[wartanusantara.id] Bayraktar Akinci Combat Aerial Vehicle (UCAV) Turki pada hari Sabtu terbang ke ketinggian 30.000 kaki, bertahan di udara selama 13 jam dan 24 menit dengan total muatan 1.360 kilogram (2.998 pon).
Dikembangkan secara lokal oleh perusahaan pertahanan Baykar di bawah proyek yang dilakukan dengan kepemimpinan Kepresidenan Industri Pertahanan Turki, Bayraktar Akinci UCAV meningkatkan kemampuannya selangkah demi selangkah, kata sebuah pernyataan oleh perusahaan.
Dengan berat lepas landas 6 ton, drone tempur menunjukkan kinerja yang kuat dengan muatan mendekati beban penuh dan naik ke ketinggian 30.000 kaki.
Bayraktar Akinci UCAV pada 8 Juli memecahkan rekor ketinggian dalam sejarah penerbangan Turki dengan mendaki hingga 38.039 kaki dalam penerbangannya yang berlangsung selama 25 jam 46 menit.
Akinci, yang telah melakukan 874 serangan mendadak dalam penerbangan uji dan pelatihan sejauh ini, mencapai target dengan akurasi penuh dalam uji tembak pada 5 Juli dengan amunisi hulu ledak MAM-C, MAM-L, dan MAM-T, yang dikembangkan sendiri oleh produsen roket Turki, Roketsan.
Sumber : Anadolu Agency English
