Tuesday, October 9, 2018

DIALEK AL-FATIHAH

Oleh Laili Al-Fadli

(Sumber : androidappsapk)
Dalam berbicara, bukan dalam konteks membaca Al-Quran, sebuah dialek daerah yang mewarnai satu ucapan tidaklah membuat seseorang tercela. Kecuali, bila dialek tersebut memengaruhi ucapan seseorang dalam membaca ayat-ayat Al-Quran.

Karena itu, ada yang jauh lebih penting dan wajib mendapat prioritas pembelajaran, yakni membaca surat Al-Fatihah tanpa terjatuh kepada lahn yang mengubah makna. Daripada sekadar mengomentari dialek seseorang. Karena bisa jadi dalam banyak kasus, seseorang dengan dialek daerah yang kental saat berbicara biasa, justru bisa melafazhkan ayat-ayat Al-Quran dengan fasih.
Sebaliknya, seseorang yang saat berbicara terbiasa menggunakan dialek Arab sekalipun, belum tentu fasih dalam melafazhkan ayat-ayat Al-Quran.

Mari belajar melafazhkan Al-Fatihah dengan benar.

إذ واجب قالوا من الأعيان
معرفة الأداء للقرآن
Sesungguhnya hukumnya wajib 'ain menurut para Ulama
Untuk mengenal cara membaca Al-Quran yang benar

لا سيما فاتحة الآيات
فاللحن فيها يبطل الصلاة
Terlebih cara membaca ayat-ayat pada Al-Fatihah
Karena kekeliruan dalam membaca Al-Fatihah dapat berpotensi membatalkan shalat

(Syair At-Tanbihat Al-Wadhihah Litilawati Suratil Fatihah Lisy Syaikh Abi Yusuf Akram Al-Hasyimi)

-Laili Al-Fadhli-

Sumber : FB

Artikel Terkait