.  Pada tahun 1923, ia mendeklarasikan negara-bangsa baru : Turki. Ia bernama Mustafa kemal, kemudian bergelar Ataturk (bapak Turki modern).

(Sumber : Sputnik International)
Kemal Ataturk tidak menyatakan dirinya sebagai raja atau sultan. Ia menulis konstitusi baru, mendirikan parlemen, dan mendirikan  bentuk pemerintahan republik dengan dirinya sendiri sebagai presiden. Demokrasi yang ia bangun adalah demokrasi parlementer.

Walaupun ia mempunyai jasa dalam mengusir penjajang asing  dan membangun Republik Turki, ia memiliki catatan tidak baik dengan masalah agama di Turki. Ia menghancurkan otoritas para ulama di Turki, menggeser Islam dari wilayah publik ke wilayah privat yang sangat sempit.

Dalam sejarah Turki modern, partai Islam mengalami beberapa kali kudeta militer. Karena memang sudah dicurigai berbau Islam oleh pengikut Kemalisme. Yang terakhir dikudeta milter adalah perdana menteri Necmetin Erbakan yang dituduh hendak mendirikan negara Islam di Turki.

Pada tahun 2001, sejumlah anggota partai sebelumnya sudah dibubarkan, mendirikan AK Parti. Dalam bahasa Indonesia lebih dikenal Partai Keadilan dan Pembangunan.  AKP memposisikan dirinya sebagai partai sekuler yang tidak memusuhi agama. AKP  ikut serta dalam pemilu tahun 2002, dan keluar sebagai pemenang.Erdogan naik sebagai perdana menteri Turki pada tahun 2003, menggantikan posisi Abdullah Gul. Dalam rentang pemilu Turki dari tahun 2002 hingga 2015, AKP selalu keluar sebagai pemenang. Erdogan sendiri terpilih secara langsung sebagai presiden pada bulan Agustus 2014. Pertumbuhan ekonomi Turki semakin baik dari tahun ke tahun. Begitu pula dalam kehidupan beragama, Erdogan bersama AKP mengembalikan Islam pada wilayah publik.

Pada tanggal 16 April 2017 diadakan referendum untuk reformasi konstitusi Republik Turki. Hasilnya dari jumlah penghitungan suara referendum, setidaknya 51,4 persen pemilih menyatakan setuju dengan rencana tersebut dan 48,63 persen menolak.

Salah satu pasal yang disetujui dalam referendum adalah penghapusan jabatan perdana menteri, dan kini kekuasaan eksekutif berada di tangan presiden. Hal ini mirip seperti di Negara Indonesia, kekuasaan eksekutif berada di tangan presiden. Presiden berhak untuk membentuk kabinetnya sendiri. Dengan konstitusi baru Turki, pemilihan presiden dan parlemen berikutnya diselenggarakan pada 3 Novembe 2019. Presiden terpilih akan memiliki masa jabatan lima tahun dan maksimal dua periode. Kini demokrasi parlementer yang digagas oleh Kemal Ataturk berubah menjadi demokrasi presidensial

Apakah Erdogan dengan powerfullnya kekuasaan akan mengembalikan Ottoman Empire /kekhilafahan Utsmani dulu? Saya pikir tidak, Erdogan bukan tipikal orang yang terburu-buru. Dia mempunyai perhitungan politik yang matang. 

Erdogan akan tetap meneruskan Republik Turki warisan Kemal Ataturk yang sekuler, tetapi hanya sebatas bajunya. Dia hanya merubah jiwa sekuler Republik Turki secara perlahan dengan  jiwa Ottoman Empire.  Itulah Recep Tayyip Erdogan, penguasa  New Ottoman Empire berbaju sekuler.

Rujukan
1.       Pembaharuan Dalam Islam, Sejarah Pemikiran dan Gerakan, karya Harun Nasution
2.       Dari Puncak Bagdad, Sejarah Dunia Versi Islam karya Tamim Ansory
3.       Wikipedia dan beberapa berita online tentang Referendum Turki

Sunday, April 16, 2017

Apakah Ampas Produksi Terutang Ppn?

