Kamis, 07 Oktober 2021

Periodisasi Sejarah Hukum Islam

[wartanusantara.idPada dasarnya, sejarah merupakan penafsiran terhadap peristiwa zaman lampau yang dipelajari secara kronologis. Ulama berbeda-beda pendapat dalam menentukan periodisasi sejarah hukum Islam. Di antara mu’arikh hukum Islam yang menentukan periodisasi sejarah hukum Islam adalah Muhammad ‘Ali al-Sayyis, Muhammad Khudlari Byk, ‘Abd al-Wahhab Khallaf, Musthafa Sa’id al-Khinn, ‘Umar Sulaiman al-Asyqar, dan T.M. Hasbi al-Shiddiqi.


Muhammad ‘Ali al-Sayyis (t.th : 11) berpendapat bahwa periodisasi hukum Islam adalah sebagai berikut :

a. Hukum Islam zaman Rasul
b. Hukum Islam zaman Khulafa
c. Hukum Islam pasca Khulafa hingga awal abad II H.
d. Hukum Islam zaman awal abad II H. Hingga pertengahan abad IV H.
e. Hukum Islam zaman pertengan abad IV H. Hingga Bagdad hancur
f. Hukum Islam sejak zaman kehancuran Bagdad hingga kini


Menurut Muhammad Khudlari Byk, periodisasi sejarah hukum Islam sebagai berikut :

a. Hukum Islam zaman Rasul
b. Hukum Islam zaman Sahabat besar
c. Hukum Islam zaman sahabat kecil
d. Hukum Islam zaman fikih menjadi ilmu yang mandiri.
e. Hukum Islam zaman perdebatan untuk membela imam masing-masing
f. Hukum Islam zaman taklid

Pembagian yang lebih sederhana dikemukakan oleh  ‘Abd al-Wahhab Khallaf. Ia menetapkan bahwa periodisasi sejarah hukum Islam adalah sebagai berikut :

a. Hukum Islam zaman Rasul
b. Hukum Islam zaman Sahabat
c. Hukum Islam zaman imam pendiri mazhab
d. Hukum Islam zaman statis (jumud)

Musthafa Sa’id al-Khinn berpendapat bahwa periodisasi hukum Islam adalah sebagai berikut :

a. Hukum Islam zaman Rasul
b. Hukum Islam zaman Sahabat
c. Hukum Islam zaman tabi’in
d. Hukum Islam zaman taklid
e. Hukum Islam zaman sekarang

‘Umar Sulaiman al-Asyqar berpendapat bahwa periodisasi hukum Islam adalah sebagai berikut :

a. Hukum Islam zaman Rasul
b. Hukum Islam zaman Sahabat
c. Hukum Islam zaman tabi’in
d. Hukum Islam pendiri mazhab
e. Hukum Islam zaman statis
f. Hukum Islam zaman sekarang

Ulama Indonesia pun ada yang turut menjelaskan periodisasi sejarah hukum Islam, di antaranya T.M. Hasbi al-Shiddiqi. Guru Besar hukum Islam IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini memaparkan periodisasi sejarah hukum Islam  sebagai berikut :

a. Hukum Islam zaman pertumbuhan
b. Hukum Islam zaman sahabat dan tabi’in
c. Hukum Islam zaman kesempurnaan
d. Hukum Islam zaman kemunduran
e. Hukum Islam zaman kebangkitan

Subhi Mahmashshani, dosen Sistem Hukum Arab pada Universitas Amerika di Beirut dan dosen Fiqh Islam pada Fakultas Hukum di Beirut, menetapkan periodisasi hukum Islam sebagai berikut :

a. Hukum Islam zaman Nabi Saw
b. Hukum Islam zaman Khulafaur Rasyidun dan Umawiyun
c. Hukum Islam zaman keemasan Abasiah
d. Hukum Islam zaman kemunduran dan taklid
e. Hukum Islam zaman kebangkitan

Periodisasi yang lebih sederhana dikemukakan oleh Fathi Usman. Ia membagi periodisasi sejarah hukum Islam menjadi 3, yaitu :

a. Hukum Islam zaman Nabi Saw.
b. Hukum Islam zaman Khulafaur Rasyidin hingga penyusunan kitab-kitab Fiqh
c. Hukum Islam dari zaman penyusunan kitab-kitab fiqh hingga sekarang

Periodisasi sejarah hukum Islam yang telah dibuat oleh mua’rikhin masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Menurut saya (Jaih Mubarok), karena hukum Islam berhubungan dengan kekuasaan (politik), maka yang lebih mudah dipahami adalah periodisasi sejarah hukum Islam yang didasarkan pada kekuasaan politik. Oleh karena itu, periodisasi sejarah hukum Islam adalah sebagai berikut :

a. Hukum Islam zaman Rasul (610-632 M.)
b. Hukum Islam zaman Khulafa (632-661 M.)
c. Hukum Islam zaman Dinasti Umayah (661-750 M.)
d. Hukum Islam zaman Dinasti Abasiah (750-1258 M.)
e. Hukum Islam zaman tiga kerajaan besar : Kerajaan Turki Utsmani di Turki sejak Orhan (1326-1359 M.) hingga Bayazid II (1481-1512 M.); Dinasti Safawi di Persia sejak Ishaq Safiuddin (1252-1334 M.) hingga diganti oleh Dinasti Qajar (1925 M); Dinasti Mughal di India sejak Zahiruddin Babur (1482-1530 M.) hingga dikuasai Inggris (1857 M.)
f. Hukum Islam pasca penjajahan; negara-negara Islam berdiri sendiri berdasarkan negara kebangsaan atau nation states. Zaman ini dimulai kira-kira tahun 1924 hingga sekarang

Sumber : Sejarah dan Perkembangan Hukum Islam karya Jaih Mubarok

Artikel Terkait