Tuesday, October 31, 2017

Sunan Ampel, Pelopor Kesultanan Islam Pertama Di Jawa

Oleh Iman Munandar

Sunan Ampel namanya aslinya adalah Raden Rahmat. Ia merupakan anak tertua dari Maulana Malik Ibrahim. Ia masuk Jawa pada tahun 1443 M bersama adiknya. Bertemu dengan bibi yang merupakan seorang putri dari Campa yang dipersunting oleh raja Majapahit beragama Hindu bergelar Prabu Sri Kertawijaya. Ia menikah dengan seorang putri Adipati di Tuban. Hasil pernikahannya, dikaruniai dua orang putra (Sunan Bonang dan Sunan Drajat) yang kelak menjadi seorang wali.

Dalam dakwahnya, Sunan Ampel memanfaat koneksinya di kalangan istana kerajaan Majapahit. Di Ampel Denta, ia diberikan hibah berupa lahan yang nantinya akan didirikan sebuah pesantren. Pesantren pertama di Jawa, sebagai pusat kaderisasi pejuang-pejuang dakwah yang akan disebar ke seluruh Jawa. Diantaranya muridnya ada Raden Patah yang merupakan putra dari raja Majapahit bergelar Prabu Brawijaya V.


Kuatnya koneksi politik Sunan Ampel dengan kalangan Istana kerajaan Majapahit, penyebaran dakwah Islam di pantai utara Pulau Jawa begitu mudah dan tidak ada hambatan sama sekali. Apalagi kerajaan Majapahit telah menghibahkan berupa lahan untuk didirikan pesantren oleh Sunan Ampel.
Ketika Prabu Brawijaya V diserang oleh Raja Girindrawardhana dari kerajaan Hindu Kediri. Raja tersebut mendeklarasikan diri sebagai Prabu Brawijaya VI.  Kondisi yang seperti ini, Sunan Ampel mempelopori untuk mendirikan Kesultanan Islam.  Para wali bermusyawarah dan sepakat menunjuk Raden Patah sebagai sultan pertama dalam Kesultanan Demak. Alasan utamanya, karena Raden Patah memiliki garis keturunan dengan Prabu Brawijaya V. Kesultanan Demak dikenal sebagai kesultanan Islam pertama di Pulau Jawa.

Netty, sang Pembujuk

Diplomasi politik elemen PKS Jawa Barat (garis tebal: elemen) dengan "menyodorkan" Netty Prasetiyani ke partai banteng, sepertinya lebih mendekati episode Kisah Tiga Negara kala Xiao Qiao memahami cara membantu suami—dan negerinya—melawan Cao Cao adalah “menelikung” sang suami, Zhou Yu. Butuh bahasa politik dan diplomasi pos-simbolis agar dipahami langkah “sendiri” Netty dimengerti di kemudian hari.

Netty melangkah “sendiri”? Kalau bukan “mandiri” maka sekurangnya ada sosok rancangan sang suami, sebagaimana narasi Dong Zhuo, penakluk dinasti Han Timur, yang dikenal bengis. Di istana Han, Wang Yun meminta Diaochan, penyanyi jelita, menjadi umpan bagi Zhuo. Si penyanyi berkenan, dan alhasil—ringkasnya—jatuhnya sosok bengis Dong Zhuo.

Monday, October 30, 2017

Cara Gross Up PPh Pasal 4 Ayat 2 Atas Sewa Bangunan, Penyetoran, dan Pelaporannya

Oleh Aylan Zein


Jika suatu perusahaan atau instansi akan menyewa bangunan dari pihak luar baik itu badan atau perorangan, maka yang membayar sewa (penyewa) jika dia PKP berkewajiban memungut PPh Final sebesar 10% dari penyewa.   Tarif 10% tidak berpengaruh pada kepemilikan NPWP, jadi penyewa yang tidak punya NPWP pun tarif nya tetap 10%.  Setelah memungkut dan membayarkan PPh Final, penyewa akan melaporkan SPT PPh Pasal 4 yat 2 atas sewa bangunan ke KPP Terdaftar dan bukti potongnya dicetak untuk di berikan ke KPP dan ke pihak yang menyewakan.  Misalnya Bapak A akan menyewa gudang di lembang untuk 3 tahun dengan harga sewa per tahun nya senilai RP.100 Juta.   Bapak B selaku pemilik bangunan meminta agar ia menerima bersih pembyaran sewa nya tanpa ada potongan pajak.  Maka Bapak A selaku PKP membiayakan sewa bangunan tersebut dengan cara Gross up sbb:

Saturday, October 28, 2017

Sumpah Pemuda, Anies: Berani Bersatu Dengan Perkaya Bahasa Indonesia

Jakarta | 28 Oktober 2017 12.00
Reporter: Emil

WARTANUSANTARA.COM, Jakarta - Peringati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada anak muda Indonesia untuk berani bersatu dengan memperkaya bahasa Indonesia melalui serapan bahasa-bahasa daerah.
(Foto: Emil/Warta Nusantara)

"Saya minta kepada anak muda mulai saat ini agar berani untuk bersatu dengan cara menggunakan bahasa daerah untuk memperkaya bahasa Indonesia," ujar Anies dalam sambutannya, di Epicentrum Walk XXI, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/10/2017).

Seminggu Menggunakan efaktur versi 2,0 (Bagian Empat)

Oleh Aylan Zein
 

Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah membaca tulisan saya disini, semoga tulisan saya yang lebih terkesan “curhat” dan share pengalaman ini bermanfaat untuk rekan-rekan semua. Sekarang sudah minggu ke-empat saya menggunakan efaktur versi 2,0.  seperti halnya rekan-rekan lain, saya sudah kalkulasikan perhitungan PPN Masa September 2017.  Ternyata, di akhir proses ini ada hal baru lagi yang saya alami. 

Friday, October 27, 2017

Rumah Tanpa DP, Ada Biaya Lagi Di Luar Dp

Oleh Iman Munandar*

Malam ini saya seorang ditelepon oleh buyer yang menanyakan informasi rumah tanpa Dp di daerah Bandung, terutama dekat ke Lembang. Saya bilang, adanya Dp 10% bisa dicicil untuk rumah 2 lantai (karena inginnya 2 lantai). Sebagian ada yang siap huni, sebagian indent. Buyer saya bersikukuh ingin rumah tanpa Dp, dia bilang rumah tanpa Dp pasti laku.

Saya berpikir sejenak, bisa jadi dia tahunya rumah tanpa Dp itu tidak ada lagi biaya apa pun. Nah kebanyakan diantara bisa jadi berpikiran sama dengan buyer saya yang disebutkan barusan.

