Wednesday, October 14, 2020

Turki dalam Perang Armenia-Azerbaijan , Penjajah atau Pahlawan?

Perlu dipahami bahwa keterlibatan Turki di perang Nagorno-Karabakh dalam konteks aliansi mereka dengan Azerbaijan.

Keterlibatan Turki di sana karena permintaan Azerbaijan mengingat militer Azerbaijan tidak mampu mengalahkan Militer Armenia yang disupport Rusia, Iran, Suriah.


Kelemahan militer Azerbaijan inilah yang selama ini membuat Armenia mampu memperlakukan Azerbaijan semena mena khususnya di Artsakh, Nagorno-Karabakh.
Turki masuk dan membantu Azerbaijan dari serangan Armenia. Erdogan pada dasarnya tidak mau menambah konflik dengan negara manapun. Karena kebijakan luar negeri Turki berdiri diatas platform damai dan berdaulat. Bukan sebagai ekspansionis.
PM Armenia Nikol Pashinyan menuduh Turki sebagai negara teror karena membantu Azerbaijan mengalahkan Armenia. Apakah ini masuk akal?
Armenia yang selama ini menjajah Artsakh Nagorno-Karabakh dengan membunuh banyak warga sipil dan dibantu oleh Rusia, Iran dan Suriah menuduh Turki melanggar HAM?
Armenia yang sejak tahun 1990 berlaku sewenang wenang terhadap warga Nagorno-Karabakh. membunuh, meneror, membantai danseterusnya lalu menuduh Turki negara teror?
Hanya karena keterlibatan Turki yang membuat Armenia saat ini kalah perang dan rugi 3000 orang tentara mereka plus 7M dolar nilai alutsista mereka hancur dibom Turki. Lalu mereka menuduh Turki jadi teroris dalam satu malam?
Nikol Pashinyan lupa bahwa tentara mereka sudah lama melakukan pelanggaran HAM dan mereka terus menjajah Nagorno-Karabakh yang secara hukum internasional penjajahan itu adalah ilegal.
Mereka tidak menghiraukan resolusi PBB menyatakan bahwa penjajahan mereka adalah ilegal. Dan mereka terus bekerjasama dengan Rusia, Iran, Suriah dalam melanggengkan kebiadaban mereka?
Bahkan Armenia juga terlibat mengirimkan pasukan bayaran ke Suriah untuk membantu Bashar al Assad memerangi mujahidin Suriah. Lalu siapa yang teroris?
Armenia juga terlibat dalam membantu Iran memerangi kelompok kelompok sunni yang menginginkan kemerdekaan dan kedaulatan di Suriah dan Irak. Siapa yang teroris?
Hanya karena kesewenang wenangan mereka tidak bisa leluasa berlanjut di Nagorno-Karabakh akibat turun tangannya Turki dan mereka saat ini menderita kekalahan perang lalu teriakin orang lain teroris?
Nagorno-Karabakh adalah wilayah Azerbaijan yang sah dan zona itu harusnya netral mengingat masih ada sengketa di meja PBB. Tapi Armenia tetap saja menjajah dan melakukan pelanggaran HAM disana.
Sejak Armenia menjajah Nagorno-Karabakh, mereka belum pernah mengalami kekalahan sepahit ini, hari ini mereka mengibarkan bendera putih lalu lalu teriakan teriakan Turki teroris?
Pada dasarnya, Turki tidak punya banyak kepentingan di Azerbaijan. Perang dengan Armenia bukanlah perang yang seimbang dan memang bukan level Turki terlibat di sana.
Makanya Turki hanya membantu mengirimkan alutsista juga sebagian tentara dan hanya beberapa penasehat militer. Bagi Turki, Armenia tidak harus diseriusi seperti masalah di laut mediterania dimana Turki berhadapan dengan negara kuat semacam Perancis.
Di Nagorno-Karabakh, sikap Turki sama dengan di Idlib Suriah. Menjaga warga sipil dan membantu menegakkan kedaulatan bagi sebuah negara seperti Azerbaijan yang wilayah mereka diakui PBB tapi selama ini di dholimi oleh Armenia dengan bantuan Rusia, Iran dan Suriah.
Tengku Zulkifli Usman.
Pengamat Politik Dunia Islam Internasional.

Turki dalam Perang Armenia-Azerbaijan , Penjajah atau Pahlawan? *** Perlu dipahami bahwa keterlibatan Turki di perang...

Dikirim oleh Tengku Zulkifli Usman pada Selasa, 13 Oktober 2020

Artikel Terkait