Oleh Aylan Zein

* STUDI KASUS MIE KADALUARSA YANG TIDAK LAYAK KONSUMSI, SUDAH DIHANCURKAN DAN DI WRITE OFF
Saya ingin berbagi pengalaman kembali ketika mengalami pemeriksaan pajak.  Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, untuk tahun 2011 sampai dengan 2013 saya diperiksa pajak.  Kebetulan, tim pemeriksa pajak tahun 2012 dan 2013 ini berbeda.  Wajib Pajak dan Pemeriksa Pajak dalam koreksi ampas produksi ini pakeukeuh-keukeuh.  Pemeriksa tetap mengatakan ampas produksi terutang PPN, sedangkan kami selaku wajib pajak meyakini ampas produksi tidak terutang PPN.


Pada dasarnya, kita selaku wajib pajak dan pemeriksa pajak menggunakan Undang-Undang yang sama dan peraturan pemerintah yang sama.  Yang membedakan adalah cara pandang kita menggunakan undang-undang dan peraturan pemerintah tsb.  Wajib Pajak ingin agar dapat mengupayakan membayar pajak sedikit sedangkan Pemeriksa Ingin agar Wajib Pajak membayar pajaknya lebih banyak.  Kedua nya tetap menjadikan undang-undang dan peraturan pajak ini sebagai acuan.

R.A Kartini dan Oke Oce

Oleh Lisda Astuti
Dari sejarah kita mengetahui bahwa Kartini merintis sekolah umum bagi masyarakat pribumi.  Karena ia menyadari betul betapa sumber daya manusia yg cerdas adalah titik ungkit kemajuan bangsa.
(Sumber:Frewaremini.com)
Tapi ternyata cita2 Kartini untuk memajukan masyarakat pribumi tidak terhenti pada bidang pendidikan saja. Ia pun melakukan program pemberdayaan masyarakat bebasis usaha mikro kerajinan rakyat.

Jepara tempat kelahiran Kartini terkenal dgn produksi ukiran kayunya. Tidak kurang dari 50 orang tenaga kerja ahli ukir mebel dikumpulkan Kartini di kompleks Kabupaten Jepara utk mengerjakan berbagai pesanan. Berkembangnya pesanan dari berbagai manca negara tidak lepas dari usaha Kartini mengikutsertakan karya perajin jepara pada pameran-pameran di Den Haag (Belanda).

Dari penggalan-penggalan surat Kartini kita memahami bahwa Ia telah membuat dan  melakukan community development. Sebuah program pemberdayaan komunitas yang juga sedang digarap oleh pasangan Anies Sandi (dengan nama Program Oke Oce).

Kartini bekerja tekun melakukan pembinaan dan pendampingan kelompok-kelompok perajin di berbagai kampung. Bukan hanya perajin ukir, Kartini juga melakukan pengkaderan pada perajin-perajin emas.  Ketaletanan pendampingan itu beliau maksudkan agar akhirnya para perajin dapat mandiri dan sejahtera.

Kartini memang seorang perempuan  yang visioner. Yang berorientasi pada kepentingan rakyat kebanyakan banyak bukan kepentingan pribadi atau kelompok.