Krisis Kepemimpinan Kader Parpol

Menjelang pilgub Jabar 2018, sudah muncul beberapa kandidat. Dukungan kandidat datang ke RK mulai dari Nasdem, PKB, PPP dan terakhir Golkar walau belum resmi deklarasi. Demiz juga kandidat yang telah resmi didukung oleh PAN, walau sebelumnya kader PAN ada yang akan dimajukan yaitu Bima Arya atau Desy Ratnasari, tapi kandas ditengah jalan. Sama halnya dengan Dedi Mulyadi, walau ketua Golkar Jabar, tetapi tidak bisa berkutik saat keputusan pusat dialihkan ke orang lain, yang bukan kader partainya.

PDI Perjuangan masih melakukan penjaringan, belum mengkrucut ke kandidat. Ada kemungkinan mencalonkan pasangan sendiri, karena memenuhi qouta 20 kursi, atau mengusung kandidat non kader partai yang sudah ada. Disisi lain, Gerindra dan PKS masih ada dinamika politik yang belum selesai, tetapi sepertinya dua partai ini akan belajar dari pengalaman pilwalkot Bandung. Sehingga ada keinginan untuk mengusung kader partainya sendiri yang akan menjadi kandidat pilgub. Sedang partai demokrat belum menentukan sikap dan pilihan politiknya, masih mengkaji dan melihat peluang. Ada kemungkinan mengusung kadernya atau mendukung kader partai lain.

Membangkitkan Ruh Kaum Muda

Oleh Iman Budiman

"Pemuda adalah pilar kebangkitan, dan pada setiap kebangkitan pemuda adalah rahasianya"
-As Syahid Hasan Al Banna-

Petikan ungkapan Al Banna di atas menggambarkan positioning anak muda begitu penting bagi setiap siklus perubahan dan kebangkitan. Itulah dua kosakata yang seharusnya selalu melekat pada sosok anak muda. 

Usia muda itu ditunjau dari sudutpandang apapun bernilai postif dan produktif. Ia adalah fase kehidupan sangat spesial yang pasti dilalui manusia sebelum masa tuanya.

Lima Cara Menumbuhkan Jiwa Kepedulian Sosial Pada Anak

Oleh : Zamjam Ginanjar, Pengelola Rumah Bermain Belajar & Berbagi ISMA

Anak adalah aset terbaik bagi orangtua, mempunyai anak selain anugerah juga merupakan ujian bagi orangtua. Sesungguhnya anak-anak memang terlahir dengan potensi-potensi yang baik. Tugas kita orangtua untuk mengenalkan, mengarahkan dan mengupayakan agar potensi tersebut dapat tumbuh dengan baik. Saat ini kita hidup di era digital, era dimana interaksi langsung antar individu semakin berkurang. Hal ini tentunya sangat berperan besar dalam menumbuhkan jiwa individualisme pada anak.


Kepedulian sosial merupakan hal yang penting untuk ditumbuhkan sejak dini karena sangat berpengaruh bagi masa depan anak kelak. Sejarah telah membuktikan, anak yang mempunyai kepedulian sosial dapat menjadi seorang pemimpin yang sukses di masa depannya. Pemimpin yang baik ialah pemimpin yang dapat merasakan empati pada sesama, jika kita mengulas kembali sejarah maka dapat kita simpulkan bahwa kepedulian sosial ini ternyata telah dicontohkan para pendiri bangsa Indonesia.

Thursday, October 26, 2017

HUKUM MENGAMALKAN TAJWID

Yang diwajibkan dalam membaca Al-Quran adalah sampai tidak terjatuh pada kesalahan mengubah makna, seperti:
1. Mengubah huruf, seperti Ha (هـ) menjadi ha (ح) atau sebaliknya, atau Hamzah (ء) menjadi 'Ain (ع) atau sebaliknya atau pertukaran antara Zay (ز), Dzal (ذ), Dal (د), dan Jim (ج). Atau juga misalnya Sin (س), Syin (ش), Tsa (ث), dan Shad (ص).
2. Menambah atau mengurangi huruf, walaupun huruf mad (Alif, Wawu Mad, dan Ya Mad), seperti Maa Lahaa (مَا لها) dibaca Ma Laaha (مَلَها), atau membaca maliki (مَلِكِ) menjadi maaliki (مَالِكِ). Adapun bila berlebihan atau kurang dalam kadar mad maka tidak termasuk mengubah makna.
3. Mengubah harakat, seperti Allaahu (اللهُ) dibaca Allaahi (اللهِ).
(ilutrasi/quran30.net)

Ini disepakati oleh para Ulama. Siapa saja yang meninggalkannya dengan sengaja, maka ia berdosa. Termasuk orang-orang yang tidak mau belajar, sehingga terjatuh pada kesalahan ini. Sedangkan orang yang masih belajar, maka kesalahannya dimaafkan, inSyaa Allaah.
*Pengecualian: bila perubahan/ penambahan/ pengurangan huruf atau perubahan harakat tersebut ada pada salah satu riwayat yang mutawatir, maka tidak termasuk larangan di atas.

Wednesday, October 25, 2017

Dakwah Sunan Maulana Malik Ibrahim, Metodenya dalam Mengislamkan Jawa

Maulana Malik Ibrahim dikenal sebagai salah seorang dari Walisongo dan pelopor penyebaran dakwah di Jawa. Beliau dilahirkan di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal Abad 14. Beliau memiliki garis keturunan yang bersambung kepada Ahlu Bait, melalui garis keturunan Zainal Abidin bin Hasan bin Ali bin Abi Thalib.
(Hellosurabaya.com)

Walaupun disebut sebagai pelopor penyebaran Islam di pulau Jawa, bukan berarti bahwa beliau lah yang mula-mula memasukkan Islam ke pulau Jawa. Di Gresik, ada nisan sebuah makam yang bernama Fatimah binti Maimun yang wafat pada tahun 475 H/ 1082 M. Sementara Maulana Malik Ibrahim mulai hijrah ke pulau Jawa pada tahun 1392 M. Artinya Maulana Malik Ibrahim sebagai pelopor penyebaran Islam secara intensif dan terpadu. Misi beliau ialah Islamisasi Jawa.

