Thursday, May 14, 2020

Benarkah Negara Muslim Konservaif Sulit Berkembang? Cek Faktanya

Konservatif agama menurut Azyumardi Azra, seperti  konservatisme agama menolak pemahaman, penafsiran, dan pembaruan pemikiran dan praktik agama berdasarkan perkembangan modern tertentu. Konservatisme agama, misalnya menolak gejala modern seperti keluarga berencana, sebaliknya menganjurkan banyak anak; atau menolak imunisasi anak; menganjurkan pemisahan laki-laki dan perempuan, bahkan di antara suami-istri dalam resepsi perkawinan. (republika)



Statement pejabat negara soal konservatif pun ramai ditanggapi di dunia maya. Benarkah negara bermayoritas muslim konservatif sulit maju? begini faktanya

Daftar negara Islam konservatif yang secara legal agama resminya cuma Islam, Menerapkan seluruh atau mengadopsi banyak hukum Qisas dan hudud
1. Qatar (tempat suaka IM), Pendapatan per capita USD 70 ribu, Daya beli USD 140 ribu
Sumber pemasukan utama: Migas, Gurita bisnis dan investasi di seluruh dunia
2. Brunei Darussalam, Pendapatan per capita USD 27 ribu, Daya beli USD 85 ribu
Sumber pemasukan utama: Migas dan investasi
3. UEA (aman untuk Wahabi, zona merah untuk IM), Pendapatan per capita USD 38 ribu, Daya beli USD 70 ribu
Sumber pemasukan utama: Migas dan investasi
4. Kuwait (daerah aman untuk Wahabi dan IM), Pendapatan per capita USD 30 ribu, Daya beli USD 68 ribu
Sumber pemasukan utama: Migas
5. Arab Saudi (kampungnya Wahabi), Pendapatan per capita USD 23 ribu, Daya beli USD 57 ribu
Sumber pemasukan utama: Migas, Gurita bisnis dan investasi di seluruh dunia
6. Bahrain, Pendapatan per capita USD 25 ribu, Daya beli USD 52 ribu
Sumber pemasukan utama: Migas
7. Malaysia, Pendapatan per capita USD 11 ribu, Daya beli USD 34 ribu
8. Pakistan, Punya rudal nuklir
Yang miskin mereka, Yang jorok mereka, Yang ga berpendidikan mereka juga, Eh yang disalahin konservatif





Artikel Terkait