PERSONAL BRANDING PEREMPUAN
Oleh Wulan Purnama*
[wartanusantara.id] Tak bisa dipungkiri bahwa setiap orang memiliki personal branding atau citra diri yang akan memberikan kesan tersendiri untuk oranglain. Apalagi di zaman yang seperti sekarang, personal branding seseorang bisa jadi sorotan lingkungan sekitar baik itu di dunia nyata maupun dunia maya. Namun, ada pula yang tidak menyadari bahwa membentuk personal branding itu sangat erat kaitannya dengan pandangan oranglain terhadap diri kita.
Mengutip Forbes, Jeff Bezos yang merupakan pendiri Amazon pernah mengatakan bahwa 'brand' adalah hal-hal yang dikatakan oleh orang-orang tentang diri kita ketika kita sedang tidak ada di sana. Terminologi 'branding' yang dulunya digunakan sebagai istilah dalam bisnis, kini juga banyak digunakan untuk menggambarkan citra diri dalam dunia karier maupun sosial.
Kalau sebuah perusahaan bisa sukses dalam urusan branding, kita pun jangan lupa kalau kita juga sebuah ‘produk’ yang perlu dibangun, dibina dan dikembangkan! Kalau sebuah perusahaan butuh konsultan untuk membangun branding, tidak demikian halnya dengan kita, tahu nggak kalau personal branding bisa dikelola sendiri!
Apalagi sebagai seorang Perempuan yang menjadi pusat kehidupan, maka membangun citra, akhlak atau perilaku yang baik adalah suatu hal yang perlu diperhatikan dan disadari.
Lalu bagaimana caranya kita membangun personal branding Perempuan ? Dan kenapa kita harus membahas personal branding Perempuan ?
Jadi yang perlu disadari bahwasannya menurut Rasulullah “Perempuan adalah sumber fitnah terbesar didunia” Maka jangan sampai hal itu terjadi. Personal branding Perempuan pun harus dibahas karena hari ini banyak sekali hal-hal yang harus perempuan hadapi mulai dari permasalahan sosial, pemikiran, maupun hal-hal yang berhubungan dengan lawan jenis.
Bagaimana menghadapi permasalahan yang berhubungan dengan lawan jenis ?
Dengan mengubah diri kita sendiri, karena kotika kita mendcapatkan perlaku yang tidak kita sukni dari lawan jenis, sebenarnya yang harus di evaluasi pertama adalah diri kita sendiri. Dalam artian dia tetap salah, tapi kita tidak akan bisa merubah sifat dia. Karena salah satu yang bisa kita ubaw hanya diri kita sendiri, jadi ikhtiarnya adalah dengan kita merubah diri kita sendiri, harapannya akan jadi persikan untuk diri kita kedepannya atau ikhtiarnya dengan kita merubah diri kita sendiri, maka oranglain juga akan ikut berubah.
Ketika kita ingin membangun personal branding, ada 3 hal yang harus kita perhatikan :
1. Akhlak
2. Skill
3. Nilai
Tiga hal ini sudah Allah atur sebaik-baiknya dan sudah peraturan dari Allah untuk kita aalankan.
Akhlak seorang Muslimah :
1. Ramah dan penyayang
Sebagai searing Perempuan yang menjadi Pusat kehidupan sosial maka sifat dan karatkter ramah dan penyayang itu harus ada dalam diri kita karena Untuk mendapatkan kebahagiaan dalam hidup, kuncinya bukan hanya terletak pada diri sendiri, melainkan juga bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain dan membangun hubungan berlandaskan perasaan kasih sayang. Dan ketika kita punya rasa peduli dan kasih sayang kepada orang lain, kita akan merasa lebih baik. Kita sering berpikir kita ingin sekali disayangi, tapi sebenarnya yang membuat diri kita bahagia adalah perasaan sayang di dalam diri, perasaan inilah yang membuat kita menyayangi orang lain, melakukan hal-hal penuh kasih sayang kepada orang lain," kata psikolog klinis, Lisa Firestone.
2. Kemampuan manajemen hidup
Karena yang namanya seorang muslim itu 4 dari 5 rukun islam membahas tentang waktu, jadi sebagai serrang Perempuan muslim kita harus pandai dalam manajemen waktu. Bagaimana caranya ? Cara sederhananya adalah dengan melaksanakan shalat tepat waktu, karena Umar Bin Khattab betrakta “ Kalau kalian melihat orang yang lalai dalam shalat, maka demi Allah amalan lainnya akan lebih ia lalaikan”.
3. Harus punya rasa malu dan mau menjaga kehormatan dan harga dirinya.
Seperti Role model kita siti maryam yang tiba-tiba dihampiri Oleh malaikat jibril yang menjelma sebagai manusia untuk menguji rasa malu dan penjagaan dirinya. Maka, sebagai Perempuan muslim kita jdiharuskan untuk memjaga kehormatan diri dari lawan jenis dan harus punya rasa malu.
Skill seorang Muslimah :
Skill adalah hal-hal yang membedakan diri kita dengan yang lainnya, hal-hal yang harus kita dalami dan yang harus kita tekuni. Karena seharusnya seorang muslimah adalah yang paling dekat dengan ilmu pengetahuan dengan wahyu pertama yaitu “Iqra” maka Al-quran menjadi teknologi yang paling canggih. Tinggal bagaimana caranya kita menebar kebaikan dan menjadi al-quran sebagai sumber ilmu pertama dalam kehidupan kita sehari-hari. Hal inilah yang dilakukan Oleh ilmua-ilmuan pada zaman golden age yang dilakukan ibnu sina, al-khawarizmi, al-jabbar, dan lainnya yang harus kita ulik, agar kita memiliki skill yang bermanfaat untuk banyak orang.
Inilah yang menjadi branding kita, mau skill di bidang apa ? Bisa juga kita lihat role model kita shahabiyah-shahabiyah, kalau dibidang enterpreneurship bisa lihat khadijah, pendidikan (Aisyah), militer (Musabah binti kaba), dan lain sebagainya.
Nilai Seorang Muslimah :
Nilai selalu dikaitkan dengan skill karena skill gak bisa berdiri sendiri, tapi harus dibarengi dengan nilai. Pun juga skill dan nilai yang kita miliki harus diluruskan lagi niat dan alasannya. Sebabnya apa ? Kembalikan lagi, sebabnya karena untuk ibadah pada Allah, dan nilainya harus jelas misalnya memberikan manfaat untuk banyak orang dan agar kita menjadi sebaik-baiknya manusia yang paling bermanfaat untuk banyak orang.
Allah telah mengatur 3 hal ini ( Akhlak, Skill dan Nilai ) agar kita bisa menjadi sebaik-baiknya perhiasan didunia.
Sumber :
https://anchor.fm/cintalewatcerita/episodes/Personal-Branding-Perempuan-e4p79n
https://kumparan.com/kumparanwoman/pentingnya-membangun-personal-branding-untuk-peningkatan-karier-1sMkfnSBGBh
https://lifestyle.kompas.com/read/2014/06/30/1206054/Jangan.Mengaku.Penyayang.kalau.Tak.Miliki.8.Hal.Ini?page=all
*Penulis merupakan mahasiswa STEI SEBI
Keterangan : konten artikel tanggung jawab di luar redaksi
