Panglima Perang Pemberontak Libya Khalifa Haftar Mengancam Turki Dengan Perang

 [ wartanusantara.id ] Beberapa waktu yang lalu Parlemen Turki menyetujui mosi yang menyerukan perpanjangan penempatan pasukan di Libya selama 18 bulan ke depan.


"Ada ancaman dari Libya terhadap Turki dan seluruh kawasan, dan jika serangan berlanjut lagi, kepentingan Turki di cekungan Mediterania dan Afrika Utara akan terpengaruh," kata mosi tersebut, seperti dilansir dari laman Anadolu Agency (23/12).


(Khalifa Haftar/ sumber : SE)


Keputusan Parlemen Turki tersebut ditanggapi secara serius oleh Panglima Perang Pemberontak LNA Khalifa Haftar. Khalifa Haftar membuat ancaman, ia menyebut Turki sebagai "musuh yang menjajah" yang memiliki "salah satu dari dua pilihan: pergi dengan damai atau diusir dengan kekerasan".


Turki merespon dengan keras terhadap Khalifa Haftar, panglima perang itu akan menghadapi "konsekuensi berat" dan pasukannya, termasuk milisi dan tentara bayaran, akan menjadi sasaran yang sah jika pasukan dan kepentingan Turki terancam.


Seperti yang dilaporkan oleh TRT World, Panglima Perang Pemberontak Libya telah mempersiapkan uang tunai, tentara bayaran asing, dan peralatan senjata. Ia telah memerintahkan milisinya untuk mempersiapkan perang dengan Turki


Sumber : Anadolu Agency dan TRT World


Untuk lebih memahami konflik di Libya, silahkan baca Kenapa Haftar Memberontak & Solusi Akhir Konflik Libya

0/Post a Comment/Comments