WARTANUSANTARA.ID|TURKI-- Keberhasilan penerbangan perdananya jet tempur tanpa awak buatan Turki Bayraktar Kızılelma menarik perhatian semua pihak.
Majalah ternama di Amerika Serikat menyoroti drone Bayraktar Kızılelma. Seperti Newsweek memuatnya dengan judul "Pemasok UAV Ukraina Berhasil Menerbangkan Pesawat Tempur 'Supersonik' Tanpa Awak".
Newsweek menyatakan Bayraktar Kızılelma merupakan kemajuan yang jauh lebih penting daripada drone Bayraktar TB2 yang digunakan Ukraina untuk menangkis serangan Rusia.
Begitu pula majalah Forbes memuat beritanya dengan judul "Inilah Pesawat Militer (Bayraktar Kızılelma) yang Diharapkan Turki Lakukan Penerbangan Pertamanya pada 2023".
Forbes menggambarkan drone Bayraktar Kızılelma akan menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan, terutama mengingat kemampuan manuvernya yang agresif dan kemampuan sembunyi-sembunyi melawan radar.
Kızılelma dikembangkan untuk memiliki kemampuan mendarat dan lepas landas di kapal induk kelas ringan TCG Anadolu.
Bayraktar Kızılelma melakukan pertempuran udara-udara seperti pesawat tempur berawak dengan manuver agresif, tidak seperti kendaraan udara tak berawak, juga akan memberikan efektivitas terhadap target udara dengan amunisi udara-udara domestik. Dengan kemampuan tersebut, dia akan mengubah keseimbangan di medan perang. Ini akan memiliki efek pengganda pada pencegahan Turki.
Sumber diolah dari Anadolu Agency
.png)