Tuesday, October 24, 2017

GENERASI GEMILANG

Belum lama, seorang pakar ekonomi dari Malaysia menghadiahi saya sebuah buku menarik, berjudulTragedy and Hope: A History of The World in Our Timekarya Prof. Caroll Quigley, guru besar Georgetown University, USA. Dalam promosinya, buku ini digambarkan sebagai: “Tragedy & Hope is the definitive work on the world’s power structure and an essential source material for understanding the history, goals and actions of the New World Order.”
(sumber:matadunia.com)

Melalui buku setebal 1348 halaman ini, Quigley mengungkap peran sekelompok kaum elite dunia (a secret global elite) yang mempengaruhi hampir seluruh aspek peristiwa sejarah modern; bagaimana kaum elite perbankan Anglo-American berhasil mempertahankan kekuasaan global mereka. Intinya, buku ini memaparkan secara terperinci sejarah dunia, mulai revolusi industri dan dua Perang Dunia, depresi global, sampai kebangkitan komunisme.

… not the king, but the king maker…

Separuh mengenali musuh dakwah di Nusantara adalah membaca biografi dan analisis seputar Leonardus Benny Moerdani. Karya Salim Said (2013), “Dari Gestapu ke Reformasi” satu contoh yang kudu dikhatamkan. Aktual bagi awam terlebih ada beberapa yang serasa menonjok kala dikaitkan dengan kekuasaan yang memerintah hari ini. Kedekatan Salim dengan petinggi militer sudah terbangun lama. Itu sebabnya ia bisa masuk ke ring satu Benny dan anak didiknya.

Mengenali lawan adalah membaca cara berpikir dan bertindaknya. Di buku Salim Said ini, disebut jelas sang anak emas Benny: LBP, nama yang hari ini pasang badan dalam soal reklamasi di daerah Ibu Kota. Mengapa LBP bertindak begini dan begitu, sebenarnya bisa ditarik dari cara sang guru berpolah. Tidak begitu moncer dalam karier tempur, LBP justru kian (me)matang(kan) ilmu intelijen sang guru sejak menjadi duta besar di Singapura. Dan hari ini hanya pembuktian kemampuannya.

Monday, October 23, 2017

KAMMI Apresiasi Gerak Cepat Polresta Banda Aceh Bongkar Prostitusi

BANDA ACEH- Sabtu malam yang lalu (21/10/2017) Kepolisian Resort Kota Banda Aceh berhasil mengungkap jaringan prostitusi online via WhatsApp di Kota Banda Aceh. Satu orang mucikari alias germo dan beberapa wanita telah diamankan.

Gerak cepat Polresta Banda Aceh ini patut di apresiasi.  Tuanku Muhammad selaku Ketua Umum PW KAMMI Aceh mengatakan jika Polisi bisa selalu bergerak cepat seperti ini maka praktik prostitusi bisa sulit tumbuh di Aceh.

Sunday, October 22, 2017

Gerakan Desa Berkebun Rumah Zakat Berhasil Panen Raya

(Wayan Sohib bersama petani)

Subang 17/10/17. Gerakan Desa Berkebun yang telah digulirkan Rumah Zakat melalui program Desa Berdaya melakukan panen raya di Desa Sindangsari Kec.Cikaum Kab.Subang. Ditengah kondisi kekeringan, Satim salah satu member Gerakan Desa Berkebun Rumah Zakat dengan memanfaatkan lahan sawah miliknya berhasil melakukan panen raya untuk jenis tanaman berupa pare, kacang panjang dan kacang tanah.

Saturday, October 21, 2017

KAMMI:UIN Raniry telah Ternoda

Banda Aceh-Audisi Indonesia Idol di tahun 2017 ini akan diadakan di 9 kota di Indonesia,  salah satunya di Aceh. Aceh menjadi lokasi pertama pelaksanaan audisi, acara akan dilaksanakan hari sabtu (21/10/2017) di daerah Hutan Kota, Blang Padang, Café le More, Café Breaktime, Ulee lheu, Museum Tsunami, Pasar Aceh, Hermes Mall, Kapal Apung, Cabai Mamak, dan UIN Ar-Raniry Aceh.
(Tuanku Muhammad/Ketum PW KAMMI Aceh)

Menanggapi audisi ini,  Tuanku Muhammad selaku Ketua Umum PW KAMMI Aceh sangat menyayangkan jika salah satu tempat pelaksaan acara ini dipilih UIN Ar-Raniry. 

Seharusnya pihak panitia dalam memilih tempat Audisi bisa memikirkan terlebih dahulu dimana tempat yang cocok dan layak. Tidak semua tempat bisa dijadikan sebagai tempat Audisi Indonesia Idol. Memilih UIN Ar-Raniry merupakan kesalahan dalam penentuan tempat.  Akibatnya,  banyak rakyat Aceh sekarang yang kecewa atas hal ini 

Shomad Tak Merindu Hasad

Sungguh antusias sambutan muslimin, khususnya kalangan muda, di Yogyakarta (juga di pelbagai kota lainnya) atas hadirnya Abdul Shomad, dai Nahdliyin asal Riau. Melesatnya nama sang dai beberapa bulan terakhir bisa jadi mendorong keingintahuan mereka. Ditambah lagi keberadaan tempat yang mengundang, satu magnet penarik yang sukar dielakkan. Faktor-faktor ini melengkapi minat utama kalangan muda tersebut, yakni kerinduan pada tema persatuan muslimin. Dalam diri Ustad Shomad, hal itu berpadu.

Berbeda dengan sangkaan di kalangan kelompok sang ustad, khususnya di Jawa, anak-anak muda itu mayoritas berasal dari kampus umum, yang sebagiannya baru mengenal Islam atau malah hidayah. Mereka masih meniti belajar berislam dalam halaqah-halaqah. Sebagian bercorak harakah, sebagian lagi sekadar mengaji lepas dari masjid ke masjid. Mereka ini generasi yang banyak menimba ilmu di kanal daring semisal YouTube. Hadirnya dai yang biasa dipantengi di daring ke kota mereka, tentu satu berkah yang tak boleh dilewatkan.

Friday, October 20, 2017

Tujuan Rosulullah Hijrah ke Thaif untuk Mencari Perlindungan Dakwah

Setelah wafatnya Abu Thalib dan Khadijah, kaum Kafir Quraisy semakin gencar mengganggu dan menyakiti Rosulullah Saw. Beliau bersama Zaid bin Haritsah berhijrah ke Thaif guna mencari perlindungan dan dukungannya dari Bani Tsaqif.

Setibanya di Thaif, Rosulullah Saw. Pergi menemui pimpinan bani Tsaqif. Beliau berdakwah kepada mereka, dan mengajaknya untuk mengimani  Allah. Namun mereka menolak mentah-mentah dan berkata kasar kepada beliau. Rosulullah meminta mereka untuk menyembunyikan berita kedatangannya, mereka pun tetap menolak. Lalu mereka mengerahkan para penjahat dan budak untuk mencerca dan melemparinya dengan batu.