@Lisda Astuti

Referensi : RA Kartini 1879 - 1904 , Jejak Sebuah Jati Diri karya Rahayu Amatullah

Saturday, April 15, 2017

Ketika Rosulullah Lupa Bilang 'Insya Allah'

(Sumber:Tarbiyah.net)
Dua kata ‘Insya Allah’ seperti kalimat yang sangat sederhana dan mudah diucapkan, tapi bagi Rosulullah Saw. Kalimat tersebut mempunyai arti yang istimewa. Syekh Abu Bakar al-Jaza’iri menuturkannya dalam karya yang berjudul Hadzal Habib Muhammad Shallallahu’Alaihi wa Sallam Ya Muhbib. Dalam buku terjemahnya di Indonesia berjudul Sirah Nabawiyah versi Tadabbur, mendulang Hikmah dari Perjalanan Hidup Nabi Muhammad Saw.
Ketika tawaran yang dilakukan oleh orang-orang tokoh Quraisy kepada Rosulullah Saw. Mengalami kegagalan,  kaum Quraisy mengutus Nadhr bin Harist dan Uqbah bin Abu Mu’ith kepada pendeta Yahudi di Yastrib (Madinah). Ketika tiba di Yastrib, mereka bertanya tentang Rosulullah Saw dan urusannya. Lalu pendeta-pendeta Yahudi menjawabnya, “ Tanyakan tiga hal kepadanya, jika ia bisa menjawab , berarti ia benar-benar seorang Rosul. Jika tidak bisa menjawab, berarti ia pendusta. Tanyakan tentang sejumlah pemuda yang pergi ke gua pada masa lalu, seperti apa kondisi yang mereka hadapi, karena kisah mereka yang luar biasa. Tanyakan seorang pengelana yang berhasil mencapai belahan timur dan belahan barat bumi. Seperti apa ceritanya. Tanyakan tentang ruh, apa itu?”
Begitu mereka berdua pulang dan tiba di Mekkah. Nadhr bin Harist berkata, “Aku bawakan batas pemisah antara kalian dengan Muhammad. Pendeta-pendeta Yahudi mengatakan kepada kami agar menanyakan sejumlah hal kepadanya. Jika ia bisa menjawab, berarti dia nabi. Jika ia tidak bisa menjawabnya, berarti ia pendusta.  Silahkan sampaikan pandangan kalian.”
Kaum Quraisy menanyakan 3 hal kepada Rosulullah Saw. Beliau pun menjawab, “besok aku akan kabarkan kepada kalian,” tanpa menyebut Insya Allah, setelah itu orang-orang Quraisy pulang.  Allah Swt. Menahan wahyu hampir selama setengah bulan, karena beliau tidak mengucapkan Insya Allah. Beliau sedih, sementara orang-orang Quraisy girang. Sampai-sampai ada pernyataan bahwasanya beliau ditinggal setan yang biasa mendatanginya.
Kemudian Allah Swt. Menurunkan surat Adh-Dhuha yang menepis pernyataan kaum Quraisy dan pembenci beliau bahwa Allah meninggalkan beliau.  Allah juga menurunkan surat al-Kahfi yang berisi kisah para pemuda yang berada dalam gua secara rinci, juga menyebut kisah si pengelana, Iskandar Dzulkarnain. Terkait ruh, turun firman Allah dalam surat Al-Isra.
Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit.” (Al-Isra’  (17) : 85)
Kisah tersebut memang luar biasa. Terkadang saya sebagai manusia biasa dan lemah sering lupa menyebut kata Insya Allah. Semoga Allah Swt. Memberikan hidayah kepada kita semua, agar selalu mengikut sertakan kalimat yang sederhana dan mudah diucapkan, kalimat Insya Allah. Aamiin.
*Tulisan di atas pernah dimuat di blog saya yang lain. Hanya judul aja yang dirubah.

