WARTANUSANTARA.ID|PEMILU-- Partai besutan Surya Paloh menuai hasilnya karena dukung Anies Baswedan sebagai Bacapres lebih awal. Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Partai Nasdem meningkat dari 4,3 persen menjadi 7,3 persen.
Dilansir dari laman Kompas, kenaikan tingkat keterpilihan Partai Nasdem merupakan efek ekor jas yang didapat setelah deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden.
"Nasdem mendapat efek ekor jas Anies sehingga mengalami lompatan elektabilitas menjadi 7,3 persen dari 4,3 persen pada survei periodik Kompas Oktober 2022," tulis tim Litbang Kompas.
"Langkah Nasdem yang bergeming dalam pencalonan Anies Baswedan sebagai bakal capres Pemilu 2024 tampaknya cukup berhasil mengonsolidasi simpatisan Anies yang selama ini tersebar di sejumlah parpol," lanjutnya.
Dalam survei Litbang Kompas tersebut menunjukkan elektabilitas Partai Demokrat dan PKS yang mendukung Anies belakangan mengalami penurunan. Demokrat turun menjadi 8,7 persen dari 14 persen, sedangkan PKS jadi 4,8 persen dari 6,3 persen.
Berikut lengkapnya hasil survei Litbang Kompas Januari 2023 :
1. PDI-P: 22,9 persen
2. Partai Gerindra: 14,3 persen
3. Partai Golkar: 9 persen
4. Partai Demokrat: 8,7 persen
5. Partai Nasdem: 7,3 persen
6. PKB: 6,1 persen
7. PKS: 4,8 persen
8. Perindo: 4,1 persen
9. PPP: 2,3 persen
10. PAN: 1,6 persen
