Ditulis oleh Rusydah Salsabila
Mahasiswi STEI SEBI Depok
WARTANUSANTARA.ID|EKONOMI-- Pemahaman masyarakat Indonesia mengenai keuangan syariah masih begitu rendah. Kenyataan ini berbalik dengan keadaan Indonesia yang populasi muslimnya banyak. Literasi keuangan syariah masih tertinggal jauh dengan literasi keuangan konvensional meskipun mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Namun peningkatan tersebut masih terbilang rendah dibandingkan dengan literasi keuangan konvensional yang dimana angka kenaikannya cukup signifikan. Masyarakat Indonesia sudah terbiasa menggunakan sistem konvensional sehingga untuk pindah ke ekonomi syariah membutuhkan waktu yang cukup lama. Keterlibatan semua pihak dibutuhkan dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di negeri Indonesia ini.
Pentingnya literasi keuangan syariah dilihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relative stabil dalam kurun waktu 10 tahun ini serta turunnya angka kemiskinan di negeri ini. Sehingga pemerintah harus membuat progam pembangunan literasi keuangan syariah. Tujuan dari progam pembangunan literasi keuangan syariah adalah untuk meningkatkan dan mempeluas pengetahuan mengenai keuangan syariah. Diharapkan Literasi Keuangan syariah bukan hanya meningkatkan dan memperluas pengetahuan masyarakat, tetapi juga mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola keuangan serta cerdas dalam memilah investasi yang halal.
Dalam upaya membangun literasi keuangan syariah di Indonesia dibutuhkan sinergi dan kerjasama yang baik antara masyarakat dan pegiat ekonomi syariah. Para pegiat yang harus terlibat aktif dalam membangun literasi keuangan Syariah di Indonesia antara lain:
1. Akademisi, Ahli ekonomi islam serta perguruan tinggi
2. Otoritas Jasa Keuangan
3. Para Ulama serta Ormas Islam
4. Industri Keuangan Syariah
5. Lembaga Jasa Keuangan
Dengan terlibat nya para pegiat di atas dalam mengedukasi masyarakat diharapkan masyarakat akan paham terkait dengan literasi ekonomi syariah. Ketika masyarakat sudah paham dengan ekonomi syariah maka perekonomian syariah juga akan meningkat.
Sumber
https://www.kompasiana.com/audyna/61ae760606310e0ef8249963/rendahnya-literasi-keuangan-syariah-di-kalangan-masyarakat
https://www.kompas.id/baca/ekonomi/2022/04/20/baru-9-dari-100-orang-indonesia-yang-memahami-instrumen-ekonomi-keuangan-syariah
https://www.gurusiana.id/read/kumalawati88/article/mengapa-minat-masyarakat-rendah-terhadap-perbankan-syariah-1702207
.png)