Thursday, April 13, 2017

Mujahid Badui Penakluk Imperium

Oleh : Anis Matta, Lc.
Apa penjelasannya, bahwa 3.000 mujahid dari badui-badui gurun jazirah Arab, berani melawan 200.000 pasukan Romawi dalam perang Muktah? Mereka tidak menang, memang, dalam pertempuran yang berlangsung tahun kedelapan hijriah itu. Tiga panglima mereka gugur sebagai syuhada; Zaid Bin Haritsah, Ja’far Bin Abi Thalib, Abdullah Bin Rawahah. Ketika Khalid mengambil alih kepemimpinan, yang ia lakukan adalah mundur teratur untuk menyelamatkan nyawa mujahidin yang tersisa.
(Sumber : Tarbiyah.net)
Sementara anak-anak melempari mereka dengan batu saat kembali ke Madinah, karena dianggap melarikan diri, Rasulullah justru menggelari Khalid sebagai Syaifullah Al Maslul. Pedang Allah yang terhunus. Menyelamatkan nyawa pasukan adalah keputusan bijak seorang pemberani. Berhasil mundur dari kejaran pasukan sebesar itu adalah keahlian tempur seorang jenius perang. Tapi berani melawan pasukan sebesar itu adalah pesan penting bagi Romawi; pertempuran sudah kita mulai, dan kami akan kembali.
Perang Yarmuk adalah saksi kejeniusan perang Khalid. Pertempuran yang terjadi sekitar enam tahun setelah setelah pertempuran Muktah itu, memang terlalu legendaris. Bayangkan 36.000 mujahid Muslim melawan 240.000 pasukan Romawi. Gelar Rasulullah Saw kepada Khalid jadi kenyataan. Sejak itu Romawi diusir dari wilayah jazirah Arab, Syam kemudian Mesir.
Apa penjelasannya, bahwa mujahid Badui itu bisa menaklukkan imperium besar seperti Romawi dan Persi? Dalam pendekatan aqidah dan iman, kemenangan itu dapat dengan mudah ditafsirkan. Tapi dalam pendekatan strategi perang, kita mungkin perlu mempelajari The Art of War dari Sun Tzu, strategi perang tertua yang ditulis 500 tahun sebelum Masehi dan telah mengilhami China dan Jepang selama 2400 tahun. Atau The Military Institution of The Romans yang ditulis oleh Vegetius kepada Valentinian II sekitar tahun 390 M, dan kelak mengawali pengembangan tentara regular di Eropa. Atau My Reveries Upon Art of War yang ditulis Jenderal Maurice De Saxe tahun 1732 M. Strategi ini merupakan kembangan ide-ide Vegetius dan kelak banyak mengilhami Napoleon seperti diurai Stonewall Jackson dalam The Military Maxims of Napoleon. Atau The Secrets Instruction Frederick The Great to His Generals yang secara kebetulan ditemukan dalam kopor kecil Jenderal Czetteritz tahun 1760. Atau On War dari Carl Von Clausewitz’s tahun 1832. Kedua pemikiran strategi militer inilah yang melatari semua pengembangan strategi perang Jerman.
Kebesaran Mujahid Badui yang telah menaklukkan Imperium Persi dan Romawi itu hanya mungkin kita pahami dalam kerangka pemikiran-pemikiran strategi perang itu. Khalid tumbuh dalam tradisi perang gerilya yang menjadi ciri perang masyarakat jazirah. Tapi ia menguasai cara berpikir tentara regular Romawi yang mengusai pola perang konvensional dengan alutsista besar sejak 200 tahun sebelumnya. Keteraturan adalah ciri pasukan Persi dan Romawi, atau tentara Modern. Ketidakteraturan adalah ciri pasukan gerilya. Diperlukan waktu untuk menemukan pola dalam ketidakteraturan itu. Khalid mempelajari keteraturan itu sebagai sebuah kekuatan, tapi tetap menggunakan pola perang gerilya sebagai kombinasi dari pusat kekuatannya. Tapi mereka gerilyawan yang agresif. Jadi secara strategi ia unggul. Ia tahu cara berpikir musuhnya. Tapi musuh tidak tahu keseluruhan cara berpikirnya. Ketahuilah cara berpikir musuhmu, tapi jangan berpikir dengan cara berpikirnya.
[Anis Matta, sumber : Serial Pembelajaran, Majalah Tarbawi]-mengutip dari catatan kang Indra Kusumah

Belajar dari Cheng Ho

Kita tentu pernah mendengar Cheng Ho seorang laksamana besar pada zaman dinasti Ming, tapi kita belum tentu tahu sejarahnya, terutama dari persfektif seni kepemimpinan dia dalam membawa armada laut yang sangat besar pada masa itu. Saya akan merangkumnya dari buku The Title Zheng He’s Art Collaboration:Understanding the Legendary Chinese Admiral from Management Perspective, by Hum Sing Hoon (terjemahan).

