Sultan Tugrul Bek Sang Penyelamat Kekhalifahan Abbasiyah yang Hampir Runtuh


WARTANUSANTARA.ID--
 Kekhilafahan Bani Abbasiyah dari waktu ke waktu, khususnya periode kedua- ketiga mengalami kelemahan. Pada saat itu Khalifah hanya sebagai simbol, dan kekuasaan sebenarnya dipegang oleh dinasti lain. Seperti periode ketiga ini pemerintahan Abbasiyah di bawah dominasi keluarga Buwaihiyah yang beraliran Syiah.

Kekhalifahan bani Abbasiyyah berada di ambang keruntuhan. Lantaran Abbasiyyah berada di bawah dominasi orang-orang Buwaih di Iran dan Irak, serta dominasi orang-orang Ubaidiyah (Kerajaan Fathimiyah/Syiah) di Mesir dan Syam.

Sultan Dinasti Saljuk, Tughrul Bek memberikan pertolongan memberikan pertolongan kepada kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad dan mendukung mazhabnya yang Sunni. Tughrul Bek mampu meruntuhkan Dinasti Buwaih di Baghdad pada tahun 447 H.

Sultan Tughrul Bek mampu memberantas berbagai macam fitnah, menurunkan orang-orang yang mencela para sahabat Nabi dari pintu-pintu masjid, serta membunuh guru besar Syiah Rafidhah.

Khalifah Abbasiyah Al-Qaim Biamrillah menyambut baik ketika Sultan Tughrul Bek memasuki ibu kota daulah Abbasiyah. Khalifah memberikan gelar kepadanya Sultan Rukn Ad-Dien Tughrul Bek (Pilar Agama).

Menurut Ali Muhammad Ash-Shallabi, kerajaan Dinasti Turki Saljuk berperan penting dalam menunda keruntuhan kekhalifahan Abbasiyyah sekitar dua abad.

Sumber diolah dari buku Sejarah Daulah Utsmaniyah karya Ali Muhammad Ash-Shallabi

0/Post a Comment/Comments