Zaid bin Haritsah sekuat tenaga melindungi Rosulullah yang sudah terluka, namun kewalahan, diri sendirinya pun terluka. Mereka berhenti mengejar, setelah beliau dan Zaid bin Haritsah tiba di kebun milik Uqbah bin Rabi’ah.

Konsolidasi

Kawan kami Hersubeno Arif membuat suatu analisis tajam terkait ucapan “pribumi” dalam pidato pelantikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Penyebutan itu tak lain, ungkap Hersubeno, untuk memancing keluar kubu lawan.

Sejatinya, ada atau tidak adanya diksi itu, pelbagai cara untuk menghadang Anis tetap dilakukan. Menarik untuk dinanti, strategi Anis dan Sandiago Uno untuk menangkis serangan balik yang sudah dirancang itu. Yang jelas, hari ini konsolidasi kubu pembenci Anis-Uno sudah tampak. Salah satunya yang coba dimasifkan adalah video pesan persatuan dari gerombolan selebritas. Soal afiliasi dan kadar pernyataan mereka, jangan ditanya. Jangan pula sebutkan kualitas integritas mereka. Ucapan-ucapan semacam itu, dengan beragam atribut dan mode penyampaian, tak lebih dogma sekaligus simulakra.

Thursday, October 19, 2017

Anies, Mandela dan Evo Morales: Aspek Teoritik dan Sejarah Perjuangan Pribumi

Oleh Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle
Anies Baswedan sudah memulai perjuangan panjang dan berliku ketika mengumumkan rezimnya pro pribumi. Di negara negara bekas jajahan diberbagai belahan dunia seperti Amerika Latin, Afrika dan Asia keinginan pribumi untuk jadi tuan di negeri menjadi isu sentral dan dambaan mayoritas masyarakatnya. Namun, Amy Chua, seorang profesor keturunan China Philipina dari University of Yale melihat pertarungan pribumi saat ini semakin sulit dijaman demokrasi. Menurut Chua, kelompok minoritas diberbagai belahan dunia semakin kaya sejak demokrasi pasar bebas diadopsi mereka. (Chua, World on fire, 2002).
(sumber : suratkabar.id)

The Economist, sebuah majalah ternama di dunia, 13 tahun lalu menurunkan tulisan investigasi tentang perjuangan pribumi di negara negara latin Amerika yang didominasi kulit putih ( http://www.economist.com/node/2446861 ). Kondisi negara negara latin, dari Bolivia, Peru, Paraguay, Brazilia, Argentina, Equador dlsb. terjebak dalam keterjajahan yang berkelanjutan setelah merdeka dari Sepanyol. Amerika latin yang kaya resources, minyak, gas, timah, emas, hutan dlsb, disedot untuk kemakmuran negara negara barat dan menyisakan kemiskinan bagi kaum pribumi Indian.

SEMINGGU MENGGUNAKAN EFAKTUR VERSI 2,0 (BAGIAN 3)

Oleh Setiani Hafsah, SE.

Maaf atas judul nya ya, kesannya kok buat tulisan seolah ga ada ending nya ya.  Bukan maksud mengulur tulisan, tapi yang saya tulis ini adalah berdasarkan pengalaman tiap minggunya.  Sebagaimana sebelumnya, kali ini masuk minggu ketiga saya gunakan efaktur versi 2,0.  dan.. ada hal baru lagi yang baru saya alami.

Wednesday, October 18, 2017

KTP TANPA NEGARA (Derita Muslim Rohingya)

KTP TANPA NEGARA. Lelaki ini bersemangat, saat menunjukkan kartu tanda penduduk kepada saya. Diperlihatkan beberapa dokumen penyerta. Bukan hanya selembar, beberapa dia tunjukkan ke kamera. Abdul Rasyid namanya. Penduduk Toung Bazar, negara Myanmar.

"Baik, saya ke rumahmu saja," kataku dalam bahasa Inggris. Rasyid, lelaki berusia 54 tahun ini agak mahir ber-Inggris ria. Lalu dia mengajakku, memasuki gubuk reyot berdinding terpal, atapnya pun sama. Di dalam rumah, sudah ada tujuh lelaki, dua perempuan muda dan anak kecil.

Tuesday, October 17, 2017

INILAH PIDATO ANIES BASWEDAN, GUBERNUR DKI JAKARTA 2017-2022, DALAM PESTA RAKYAT PELANTIKAN GUBERNUR, 16 OKTOBER 2017

Oleh Agi Betha*
Pidato Anies Baswedan semalam di Balaikota, adalah salah satu pidato terbaik yg pernah disampaikan oleh seorang Gubernur DKI Jakarta pada pengukuhannya.
Khas Anies yg pandai menyusun tata letak kata dan memilih kosa kata pada kalimatnya, semalam pun demikian.

Ketika mendengar langsung pidatonya, saya yg berdiri di belakang Anies berdekatan dengan berdirinya pak Mardani Ali Sera, sudah menduga isi pidatonya akan diplesetkan.

Membangun Ecoliteracy Peserta Didik melalui Gerakan Peduli Lingkungan di Sekolah

Oleh : Rahmatulloh, S.Pd.

Sikap peduli terhadap lingkungan alam sekitar sebenarnya sudah tertanam dalam perilaku hidup leluhur bangsa Indonesia. Hal inilah yang harus wariskan dan dilajutkan oleh gerenarasi saat ini untuk sama-sama menjaga keberlangsungan hidup. Dengan akalnya manusia mampu melahirkan budaya yang lebih maju dibandingkan dengan makhluk lainnya, contohnya manusia menciptakan teknologi yang canggih untuk eksplorasi kekayaan alam yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Namun, penggunaan teknologi secara berlebihan oleh manusia menimbulkan masalah baru seperti pencemaran lingkungan dan kerusakan lingkungan,, seprti banjir, longsor, dan kekeringan. Maka disinilah diperlukan pemahaman tentang kesadaran menjaga alam atau Ecology Literacy (Ecoliteracy) yang terbangun untuk saling menghormati alam oleh manusia dengan tujuan menjaga (sustainability life) keberlangsungan hidup di bumi ini.

Monday, October 16, 2017

PEREMPUAN TANGGUH (Derita Muslim Rohingya)

Saya selalu takjub dengan daya tahan kaum perempuan Rohingya. Mereka menikah di usia muda, belasan tahun rata-rata. Saat baru 23 tahun, mereka sudah memiliki tiga buntut. Bila bawa balita, berhari-hari digendong. Melalui jalan curam, terjal dan licin.

