Saturday, November 9, 2019

Jalin kerjasama dengan STEI Al Ishlah Cirebon, KNKS taken MoU

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar dan jumlah institusi keuangan syariah terbanyak di dunia.

Sejalan dengan itu saat ini diseluruh Indonesia pun semakin banyak Perguruan Tinggi baik Negeri maupun swasta yang membuka Program Studi Ekonomi Syariah. Ini membuktikan saat ini bahwa Ekonomi Syariah menjadi solusi Arah Baru bagi permasalahan perekonomian di Indonesia.

Bukti dari serius nya mengatasi permasalahan Ekonomi Nasional, Pemerintah kemudian membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang langsung di Pimpin oleh Presiden Jokowi.

Berkaitan dengan itu, pada Jum’at 8 November 2019 jajaran Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) melakukan MoU dengan STEI Al Ishlah Cirebon yang diawali dengan Seminar Nasional mengenai Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah.
Dalam hal ini Dr. Sutan Emir Hidayat, selaku Direktur Riset dan Pendidikan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menyampaikan, “Bahwa Jumlah SDM Ekonomi Syariah yang begitu banyak juga harus di barengi dengan kualitas yang seimbang”

“Langkah pemerintah membentuk KNKS ini salah satunya adalah agar Lembaga Pendidikan Tinggi dapat berperan aktif untuk memenuhi kekosongan Industri dan Lembaga Ekonomi Syariah yang saat ini sedang terus di maksimalkan oleh Pemerintah” Lanjutnya.

Sementara itu, Ketua STEI Al Ishlah, Dr. Achmad Kholiq menyambut positif sekali program dan master plan yang telah dicanangkan oleh KNKS.

Dalam Sambutannya, Dr. Achmad Kholiq menyampaikan,“STEI Al Ishlah Cirebon adalah satu-satunya dan yang pertama di wilayah Cirebon yang fokus melahirkan SDM Ekonomi Syariah unggul. Itu ditandai dengan banyaknya lulusan yang terserap di Lembaga dan Industri Syariah”

“Oleh Karenanya, dengan adanya MoU antara KNKS dengan STEI Al Ishlah Cirebon menjadi bukti bahwa kerjasama antara dua lembaga ini adalah wujud seriusnya membangun serta mengembang Ekonomi Syariah di Indonesia” pungkasnya.

“ STEI Al Ishlah Cirebon selalu berprinsip bahwa walaupun kita Kampus yang berada di ujung Kota, tapi kita selalu mempunyai prinsip ‘Act Localy, Think Globaly’. Itulah mungkin yang menjadi pertimbangan KNKS untuk datang kesini” Lanjutnya sambil tertawa.

Disisi lain, Pencanangan titik awal untuk memosisikan Indonesia sebagai salah satu pelaku utama dan hub ekonomi syariah dunia dilakukan seiring dengan peluncuran Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia pada Mei 2019 yang lalu. Pencanangan ini mempunyai visi untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama pasar global ekonomi syariah dunia di 2024 serta memungkinkan Indonesia bisa masuk dalam 5 Negara Maju Dunia.


Artikel Terkait