Wednesday, June 24, 2020

Lagi, TKA China Mulai Masuk ke Tanah Air


gambar: Liputan6.com

Kendari – Perhari Selasa 23 Juni 2020 kemarin, sekitar 150-an TKA China mulai masuk ke Sulawesi Tenggara. Hal tersebut otomatis menggegerkan masyarakat Kendari yang sejak hari kemarin langsung melakukan aksi demonstrasi penolakan kedatangan TKA China.

Demonstrasi tersebut dilakukan oleh mahasiswa dan warga di sekitaran Bandara Haluoleo, tepatnya di jalan poros Kendari-Motaha, Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan.Bahkan beberapa warga melakukan razia dan membawa salah satu TKA China dari mobil yang keluar masuk dari Bandara, bahkan sempat terjadi bentrokan antara peserta aksi dengan aparat, sampai ada pelemparan ke arah bandara dan tembakan gas air mata.

Abdurrahman Saleh, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara ikut angkat bicara terkait dengan kedatangan TKA China kemarin, beliau menekankan kepada petugas bandara untuk lebih ketat melakukan pemeriksaan visa terhadap TKA China yang datang.
"Kami sudah melihat, 156 (152 TKA dan 4 tim medis asal Indonesia) ini kami mengambil sampling secara acak dan diperlihatkan visanya kepada kami. Memang visa yang digunakan itu visa 312 atau visa tenaga kerja, kami juga masih meminta terkait keahlian yang ada pada 15 kategori keahlian, kita kumpulkan dulu semua secara konkrit baru kita ambil langkah apa yang akan kita lakukan," ujarnya.
Negara Indonesia saat ini memang agak sensitif dengan TKA China yang masuk ke Tanah Air, pasalnya saat ini Indonesia masih belum pulih dari penyebaran pandemi covid 19, apalagi virus tersebut berasal dari Negeri China khususnya di Kota Wuhan. Tidak hanya itu, dengan kedatangan TKA China tentunya akan sangat mempengaruhi terhadap ketersediaan ruang pekerjaan untuk masyarakat asli Indonesia.
Kontributor: Wahid Ikhwan

Artikel Terkait