Minggu, 21 Februari 2021

4 TIPS MENG-UPGRADE JATI DIRI AGAR MENJADI PEMUDA YANG BERKUALITAS DI ERA MILENIAL

4 TIPS MENG-UPGRADE JATI DIRI AGAR MENJADI PEMUDA YANG BERKUALITAS DI ERA MILENIAL

Oleh Tantowi Yahya*


[wartanusantara.idDitengah kemajuan zaman, dimana dunia ini semakin bising dan sangat sibuk. Mencari jati diri dan mengembangkannya adalah suatu keharusan demi keberlangsungan hidup dimana kebanyakan orang selalu melihat orang lain dari sudut pandang popularitas terlebih dahulu. Mencari jati diri harus dilakukan dari dalam diri kita, mencari jati diri berarti seseorang itu sedang melangsungkan perjalanan yang sangat panjang karena hal tersebut merupakan keharusan yang di cari setiap orang. 
Ada pepatah yang mengatakan “mengenal diri sendiri adalah awal dari kearifan”, artinya dengan mengenal jati diri, kita dapat menentukan kebahagiaan apa yang ingin kita capai. Di bawah ini beberapa tips dari penulis  yang mungkin dapat dilakukan sebagai refleksi untuk mengembangkan jati diri dari para pembaca :

1. Mulai Mencari Potensi yang Kita Miliki


Mengapa mencari potensi itu penting ? karena potensi diri itu adalah bakat utama yang terpendam dalam diri seseorang, karena potensi diri adalah cara bagaimana kita bisa mengukur kekurangan dan kelebihan suatu bakat seseorang sampai mana arah dan tujuannya. Semakin dalam kita menggali potensi-potensi yang ada dalam diri kita, maka semakin dalam pula kita kenal pada diri kita sendiri, dengan mengenali diri kita sendiri maka kita akan mengetahui dimana minat serta bakat kita. Setidaknya kita bisa faham ada di posisi mana kita sekarang jika mengenal labih dalam diri kita sendiri.
Di masa yang serba canggih ini kita harusnya bersyukur karena lebih mudah menyalurkan bakat dan potensi kita untuk kebaikan. Apalagi didukung dengan teknologi yang serba canggih dan jaringan yang serba cepat sehingga lebih mendukung kita untuk mendapatkan informasi yang lebih cepat dan akurat.

2. Temukan Peluang Untuk Diam 


Diam di sini bukan berarti kita diam untuk bermalas-malasan, diam disini mengartikan bahwa tidak ada orang yang dapat menemukan jati dirinya tanpa memberi kesempatan bagi dirinya untuk diam. Dengan diamnya diri kita, kita bisa mendengar apa yang disampaikan oleh jiwa sekaligus evaluasi diri dengan tanpa adanya kebohongan. Ini adalah kesempatan bagi diri kita  untuk mendengar apa yang sebenarnya kita inginkan tanpa dipengaruhi oleh orang lain.

3. Tanyakan pendapat orang lain tentang kita


Tidak banyak orang yang bisa menerima tanggapan buruk dari orang lain terhadap dirinya sendiri, beda halnya apabila tanggapan itu dalam aspek yang positif, justru hal positif akan membuat hati senang bahkan dapat memperkuat pertemanan. Namun jangan salah, bagi orang yang berfikir positif tanggapan buruk akan menjadi kekuatan tersendiri bagi dirinya untuk memperbaiki jati dirinya, bahkan dia akan mencari orang yang sangat dia percayai untuk menyampaikan pendapat dengan jujur tentang dirinya. Tanyakanlah apa saja yang perlu diperbaiki dan hal apa dalam diri kita yang dapat dikembangkan agar labih baik lagi. 

Dalam tahapan ini sangatlah penting dalam proses pengembangkan jati diri yang sudah kita miliki. Kita juga bisa menjadikan orang-orang terdekat seperti keluarga dan sahabat untuk membantu kita melihat hal-hal apa saja yang bahkan kita sendiri tidak menyadarinya.

4. Bisa memahami masa lalu kita dengan baik


Dengan memahami diri kita di masa lalu berarti kita sudah bisa mencari dan mengembangkan jati diri kita. “Masa Lalu”, kata yang mungkin sering menghantui namun bisa juga memanjakan seseorang. Beranikan diri untuk mencoba mengeksplorasi masa lalu kita, dalam tahapan ini kita dapat menjadikan masa lalu sebagai batu pijakan agar dapat memahami bagaimana terbentuknya sosok diri kita seperti saat ini.

Berterimakasihlah pada masa lalu. Karenanya kita bisa lebih memahami apa yang harus kita hindari. Bersahabat dengan masalalu bisa menjadi cara untuk mengetahui sisi dari kita yang selama ini masih terikat trauma di masa lampau.

Dalam proses mengembangkan jati diri tidak akan selamanya berjalan dengan lancar. Perlu beberapa tahap bagi kita untuk mengenali siapa diri kita yang sebenarnya, mulai dari mencari potensi yang kita miliki hingga berdamai dengan masa lalu bahkan hingga bertanya kepada orang terdekat tentang fakta dari pandangan mereka terhadap diri kita yang bahkan diri kita sendiri tidak menyadarinya.

Setelah menemukan dan mengembangkan jati diri, kita bisa memaksimalkan apapun yang bisa kita lakukan. Tidak hanya untuk diri sendiri melainkan juga untuk bangsa dan negara bahkan dunia. 

Sumber Referensi :

Seminar Ekonomi Syariah "Menjadi Pembuda Milenial Bersama Ekonomi Syariah", pemateri “ Muhammad Eko Kurniawan, SE & Prayogo P.Harto, SE, Ak., MM, CA”

6 Tips untuk Mencari Jati Diri Anda. (n.d.). Retrieved February 21, 2021, from https://www.sehatq.com/artikel/tips-untuk-membantu-mencari-jati-diri-anda

Mengenal Jati Diri dengan Lebih Mendahulukan Perasaan Sendiri. (n.d.). Retrieved February 21, 2021, from https://www.bobobox.co.id/blog/mengenal-jati-diri/

*Penulis merupakan mahasiswa STEI SEBI Depok

Artikel Terkait