(Sumber gambar : Rangingshots.blogspot.com)
Cheng Ho Muda

Cheng Ho dilahirkan dari keluarga bangsawan Islam tahun 1371 di distrik jinning provinsi Yunnan. Nama marga Cheng Ho adalah “Ma”, bahasa cina dari “Muhamad”, dan awalnya dia dipanggil “Ma He” sejak lahir. Ma He dibesarkan dalam keluarga islam yang taat, dengan iman dan budaya islam yang kuat, ayah dan kakeknya pernah menunaikan ibadah haji ke Mekkah, sehingga bergelar haji. Ma He sejak kecilnya sudah berambisi, pandai, punya ingatan kuat, dia senang membaca buku-buku klasik, dan mempelajari ilmu beladiri.

Ma He dan saudara-saudarnya sering bermain ke danau Dianchi sambil memperhatikan bagaimana seorang nelayan membuat perahu, dan memperhatikan semua kegiatan perkapalan dan perdagangan, dari sinilah dia mendapatkan pelajaran berharga yang kelak sangat berguna baginya.

Provinsi Yunnan masih berada di bawah kekuasaan dinasti Yuan, yang merupakan seorang pangeran Liang dari Mongolia dan keturunan dari Khubilai. Pada tahun 1381, Kaisar Zhu Yuanzhang (dinasti Ming) berhasil menaklukan provinsi Yunnan, dan China berhasil bersatu lagi. Ayah Ma He terbunuh, dan Ma He sendiri ditawan sebagai budak untuk kasim.

Cheng Ho Dewasa

Menjadi seorang budak bagi Ma He (Cheng Ho) adalah masa yang kelam baginya, dia bingung akan menjadi seperti apa nantinya. Namun bagi Ma he, musibah itu membawa manfaat baginya dan kemampuan adalah kuncinya. Ma He sebagai orang yang pekerja keras untuk mengasah kemampuannya dalam bidang kepemimpinan dan militer. Ma He dikenal sebagai orang yang setia, cerdas, dan waspada.

Karena terjadi restrukturisasi militer pada dinasti Ming, Ma He dipindahkan untuk melayani Pangeran Yan, putera ke empat Kaisar, yang dikenal sebagai Zhu Di. Karena Ma He  seorang yang tulus, setia, pandai, dan sosok yang mempunyai kualitas kepemimpinan yang tinggi, maka pangeran Zhu DI menunjuknya sebagai pengawal kepercayaannya. Ma He terus dibina dan dipercayakan untuk tugas-tugas yang penting. Ketika perang Yunan, Ma He belajar seni berperang dan bertempur pada tuannya, Melindungi tuannya dari jarak dekat, dan memainkan peranan yang sangat penting sebagai pengawal kepercayaan dalam pertempuran melawan pasukan Mongol pada tahun 1390-an.

Pasca kematian Kaisar Zhu Yuanzhang pada tahun 1398, cucu tertuanya naik tahta, karena putera tertuanya meninggal terlebih dahulu. Hal itu menyebabkan ketegangan di antara pangeran, maka kaisar baru, kaisar  Hui (Jianwen), mengikuti nasihat Menteri Pertahanan Qi Tai untuk segera mengurangi kekuasaan para pangeran. Maka Pangeran Yan (Zhu Di) memakai  surat perintah kekaisaran  yang diberikan oleh Zhu Yuanzhang sebelum kematiannya, yang menyatakan bahwa para pengeran diperbolehkan mengadakan revolusi melawan para pejabat istana yang jahat, maka meletuslah Revolusi pada tahun 1399 yang dikenal pertempuran Jingnan. Selama pertempuran Ma he merupakan salah satu pengawal kepercayaan yang paling hebat dan cerdik, kemenangan pertempuran diraih oleh Pangeran Zhu Di, dan mengangkat dirinya sebagai Kaisar ketiga dari Dinasti Ming, bergelar Ming Chengzhu atau Kaisar Yongle.

