Saturday, September 15, 2018

Meski Mahir Berbahasa Inggris, Sandi Tolak Usulan Debat Pilpres Berbahasa Inggris

Usulan debat Pilpres dengan memakai bahasa Inggris menjadi polemik. Usulan tersebut dilontarkan oleh politisi PAN, Yandri Susanto. Menurut Yandri, debat bahasa Inggris penting untuk melihat kemampuan pemimpin dalam bergaul dengan komunitas internasional.

(Saat Sandi Uno muda)
Usulan tersebut menuai reaksi keras dari kubu Jokowi - Ma'ruf Amin. Mereka malah menantang kubu Prabowo - Sandi untuk lomba ngaji, shalat, dan debat bahasa Arab.


Bagaimana respon Sandiaga Uno?

Usulan debat Pilpres dengan bahasa Inggris ditolak sendiri oleh Prabowo maupun Sandiaga Uno. Menurut Sandi, debat Pilpres tetap menggunakan bahasa Indonesia yang sudah pasti dimengerti dan dijangkau oleh seluruh penduduk Indonesia.

"Saya rasa enggak perlu ya. Ini pendapat pribadi saya, bahwa bahasa kita adalah bahasa Indonesia. Bahasa yang dimengerti 100 persen oleh orang Indonesia," ucap Sandi seperti dilansir dari laman Kumparan (14/9)

Sandiaga Uno merupakan lulusan dari Universitas di Amerika.

Pada tahun 1990, Sandiaga Salahudin Uno lulus dari Wichita State University, Amerika Serikat, mengambil Bachelor of Business Administration. Setelah itu, ia bekerja sebagai karyawan Bank Summa.

Sandiaga memilih melanjutkan kuliahnya di George Washington University, Amerika Serikat, mengambil Master of Business Administration dengan biaya beasiswa. Dua tahun kemudian, dia lulus dengan IPK 4,0.

Yuk simak wawancara Sandiaga Uno dalam bahasa Inggris di bawah ini;

Artikel Terkait