Ini Hafsah, 19 tahun. Anaknya satu, berusia sebulan. Dia hijrah ke Bangladesh bersama keluarga, suaminya ada juga di sana. Meski tak tahu harus bekerja apa. Kami datang membawa sabun bayi, handuk kecil dan bedak. Sekedar buah tangan untuk mereka. Beberapa potong biskuit untuk bayi kecil yang kurang gizi.

SJARIKAT ISLAM - SI (1906) Bermula dari SJARIKAT DAGANG ISLAM - SDI (16 Okt ober 1905)

SJARIKAT ISLAM - SI (1906) Bermula dari SJARIKAT DAGANG ISLAM - SDI (16 Okt ober 1905) didirikan di LAWEYAN SOLO, Jawa Tengah. Ditandingi dengan SAREKAT DAGANG ISLAMIYAH (1909) di BOGOR bikinan Pemerintah Kolonial Belanda.
Mengapa ???

Pemerintah Kolonial Belanda menugaskan Asisten Residen Bogor, C.J. Feith dan Kontrolir Ciamis, Weitfenbach, Asisten Residen Ciamis, van Zutphen, serta Bupati Ciamis, RA Koesoemabrata, membantu R. M. T. ADHISOERJO mendirikan SAREKAT DAGANG ISLAMIJAH (1909 ) di Bogor Jabar untuk menandingi SJARIKAT DAGANG ISLAM - SDI ( 1905 ) di Solo Jateng.

HADJI SAMANHOEDI, dengan wahana SJARIKAT DAGANG ISLAM, pada 16 Sya'ban 1323 H, Senin Legi, 16 OKTOBER 1905, Mempelopori membangkitkan Kesadaran Nasional diawali dengan menumbuhkan kembali kesadaran, penguasaan ekonomi pasar. Disadarkan bahwa Islam didakwahkan masuk dan berkembangnya di Nusantara melalui pasar dan menguasai pasar. Penguasaan Pasar, dapat membiayai

Sunday, October 15, 2017

HADJI SAMANHOEDI PELOPOR PEMBANGKIT KEBANGKITAN NASIONAL

HADJI SAMANHOEDI PELOPOR PEMBANGKIT KEBANGKITAN NASIONAL, SANDANG PRIBUMI BATIK, 16 OKTOBER 1905 - 2017, SJARIKAT DAGANG ISLAM - SDI.

Imperialis Barat mulai melihat bangsa bangsa Asia bangkit melawan penjajah dengan membangun organisasi pembangkit kesadaran nasional. Suatu gerakan anti penjajah, anti imperialis, anti kapitalis. Tapi cinta kemerdekaan bangsa, negara dan agama.

Perbedaan Tanah Girik dan Tanah Sertifikat

Menurut Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria (UUPA), kepemilikan hak atas tanah wajib dibuktikan dengan sertifikat*. Jadi apabila seseorang ingin mengklaim sebuah lahan sebagai miliknya, harus dibuktikan dengan sertifikat hak milik. *Sertifikat akan menjamin secara hukum bahwa orang yang tercantum di dalam sertifikat adalah pemiliknya sehingga mendapatkan perlindungan hukum dari gangguan pihak lain*. Namun tidak semua lahan di Indonesia telah bersertifikat. Di beberapa daerah, masih ada masyarakat yang mengklaim sebuah lahan menjadi miliknya tanpa bersertifikat. Tanah yang diklaim tersebut biasanya berasal dari tanah hak adat, seperti tanah girik.

Secara hukum, tanah non-sertifikat atau tanah girik sebenarnya bukan merupakan bukti kepemilikan hak atas tanah. Girik hanya merupakan bukti bahwa pemegang girik tersebut diberikan kuasa untuk menguasai tanah dan sebagai pembayar pajak atas tanah yang dikuasainya. Karena menurut UUPA kepemilikan atas tanah yang dikuasai harus dibuktikan dengan sertifikat, maka surat girik tidak dapat disamakan dengan sertifikat hak atas tanah. Kedudukan sertifikat hak atas lebih tinggi dibandingkan surat girik atau SKT.

MELURUSKAN SEJARAH INDONESIA

Oleh: Dr. Adian Husaini
Tidak ada yang tidak setuju, bahwa sejarah adalah hal penting dalam kehidupan manusia. Untuk melihat masa depannya, seseorang perlu memahami masa lalunya. Al-Quran dipenuhi oleh berbagai cerita umat-umat terdahulu. Dan umat Islam diminta bisa mengambil hikmah dari kisah-kisah masa lalu, untuk menjadi bekal dalam menyongsong masa depannya. Maka, jangan heran, jika setiap bangsa senantiasa merumuskan sejarah masa lalunya. Sejarah juga sangat penting bagi kebangkitan suatu bangsa atau peradaban. Muhammad Asad (Leopold Weiss) dalam bukunya, Islam at the Crossroads, menulis: No civilization can prosper or even exist, after having lost this pride and the connection with its own past
(sumber: Arrohmah.com)

Menyadari arti penting sejarah, kaum penjajah juga secara serius merekayasa sejarah Indonesia. Khususnya yang menyangkut peran Islam dalam sejarah Indonesia. Pakar sejarah Melayu, Prof. Naquib al-Attas sudah lama mengingatkan adanya upaya yang sistematis dari orientalis Belanda untuk memperkecil peran Islam dalam sejarah Kepulauan Nusantara. Dalam bukunya, Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu (1990), Prof. Naquib al-Attas menulis tentang masalah ini: Kecenderungan ke arah memperkecil peranan Islam dalam sejarah Kepulauan ini, sudah nyata pula, misalnya dalam tulisan-tulisan Snouck Hurgronje pada akhir abad yang lalu. Kemudian hampir semua sarjana-sarjana yang menulis selepas Hurgronje telah terpengaruh kesan pemikirannya yang meluas dan mendalam di kalangan mereka, sehingga tidak mengherankan sekiranya pengaruh itu masih berlaku sampai dewasa ini.

Saturday, October 14, 2017

Pengasuhan Sampah Di Negeri Kita


Pada akhirnya apa yang pernah saya prediksikan dan diskusikan bersama suami terjadi juga.Orang-orang sampah yang membuang kotoran dari dalam mobil suatu waktu akan menjadi provokator perkelahian di jalanan.Tengoklah hari ini ! Bukankah generasi sampah ini mulai hadir ? Lahirlah banyak kasus kekerasan .

Benarkah Sertifikasi Halal MUI Dicabut Oleh Pemerintah? Ini Penjelasannya

Kemarin di whatsapp bubu Yulia Zenith Bardan, menanyakan apakah gambar dibawah ini benar adanya.

