Tuesday, February 25, 2020

5 Alasan Kenapa Banyak Uang Tapi Tidak Bahagia, Nomor 2 Paling Sering di Lakukan!

Oleh  Asad Hernandez 


Harta adalah sesuatu yang dibutuhkan dan diperoleh manusia, tumbuh-tumbuhan, maupun yang tidak tampak, yakni manfaat seperti kendaraan, pakaian, dan tempat tinggal/ dalam bahasa arab diesbut al-mal yang berarti condong, cenderung, dan miring.

(Source : Pixabay.com)


Di zaman ini, harta sangat diperlukan. Dan orang yang banyak harta biasa disebut orang kaya. Di mata orang lain,  Orang kaya selalu terlihat bahagia. Tetapi apakah orang kaya benar-benar merasa bahagia? Bukan kah kita sering melihat orang kaya yang sering terjerat sebuah kasus, bahkan melakukan suicide karena stress dan depresi.

Maksudnya adalah, harta belum tentu bisa menjadi tolak ukur kebahagiaan. Tergantung orang yang memanfaatkannya. Inilah yang dimaksud dengan mental kaya dan mental miskin. Berikut perbedaan antara orang yang bermental kaya dan orang yang bermental miskin.

   1.      Need vs Want

Orang yang bermental kaya selalu berbelanja ketika butuh. Mereka rela menahan nafsu keinginannya agar kebutuhannya bisa terpenuhi. Oleh karena itu, orang yang bermental kaya pandai menimbang-nimbang kebutuhan untuk masa sekarang dan masa yang akan datang. Orang yang bermental miskin sebaliknya, melihat sesuatu yang berkilau sedikit, nafsu keinginannya langsung bergejolak.

   2.      Life for Yourself

Orang yang bermental kaya, tidak menghiraukan perkataan orang lain yang menyebarkan aura negatif. Karena mereka sadar, jika hidup mengikuti perkataan orang lain, maka hidupnya akan semakin tertekan, tidak tenang, bahkan bisa menyebabkan depresi. Coba bayangkan jika kita dalam posisi seperti ini, “Mas, Jaman gini kok kemana mana masih pake motor aja, gak beli mobil aja mas, biar lebih keliatan keren. Sekarang kan beli mobil sudah bisa Kredit.” Apa yang ada dibenakmu? Jawabannya boleh di isi di kolom komentar ya.

   3.      To be bukan To Look

Orang kaya yang sebenarnya adalah bukan orang yang terlihat kaya, tetapi orang yang benar-benar kaya memiliki mental kaya. Mereka lebih cenderung tidak terlihat kaya, tetapi semua kebutuhannya bisa terpenuhi.

   4.      Saving Vs Invest

Menabung dengan investasi sekilas terdengar sama dalam segi arti. Simpelnya begini, saving itu menyimpan, Invest menanam. Seperti yang kita tau, jika kita menanam pasti kita akan menuai. Jadi, orang yang bermental kaya, lebih cenderung memilih Investasi daripada hanya menabung.

   5.      Financial Management

Ini dia yang paling menonjol dari perbedaan antara orang yang bermental kaya dan bermental miskin. Orang yang bermental kaya pasti lebih pandai dalam me-menej keuangannya. Itu sudah pasti.

Itu dia beberapa perbedaan antara orang yang bermental kaya dan bermental miskin. Kita termasuk ke kubu mana nih? Pilihan ada pada diri kita. Jangan takut untuk menjadi orang kaya. Yang terpenting adalah, kita memiliki mental kaya. Dengan mental kaya, menjadi orang kaya seperti The Dreams come True.

 Terimakasih, semoga Bermanfaat.

Reference :
     1.      Trenggono, Happy. 2011. 9 Pertanyaan Fundamental. Jakarta : Progressio-Sygma Creative.

Artikel Terkait