Thursday, November 19, 2020

Pejabat tinggi Afghanistan mencari dukungan Turki untuk negosiasi dengan Taliban

Negosiator perdamaian Afghanistan terkemuka Abdullah Abdullah pada Rabu berangkat ke Ankara untuk mengumpulkan dukungan Turki untuk negosiasi dengan Taliban dan membahas hubungan bilateral.


(Abdullah Abdullah/Daily Sabah)


Sebelum berangkat dari Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul, Abdullah mengatakan dalam serangkaian tweet bahwa ia akan bertemu dan bertukar pandangan dengan Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoglu, pemimpin agama dan pejabat lainnya tentang proses perdamaian, pembicaraan intra-Afghanistan di Doha , dukungan regional dan internasional untuk masalah perdamaian dan bilateral, seperti yang dilaporkan Anadolu Agency (AA).


Abdullah diapit oleh delegasi pejabat tingkat tinggi, kata kantornya, Dewan Tinggi untuk Rekonsiliasi Nasional, sehubungan dengan tur diplomasi antar-jemputnya ke negara-negara kawasan.


Sejak peluncuran pembicaraan intra-Afghanistan antara pemerintah Kabul dan Taliban di ibu kota Qatar, Doha, Abdullah telah mengunjungi Pakistan, India, Iran dan Uzbekistan untuk melobi perdamaian di negara yang dilanda perang itu. Negosiasi ditujukan untuk mengakhiri perang puluhan tahun di Afghanistan.


Berdasarkan kesepakatan itu, pasukan asing akan meninggalkan Afghanistan pada Mei 2021 dengan imbalan jaminan kontraterorisme dari Taliban, yang setuju untuk merundingkan gencatan senjata permanen dan formula pembagian kekuasaan dengan pemerintah Afghanistan. Gencatan senjata adalah prioritas utama bagi para pejabat Afghanistan dan diplomat barat yang memfasilitasi pembicaraan ini.


Namun, para analis yakin Taliban tidak akan menyetujui gencatan senjata yang komprehensif karena bentrokan dengan pasukan dan kekerasan Afghanistan memberi mereka pengaruh di meja perundingan.


Pada hari Rabu, kelima negara di Asia Tengah bersama dengan Uni Eropa menyerukan gencatan senjata segera di Afghanistan.


Para menteri luar negeri Kazakhstan, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan, wakil menteri luar negeri pertama Republik Kyrgyzstan, serta perwakilan tinggi UE, mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama bahwa gencatan senjata yang lengkap dan segera diperlukan untuk maju secara komprehensif. Proses rekonsiliasi intra-Afghanistan dan Afghanistan yang damai dan makmur yang bebas dari terorisme diperlukan untuk pembangunan seluruh wilayah.


Sumber : https://www.dailysabah.com/politics/diplomacy/top-afghan-official-seeks-turkeys-support-for-negotiations-with-taliban?gallery_image=undefined#big

Artikel Terkait