Catatan :
Gambar asli tidak ada tulisan : Hati2 Provokasi!!!".
Tulisan ini saya tambahkan atas saran dari teman yg berkomentar agar tidak bias. (Terima kasih utk sarannya ya 😊)
Dan hati saya sediiiiihhhh....
Kenapa?
Karena terbukti di kedua sisi memang ada niat provokasi.
Mari kita tabayyun dulu.
Tabayyunnya nggak usah susah lho, tinggal googling UU JPH (Undang-Undang Jaminan Produk Halal)!

Seminggu menggunakan efaktur versi 2,0 (bagian 2)

Oleh Setiani Hafsah, SE.

Semakin berjalannya waktu menggunakan efaktur versi 2,0 dan sekarang sudah 2 minggu, ada hal-hal yang ingin saya tambahkan dari pengalaman sebelumnya.   Tanggal 8-10, biasanya saya dapat kiriman file nota retur pajak yang sudah di upload ke efaktur dari PKP pembeli.  Namun sampai dengan tanggal 12 Oktober 2017, satu pun file approval sukses nota retur dari PKP pembeli yang dalam hal ini banyak sekali supermarket besar skala nasional belum mengirimkan data yang saya minta melalui email.   Akhirnya, salah satu PKP pembeli memberikan surat jawaban resmi pada tanggal 13 oktober 2017 yang memberitahukan bahwa mereka mengalami kendala untuk melalukan update program efaktur terbaru versi 2,0 dan kesulitan ini belum bisa teratasi sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.  Menurut pihak pembeli, mereka sudah memberikan surat kepada KPP Terdaftar dan DJP Pusat mengenai keluhannya, dan sementara ini masih diproses untuk di cari solusinya karena PKP Pembeli bahkan tidak bisa menerbitkan faktur pajak karena kesulitan update tersebut.  Ya sudah, selagi menunggu perbaikan dari PKP Pembeli besar, saya foskuskan urusan yang lain dulu.

Friday, October 13, 2017

Antara Boneka dan yang Berwibawa

By: Nandang Burhanudin
****
(1)
"Investasi besar-besaran kami adalah melayani sepenuh hati untuk seluruh rakyat Turki dan bangsa dunia. AKP sebagai partai, fokus pada perubahan progresif. Menaklukkan hati dengan cinta ini fokus kami." (Sultan Erdogan)
(2)
"AS, UE, Israel paham, kini Turki telah mandiri, tidak seperti dahulu. Turki tidak akan pernah diam atas kezhaliman." Komentar Tn. Erdogan saat AS membekukan visa bagi WN Turki dan Turki pun membalasnya dengan berani.

(3)
Erdogan mewakili pemimpin Muslim yang percaya diri. Ia bukan boneka emak-emak atau budak Barat seperti dituduhkan. 2023 kegetiran UE dan AS dimulai.

Thursday, October 12, 2017

SMA PLUS AL - 'ATHIYAH, kunjungan belajar ke Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.

Salah satu kajian keilmuan biologi yang sering diperbincangkan adalah mikrobiologi. Munculnya berbagai penyakit di tengah-tengah masyarakat yang disebabkan oleh virus maupun bakteri, memperkuat alasan tentang perlunya mempelajari mikrobiologi.

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan siswa, dan untuk mempelajari secara lebih detail tentang mikrobiologi, SMA Plus Al-'Athiyah yg dikenal dengan sekolah yang concern di bidang menghafal alquran, mengadakan kunjungan belajar ke laboratorium mikrobiologi Fakultas Kedokteran unsyiah pada Rabu (11/10/2017).

Megatrend Transportasi Online, Dicintai & Dibenci

Oleh Wayan Sohib*

Dengan kemajuan teknologi, ponsel pintar dengan sentuhan jari, pesanan bisa langsung diakses, tentu jadi peluang buat para pebisnis. Place, menurut Kotler dalam teori manajemen pemasaran merupakan salah satu bauran yg harus dipenuhi, artinya perlu memudahkan dalam mengakses atau cara mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan konsumen. Era digital adalah antitesa dari era kovensional, ada transportasi online ada transportasi konvensional, dalam artian adat. Adat ketika orang memesan taksi yg dinilai merepotkan, untuk mendapatkannya harus menunggu sampai setengah jam dipinggir jalan ditemani angin hujan debu dan ancaman kriminalitas, kemudian diakhiri dengan repotnya hitung menghitung uang hingga argo tembak. Tapi itu sudah dianggap paling nyaman dibanding moda transportasi konvensional lainnya.

Ketika muncul Uber pertamakali, seakan jd obat, waktu tunggu singkat, tarif murah, kendaraannya bagus-bagus, layanan lebih baik, otomatis menjadi sesuatu yang dicintai pengguna moda transportasi. Uber merupakan perusahaan yang melayani jaringan transportasi berbasis mobile application yang berasal dari San Fransisco, Amerika Serikat yang didirikan tahun 2009 oleh Garret Camp & Travis Kalanick. Beroperasi lebih di 60 negara, termasuk di Indonesia dengan berbagai produk layanannya.

Monday, October 9, 2017

Seminggu menggunakan efaktur versi 2,0

Oleh Setiani Hafsah, SE.
Pada tanggal 25 September 2017 saya mendapatkan info dari forum alumni les brevet pajak bahwa akan ada update elektronik faktur pajak (efaktur) versi terbaru, yaitu 2,0.   efaktur ini sesuai dengan adanya surat yang dikeluarkan oleh dirjen pajak Nomor S-341/PJ.10/2017 perihal pemberitahuan Down Time Aplikasi e-Nofa dan e-Faktur dan peluncuran aplikasi e-Faktur Desktop versi v2.0,e-Faktur Web-Based, dan e-Faktur host to Host.  Inti dari surat tersebut adalah adanya down time efaktur versi lama mulai Jumat 28/09/2017 pukul 17.00 WIB sampai hari minggu.  Adapun per tanggal 1 Oktober 2017, e-Faktur yang digunakan adalah e-Faktur versi baru yaitu versi 2.0.   E-faktur versi baru dapat do download di website resmi dirjen pajak mulai tanggal 26 september 2017.  Tapi sepengalaman kami, mungkin karena banyak sekali yang download apalagi satu Indonesia, kami sampai hari jumat tidak berhasil download aplikasinya secara utuh.  Akhirnya, induk perusahaan kami berinisiatif memberikan download utuhnya dengan meminta aplikasi mentahannya langsung dari KPP di Jakarta.  Singkat cerita, setelah kami dapat mentahan filenya. Semua database e-faktur lama kami backup dai beberapa tempat, baik itu flashdisk maupun di computer lain.  Kami backup satu folder e-faktur tidak cuma database nya.  Hari senin, tanggal 1 oktober 2017 kami coba install aplikasi e-faktur yang baru.  Alhamduilllah semua berjalan lancar.  Data base lama dengan sempurna bisa di copykan ke e-faktur baru dan setelah di cek semuanya OK.