Ma He pada awalnya ditempatkan untuk bertugas di puri Pangeran Yan. Dia berhasil dalam banyak pertempuran yang pada akhirnya dipromosikan menjadi orang Kasim Besar. Jabatan yang diberikan pada Ma He merupakan jabatan yang tertinggi yang bisa diberikan untuk seorang kasim. Jabatan ini merupakan jabatan di atas level 4 dalam Sembilan tingkatan bagi kesatuan militer dan pegawai. Karena kehebatan Ma He, Kaisar Yongle memberi Ma He nama keluarga “Cheng” (Zheng), maka Ma He dikenal sebagai Zheng He atau Cheng Ho.


Kaisar Yongle menunjuk Cheng Ho sebagai duta besar dan panglima besar dalam pelayaran ke wilayah Barat untuk melaksanakan visi dan misi kebijakan luar negeri Kaisar Yongle yang bersahabat dan damai seperti para pendahulunya. Sebuah misi yang mempertahankan perdamaian dan membina jalinan persahabatan antara China dan Negara-negara di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika. Misi kebijakan luar negeri kaisar Yongle yang diemban oleh Cheng Ho membawa kemajuan perdagangan untuk China dan menguntungkan Negara-negara lainya. Dari sinilah Cheng Ho mengukir namanya untuk sejarah.

Bersambung, * tulisan di atas pernah dimuat di blog saya yang lain pada tahun 2013

Tuesday, April 11, 2017

Sejarah Berdirinya Kerajaan Islam Samudra Pasai

Sebelumnya sudah membahas Kerajaan Islam Perlak, kini akan membahas proses berdirinya Kerajaan Islam Samudra Pasai.


Pada waktu itu Perlak berkembang sebagai pusat perdagangan, karena situasi keamanan mulai tidak stabil , banyak para pedagang mengalihkan kegiatannya ke tempat lain, yakni Pasai.  Situasi seperti ini, muncul penguasa lokal bernama Merah Silu yang berhasil mempersatukan daerah Samudra dan Pasai. Di sinilah ia mendirikan Kerajaan Islam Samudra Pasai. Kerajaan ini berdiri sekitar pertengahan abad ke – 13 M. 

Kemudian hari, Merah Silu bergelar Sultan Malik al-Saleh. Ia merupakan raja pertama di Indonesia yang bergelar Sultan.  Samudra Pasai merupakan kota kembar yang dipisahkan oleh Sungai Pase. 

Dikarenakan kerajaan Sriwijaya mengalami kemunduran, para pedagang asing memindahkan kegiatannya ke tempat baru yang berkembang, yakni Samudra Pasai. Samudra Pasai merupakan bandar internasional yang mengekspor lada. 
Mengenai bukti-bukti keberadaan kerajaan ini, dapat dilihat dari catatan Ibnu Batutah dan Marco Polo.  Menurut Ibnu Batutah, Sultan Kerajaan Samudra Pasai pernah berkunjung ke Cina. Dan Marco Polo menyebutkan dua nama, Basma dan Samara yang diidentifikasikan dengan Pasai dan Samudra.
(Nisan Sultan Malik al-Soleh/Plengdut.com)

Sumber :
1.       Ensiklopedia Kerajaan Nusantara karya Nur Asiah
2.       Sejarah Nasional Indonesia, Balai Pustaka
3.       Sejarah kebudayaan Islam karya Mukarom

