[wartanusantara.id] Dikutip dari Daily Sabah, wakil menteri luar negeri Imarah Islam Afganistan mengatakan Taliban bersedia mengembangkan hubungan yang kuat dengan Turki
Berbicara pada konferensi pers pertamanya di Kementerian Luar Negeri di ibu kota Kabul, Amir Khan Muttaqi mengatakan Taliban juga ingin menjalin hubungan baik dengan negara lain.
(Amir Khan Muttaqi/Foto EPA via DS)
Memperhatikan bahwa mereka berhubungan dengan pihak berwenang Turki, Muttaqi mengatakan mereka mengharapkan Turki untuk mendukung rakyat Afghanistan dan membantu pekerjaan infrastruktur negara itu, terutama pembangunan kembali Bandara Internasional Kabul Hamid Karzai.
Mengacu pada pertemuan di Jenewa tentang situasi kemanusiaan di Afghanistan, Muttaqi mengatakan dia menghargai janji sumbangan lebih dari $1,2 miliar ke Afghanistan pada konferensi tersebut.
Dia menekankan bahwa Taliban akan bekerja sama dengan negara-negara donor dan bantuan ini akan didistribusikan secara transparan.
Dia juga meminta Bank Pembangunan Asia dan Bank Pembangunan Islam untuk membantu pembangunan Afghanistan. Dia mencatat bahwa pemblokiran uang Afghanistan oleh AS adalah tindakan kebrutalan dan menambahkan bahwa masalah kemanusiaan tidak boleh dicampur dengan politik.
Muttaqi mengatakan Taliban akan meningkatkan peluang investasi di Afghanistan untuk memperbaiki situasi ekonomi negara itu.
Awal pekan ini, juru bicara Taliban Suhail Shaheen juga mengatakan bahwa mereka ingin bekerja sama dengan Turki.
Bulan lalu, Taliban mengatakan mereka telah meminta semua negara, terutama Turki, untuk membantu negara Afghanistan.
Pemerintah Turki telah mengambil pendekatan pragmatis terhadap peristiwa baru-baru ini di Afghanistan. Menggarisbawahi bahwa realitas baru telah muncul di Afghanistan, Ankara mengatakan akan bergerak maju sesuai dengan itu sambil menjaga komunikasi dengan semua aktor terkait tetap terbuka.
Turki telah mengadakan pembicaraan rutin dengan Taliban di Kabul, di mana ia masih memiliki kehadiran diplomatik, tentang kondisi di mana ia dapat membantu mengoperasikan bandara di ibukota Afghanistan.
Presiden Recep Tayyip ErdoÄŸan menyambut baik pernyataan moderat yang dibuat oleh pejabat Taliban dan mengumumkan bahwa Turki siap bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan perdamaian dan stabilitas.
Menanggapi pengumuman pemerintah sementara, Erdogan mengatakan Turki akan mengikuti perkembangan di Afghanistan.
Dalam komentar pertamanya tentang penunjukan Mullah Mohammad Hassan Akhund sebagai pemimpin Taliban pada Selasa, Erdogan mengatakan dia tidak tahu berapa lama susunan pemerintahan sementara baru saat ini akan bertahan.
Sumber : Daily Sabah