Dalam broadcast-broadcast whatsapp atau pengumuman dari DJP terkait update apa saja dalam program e-faktur baru, tidak menyebutkan adanya pembulatan nilai PPN ke bawah.   Kami hanya tau bahwa ada penambahan fitur seperti pembatalan nota retur yang sudah di upload (awalnya tidak ada dan saya sangat bersyukur ada fitur ini), tidak ada lagi autocorrect-jadi jika salah input ya reject dan harus di upload ulang (ga apa sih, cuma saya jadi agak males kalau misal salah input DPP pajak masukan, trus harus bongkar lagi filenya.  Kalau sedikit mending, kalau 1000 agak oleng ya.  Tapi ga apa-apa, dicoba aja).  Dokumen lain yang disamakan dengan faktur pajak juga sejak 1 oktober 2017 harus di upload (sebelumnya tidak). Lalu, walaupun belum ada ketentuan di Undang-undang bahwa penjualan kepada orang yang tidak memiliki NPWP, nomor KTP harus dicantuman di kolom referensi. Tapi ini masih optional belum ada di undang-undang, tapi baiknya sih di cantumkan ya.

Saturday, October 7, 2017

KAMMI: PENCAIRAN HIBAH DAN BANSOS HARUS TEPAT WAKTU DAN SASARAN

Banda Aceh- Hingga saat ini Gubernur Aceh Irwandi Yusuf belum menanda tangani SK dana hibah dan bansos.  Irwandi Yusuf saat ini katanya sedang melakukan evaluasi dan verifikasi anggaran terlebih dahulu.

Adapun pihak DPRA mengharapkan agar Gubernur Aceh dapat segera meneken SK dana Hibah dan bansos.  DPRA beralasan bahwa saat ini masyarakat saat menanti pencairan ini agar bisa segera melakukan pembangunan dan penyaluran bantuan seperti pembangunan mesjid,  dayah,  sekolah,  dan sebagainya.

Friday, October 6, 2017

Awal kejatuhan si Penista Al – Qur’an

Tepat setahun lalu 6 Oktober 2016 inilah awal mula kejatuhan Ahok. Kasus penistaan Al – Qur’an oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hingga saat ini tak pernah berujung walaupun Ahok telah divonis oleh Pengadilan. Saat kasus tersebut memanas, dimunculkan sebuah opini yang salah dari kalangan pendukung Ahok, politisi, dan media – media yang beranggapan bahwa penyebab munculnya gejolak kemarahan masyarakat muslim di Indonesia kepada Ahok akibat unggahan potongan video oleh saudara Buni Yani pada tanggal 6 Oktober 2016. Opini yang dikembangkan seperti itu bertujuan tidak lain mencari kambing hitam, untuk menimbulkan keyakinan dimasyarakat bahwa penistaan Al Qur’an itu hoax, kemarahan masyarakat muslim disebabkan potongan video yang diunggah Buni Yani. Contohnya dalam lagu sebuah akun youtuber Cameo Project dengan judul Tetap Ahok!, dalam potongan lirik lagu tersebut “pidatonya di-edit lalu direkayasa”. Tulisan ini saya buat karena saya berperan dalam penuntutan kasus penistaan agama oleh Ahok, dan membantah opini yang beredar bahwa kasus tersebut karena potongan video oleh Buni Yani.

Awal mula
Pada tanggal 27 September 2016 Ahok melakukan kunjungan kerja di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu dalam pidatonya Ahok membahas topik budi daya ikan dengan menyisipkan isu pemilihan kepala daerah. Dalam pidato tersebut Ahok membawa – bawa isu agama yang menyakiti hati kaum muslimin dengan mengatakan "kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak pilih saya (Ahok), ya kan!. Dibohongin pake surat Al Maidah ayat 51, macem - macem itu, itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu nggak bisa milih nih,'karena saya (bapak ibu) takut masuk neraka', nggak apa-apa".

Riba, Bunga, Margin, dan Bagi Hasil (Bahan Diskusi Kuliah Muamalah/Ekonomi Islam)

Pengharaman riba sudah disepakati semua ulama, karena tercantum secara tersurat dalam al-Qur’an dan Hadits. Tetapi mempersamakan riba dengan bunga bank, lalu dengan margin bank syari’ah adalah perdebatan khas ulama abad modern, sejak akhir abad kesembilan belas Masehi untuk kasus bung bank, dan sejak tahun 1990an untuk kasus margin bank syari’ah. Sekalipun para ulama dan ekonom “Perbankan Syari’ah” telah sepakat dengan pengharaman bunga bank karena dianggap riba, dan membolehkan margin karena bukan riba, diskusi ketiga hal itu masih terus bergulir dalam disiplin ilmu masail fiqhiyah untuk isu-isu ekonomi kontemporer.
(sumber : matahati.blogdetik.com)

Riba dalam berbagai tafsir klasik diartikan sebagai pertambahan nilai hutang yang ditambahkan ketika penghutang tidak mampu bayar saat jatuh tempo, dua atau tiga kali lipat dari pokok hutang tergantung berapa lama waktu tambah yang diperlukan. Atau petani yang sudah kontrak menerima bayaran untuk menyerahkan hasil panennya, ketika pas panen tidak sanggup atau tidak berhasil, maka harus membayar dua atau tiga kali lipat dari nilai kontrak semula. Ini yang disebut sebagai riba jahiliyah.

JATUHNYA SOEKARNO

Peristiwa G30S,
Berawal Dari Informasi
Yang Dibawa Oleh Subandrio
Dari Mesir Pada Tanggal 15 Mei 1965,
Tentang Adanya Dewan Jenderal
(Dokumen Gilchrist).
Sukarno Menanggapi Isu Ini Dengan Serius.
Pada Tanggal 25 Mei 1965,
Sukarno Memanggil Para Menteri Panglima Angkatan,
Untuk Meminta Kejelasan Tentang Adanya Dewan Jenderal.
Pada Kesempatan Tersebut,
Letjen Ahmad Yani Selaku Menpangad
Dengan Tegas Menyatakan
Bahwa Dewan Jenderal Tidak Ada,
Yang Ada Adalah Dewan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti)
Yang Bertugas Memberi Masukan Atau Pendapat Kepada Menpangad
Tentang Kepangkatan Dan Jabatan Perwira Tinggi Di Tubuh Angkatan Darat.