Monday, April 10, 2017

Ahok Buktikan Sikap Pro SARA

Jakarta-- Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia menilai bahwa video kampanye Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang beredar belakangan ini merupakan cerminan dari tindakan pro SARA dan anti bhinneka. Dari video tersebut terlihat hanya kelompoknya saja yang menjadi tolak ukur negara yang beragam. Menolak kehadiran agama dan suku lain yang sudah menjadi bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Kartika Nur Rakhman)

"Berlindung dengan topeng minoritas yang selalu dia sampaikan dimana-mana, video kampanye Ahok ini menegaskan sikapnya terhadap suku dan agama di luar kelompoknya," ujar Ketua
Umum PP KAMMI Kartika Nur Rakhman menyikapi hal tersebut, Senin (10/4).

 Nur juga menilai tindakan tersebut merupakan sebuah stereotype keji yang dengan sengaja dilabelkan kepada orang di luar kelompoknya.

Sementara itu, Sekretaris Bidang Kebijakan Publik PP KAMMI, Mira Fajri berpendapat tindakan Ahok sarat unsur provokatif. Sosok pribumi diceritakan anarkis sedangkan keturunan Cina diceritakan sangat baik.

"Sungguh sangat mengherankan, mengkampanyekan kebhinakaan tapi dengan menyebarkan islamophobia, kebhinekaan mana yang dimaksud?" ujar Mira.

Kendati demikian KAMMI menegaskan, tidak akan terprovokasi dengan sentimen yang menjual SARA itu, karena KAMMI cinta Indonesia. KAMMI juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar tidak mudah terprovokasi dengan tindakan yang menimbulkan pergesekan SARA dan anti kebhinnekaan. Karena pada dasarnya Indonesia adalah negara yang heterogen.
Sumber : Bayu Anggara, Dept. Advokasi Kebijakan Publik PP KAMMI

Ada Apa Dengan Rebate (Potongan Penjualan)?

Oleh Aylan Zein
Saya ingin menceritakan pengalaman ketika menghadapi pemeriksaan pajak.  Tahun 2016 kemarin perusahaan tempat saya bekerja mendapat surat perintah pemeriksaan pajak untuk tahun 2011 sampai dengan 2013.  Adapun pajak yang di periksa meliputi semua jenis pajak, dari mulai PPh Pasal 21, 23, 4 ayat 2, PPN, dan PPh Badan. Sangat melelahkan memang pemeriksaan itu.  Apalagi dalam tahun yang sama di perika periode pajak 3 tahun.
 
(Sumber : Bisnis.liputan6.com)
Pada saat pemeriksaan untuk tahun pajak 2013, ada pajak PPh 23 kami yang di koreksi pemeriksa pajak sejumlah kurang lebih 554 juta rupiah (termasuk pajak), koreksi ini berasal dari rebate (potongan penjualan) yang menurut pemeriksa rebate ini terutang pph 23 sebesar 15% karena masuk dalam kategori hadiah dan penghargaan.

Saturday, April 8, 2017

KAMMI Aceh adakan Diskusi Sosial Entrepreneur

Kehidupan sosial masyarakat saat ini sungguh memprihatinkan.  Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya permasalahan yang muncul di tengah masyarakat saat ini khususnya di bidang ekonomi.  Mulai dari tingginya angka kemiskinan, pengangguran,  kriminalitas dan kesenjangan sosial.
Dalam hal ini PW KAMMI Aceh melalui program NGOPI (Ngobrol Pemuda Islami) mengadakan diskusi publik dengan mengundang pemateri Ibu Tatiek Kancaniati penggagas wisata bisnis Tegalwaru,  kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Diskusi ini diadakan dengan mengusung tema “Pemuda dan Semangat Wirausaha”, yang dilaksanakan hari Sabtu 8 April 2017  di Duek Pakat Coffe, Pango, Banda Aceh.