Wednesday, October 4, 2017

MENGAPA UMAT ISLAM TAK BERHASIL.

Oleh: Buya Hamka
Beberapa pemuda mendatangi saya, lalu mengajukan beberapa pertanyaan, yang rupanya menggelora dalam hati, yaitu rasa tidak puas melihat keadaan sekarang. Beberapa keluhan dikemukakan, mereka mengatakan bahwa sejarah menunjukkan dengan nyata yakni ketika negeri ini dijajah Belanda, yang selalu mengangkat senjata, memberontak melawan penjajahan ialah raja-raja dan ulama Islam. Mereka mengemukakan perlawanan Sultan Tirtayasa di Banten terhadap Belanda, di sisinya berdiri seorang ulama pahlawan, yaitu Syaikh Yusuf.
(Sumber : statusaceh.net)

Bahwa Trunojoyo menentang Belanda di Jawa, adalah karena semangat Islam yang besar. Imam Bonjol, Diponegoro, Teungku Cik Ditiro, dan lain-lain, yang terang berjuang karena semangat jihad. Kalau tidak karena berkobarnya semangat Islam, akan lancarlah penjajahan di negeri ini, dan kita telah jadi Kristen semuanya, lalu menjadi boneka dari negeri Barat, sebagaimana Filipina menjadi boneka Spanyol dan Amerika.

Sikap berlebihan terhadap Yazid Bin Mu'awiyah

Dalam fatwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah terbagi 2 sikap berlebihan kepada Yazid Bin Mu'awiyah yang saling berlawanan.
Kelompk pertama yang mengkafirkan Yazid Bin Mu'awiyah dan melaknatnya.
Kelompok kedua yang berlebihan dalam mengagungkan Yazid Bin Mu'awiyah.
Dan diantara sikap berlebihan diatas para ulama bersikap pertengahan, tidak melebihkanya dan tidak mencintainya.

Syaikhul Islam mengatakan:
Belum pernah sebelumnya seorangpun manusia membicarakan masalah Yazid bin Mu’awiyah dan tidak pula membicarakannya termasuk masalah Dien. Hingga terjadilah setelah itu beberapa perkara, sehingga manusia melaknat Yazid bin Mu’awiyah, bahkan bisa saja laknat tersebut berujung kepada laknat terhadap orang lain dengan menggunakan kejadian-kejadian tersebut

Analisa Tajam Tentang "Rekonsiliasi Fatah dan Hamas"

Sebagian dari kita sulit memahami mengapa Hamas bersedia berdamai dengan Fatah yang notabenenya merupakan sekutu Israel dan Mesir. Berikut analisa dari pengamat Dunia Islam oleh Hasmi Bakhtiar (beliau sedang menyelesaikan studynya di Perancis) dalam kultweetnya. Selamat menyimak

Oleh Hasmi Bakhtiar (@hasmi_bakhtiar)

1.  Gw ngetwit sekarang aja yah tentang rekonsiliasi Fatah dan Hamas. Ditemani udara musim gugur dan dedaunan mulai menguning yang terlihat dari jendela.
(sumber:dakwatuna.com)

2. Jika bicara Palestine hari ini, kita tidak bisa terlepas dari 5 unsur kekuatan ini: Mahmud Abbas, Muhammad Dahlan, Israel, Mesir dan Hamas.

Tuesday, October 3, 2017

HARLAH TENTARA PETA, 3 OKTOBER 1943 sbg USULAN 10 ULAMA

ULAMA Terpanggil dan Diangkat Menjadi KOMANDAN BATALYON-DAIDACHO TENTARA PEMBELA TANAH AIR - TENTARA PETA
(2603 -05 ,1362-1364 H, 1943-45).
Di tengah PERANG ASIA TIMOER RAJA atau PERANG PASIFIK 1941 -1945 bag dari PERANG DUNIA II 1939-1945 di ASIA.

PERANG DUNIA II sebenarnya PERANG ANTAR NEGARA IMPERIALIS dituliskan sbg Perang antara kelompok Sekutu: AS,Inggris, Perancis, Rusia dan negara Eropa lainnya melawan kelompok Poros: Jerman Italia dan Jepang. Perang merebutkan Tanah Jajahan mereka namai tujuan untuk menguasai wilayah Lebensraum - Lahan Kehidupan.

"Turn Back Orba, Turn Back To ORLA?"

Mungkin begini keinginan anak yesterday afternoon.
Saya menulis ini bukan dalam rangka membenarkan kejahatan ham, dan segala kejahatan lainnya seperti KKN yang pernah dilakukan oleh Orde Baru, tapi rasanya melihat contoh gambar dibawah ini ada yang salah menurut saya.

PKI dilarang oleh pemerintah Indonesia tertuang dalam Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia Nomor XXV/MPRS/1966.

SKB Untuk PKP yang Terutang PPh Final 1%

Oleh Setiani Hafsah

Karena adanya Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu, maka Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang total omzet selama 1 tahunnya kurang dari Rp. 4,8 Milyar membayar PPh Final senilai 1% dari omzet perbulan yang di bayar maksimal tanggal 15 bulan berikutnya.


Atas adanya peraturan tersebut dan untuk menghindari kerugian yang berupa pemotongan PPh baik itu jenis PPh 22 atau 23 yang besarnya 1,5% sampai dengan 2% dari DPP, maka PKP yang termasuk dalam kategori ini berhak mengajukan permohonan SKB (Surat Kebebasan Pajak) mengacu pada PER-32/PJ/2013 tentang Tata Cara Pembebasan dari Pemotongan dan/atau Pemungutan Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak yang Dikenai Pajak Penghasilan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Pada isu PKI, anda akan dukung siapa?

Pilihannya ketika itu, hanya ada 3 pilihan. Anda mendukung Presiden Soekarno, Mayjen Soeharto atau malah anda mendukung PKI?

Untuk mengetahui posisi yang benar, anda harus melihat sebagai rakyat tahun 1965. Tidak dipungkiri bahwa era orde baru masa pemerintahan presiden Soeharto juga banyak berlumuran darah, seperti kasus perang sodara di Aceh dimasa DOM, atau tragedi Tanjung Priok. Tapi ketika kita bicara isu PKI, kita harus menutup mata kejahatan2 tersebut, karena apa?, agar kita mendapatkan persepktif yang benar, pandangan sebagai rakyat Indonesia tahun 1965.