Ketua Umum PW KAMMI Aceh Tuanku Muhammad mengatakan bahwa diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan semangat berwirausaha bagi pemuda Aceh. Saat ini pemuda Aceh masih sangat sedikit yang menggeluti wirausaha. Akibatnya banyak pemuda yang menjadi pengangguran karena lebih memilih menjadi pegawai negeri sedangkan untuk menjadi pegawai negeri sangat sulit,  ujarnya.

“Dengan adanya diskusi ini kita harapkan semakin banyak pemuda Aceh yang tercerahkan dan ingin mencoba membuka lapangan kerjanya sendiri tanpa harus berpangku tangan sama pemerintah,”katanya.

Adapun Tatiek Kancaniati selaku pemateri menyampaikan bahwa ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh pemuda di bidang wirausaha.  Salah satunya melalui sosial entrepreneur.  Sosial entrepreneur bisa menjadi ajang untuk membangun sosial yang lebih baik dan juga mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di sekitar kita,  ucapnya.

“Penting bagi pemuda sekarang untuk menjadi pahlawan bagi masyarakat melalui pengembangan sosial entrepreneur. Apalagi ada banyak hal yang bisa kita kembangkan dengan melalui usaha kerajinan tangan, daur ulang sampah, menjahit dan lainnya.” sebut Tatiek penggagas Wisata bisnis Tegalwaru.

Kemudian Ibu Tatiek juga mengajak para pemuda Aceh yang hadir di Diskusi NGOPI untuk menjadikan kegiatan sosial entrepreneur sebagai salah satu cara menyalurkan hobi dan menyelesaikan permasalahan masyarakat di sekitarannya.

Akhirnya diskusi NGOPI ditutup dengan pemberian piagam penghargaan oleh Ketua Umum PW KAMMI kepada pemateri dan foto bersama dengan seluruh hadirin.

Banda Aceh,  8 April 2017

Ahsanul Abid, S. Pd.
Koordinator NGOPI

Friday, April 7, 2017

Proses Berdirinya Kesultanan Islam Perlak

Ketika saya membaca buku Ensiklopedia Kerajaan Nusantara karya Nur Asiah bagian Perlak, saya baru mengetahui bahwasanya kerajaan Islam Perlak (Peureulak) lebih dulu berdiri daripada Kerajaan Islam Samudra Pasai.  Mungkin di antara kita hanya mengetahui bahwasanya kerajaan atau Kesultanan Islam pertama itu adalah Samudra Pasai.

Kesultanan Islam Perlak berdiri pada pertengahan abad ke-9 M, jauh sebelum Kerajaan Samudra Pasai berdiri. Letak Kesultanan Islam Perlak ini berada di pesisir timur dari Nangroe Aceh Darussalam.  Negeri Perlak lebih dulu ada sebelum Kesultanan Islam Perlak berdiri.

Proses berdirinya Kesultanan Islam Perlak tidak terlepas dari pengaruh hubungan dagang dengan para pedagang dari Timur Tengah. Kemana pun berlayar, para pedagang muslim selalu membawa sejumlah ulama. Di Perlak pun mereka selain berdagang, ya berdakwah juga. Para ulama yang dibawa oleh pedagang, mereka berdakwah di Perlak. Pada akhirnya Raja dan rakyat Perlak meninggalkan agama lamanya. Mereka menganut agama Islam setengah abad kemudian.

(Sumber : Artikelsiana.com)
Pada perkembangan berikutnya, salah seorang rombongan yang bernama Ali bin Muhammad bin Ja’far Shadiq menikah dengan Makhdhum Tansyuri yang merupakan adik raja Negeri Perlak yang bernama Syahir Nuwi. Kemudian dari pernikahan tersebut, lahirlah Alaiddin Sayyid Maulana Abdul Aziz Shah. Kemudian hari dia akan menjadi sultan pertama di Kesultanan Islam Perlak. Begitulah sejarah proses berdirinya Kesultanan Islam Perlak.

Sumber : Eksinklopedia Kerajaan Nusantara karya Nur Asiah