Sejarah G20 dan Manfaatnya Untuk Indonesia


Ditulis oleh Rafi Irsyad
Mahasiswa STEI SEBI Depok

WARTANUSANTARA.ID|OPINI-- Masyarakat Indonesia telah sering mendengar berita tentang G20 atau Indonesia menjabat sebagai Presiden G20. Namun secara khusus apa dampak G20 bagi masyarakat Indonesia dan negara lain?

Mengutip dari situs yang ada di Kementrian Keuagan dan Bank Indonesia, G20 merupakan forum kerja sama global yang mencakup 19 negara utama yang berbatasan dengan Uni Eropa (UE) dan memiliki gradasi dari negara berkembang ke negara maju. Menurut daftar singkat, ada 20 negara :Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Prancis, Rusia, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Tidak ada kursi atau pemimpin tetap G20. Selama setahun, tugas kepresidenan dilakukan secara bergilir. Kepresidenan G20 saat ini, Presiden sebelumnya, dan calon Presidensi mendatang bekerja sama sebagai segitiga (Troika) pemerintahan untuk menjaga kesinambungan. Troika 2022 terdiri dari Indonesia, Italia, dan india. G20 awalnya hanya terdiri dari Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan. Namun mulai tahun 2008, G20 telah berkoordinir dengan Kepala Negara di KTT untuk ikut serta hadir, dan pada tahun 2010 mengadakan perencanaan di bidang konstruksi. Sejak saat itu, G20 dipusatkan di sekitar Jalur Keuangan dan Jalur Sherpa. Sherpa dari bahasa resmi Nepal dan menjelaskan bagaimana Sherpa G20 membuka jalan KTT.

Lalu apa saja peran G20 

1. Penanganan Krisis Keuangan Global 2008. G20 telah secara efektif membantu dunia kembali ke tingkat pertumbuhan dan memajukan reformasi keuangan.

2. Kebijakan Pajak. G20 telah meminta informasi tentang pajak dari OECD. Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) pertama kali diperkenalkan oleh OECD pada tahun 2012, setelah itu menyetujuinya pada tahun 2015. Melalui BEPS, 139 negara dan sistem hukum bekerja sama saat ini untuk menghapuskan penghindaran pajak.

3. Kontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19. Inisiatif G20 di bidang penanganan pandemi mencakup penangguhan pembayaran utang luar negeri, Injeksi penanganan Covid-19 sekitar USD $5 triliun (Deklarasi Riyadh), pengurangan bea dan pajak impor, pembatasan bea untuk vaksin.

4. Isu Lainnya. G20 aktif dalam isu-isu internasional lainnya termasuk perdagangan, imigrasi, dan bangunan. Pada tahun 2016, seperangkat prinsip komprehensif mengenai investasi internasional disajikan.

Lalu apa saja maanfaat G20 untuk Indonesia? Berikut menurut kutipan dari Kompas.com telah merangkum beberapa dampak KKT G20 yang telah usai dilaksanakan pada 15-16 November 2022:

1. Manfaat Dari Segi Ekonomi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan ada beberapa dampak yang besar bagi Indonesia saat menjadi presiden G20. Dari sisi ekonomi, Presidensi G20 disebut mampu mendongkrak konsumsi domestik menjadi Rp 1,7 triliun, pertumbuhan PDB nasional menjadi Rp 7,4 triliun, pelibatan UMKM, dan penyerapan tenaga kerja hampir 33 miliar di berbagai sektor. Namun demikian, dampak KTT G20 terhadap perekonomian bisa mencapai 1,5 hingga 2 kali lebih besar dibandingkan Pertemuan Tahunan IMF-WBG Bali pada tahun 2018.

2. Manfaat Dari Segi Pariwisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan KTT G20 bermanfaat bagi sektor pariwisat Indonesia. KTT G20 ini dapat berkontribusi terhadap proyeksi peningkatan wisatawan mancanegara hingga 1,8juta-3,6juta dengan 600ribu-700ribu lapangan kerja baru di sektor kuliner, fashion, dan kriya. Tak hanya itu, agenda G20 di Indonesia yang menyasar UMKM juga berpotensi membahayakan hampir 33.000 tenaga kerja.

3. Manfaat Bagi Masyarakat Lokal. Staf Ahli Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Kemaritiman Kemenko PMK Nyoman Shuida menyatakan penyelenggaraan Rangkaian KTT G20 akan berdampak positif yang signifikan bagi Indonesia, khususnya masyarakat Bali. “Setiap KTT G20 telah mengidupkan industri perhotelan Bali yang sebelumnya menurun selama pandemi Covid-19. Menurut industri perhotelan, akan banyak tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengelola seluruh KTT KTT G20 di Bali pada bulan November 2022 ". Namun, tingkat hunian kamar hotel di Bali disebut-sebut meningkat sejak Pandemi 2021. Ini merupakan kabar gembira bagi tenaga kerja pariwisata yang kini sudah menembus angka 80 persen.

Itulah beberapa manfaat rangkaian KTT G20 Indonesia yang telah usai  dilaksanakan di Bali pada tanggal 15-16 November 2022 semoga artikel ini bermanfaat.

Sumber :

Hardiantoro, Alinda. 2022. Digelar Besok, Ini 5 Manfaat G20 bagi Indonesia. Kompas.com. [Online] November 14, 2022. [Cited: Februari 11, 2023.] https://www.kompas.com/tren/read/2022/11/14/160500865/digelar-besok-ini-5-manfaat-g20-bagi-indonesia?page=all#:~:text=Dari%20sisi%20ekonomi%2C%20Presidensi%20G20,33%20ribu%20di%20berbagai%20sektor..

Indah, Retno Nur. 2022. Sejarah Pendirian G20. Kementrian Keuangan Republik Indonesia. [Online] November 2022. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-singkawang/baca-artikel/14747/Apa-itu-G20-dan-Manfaatnya-untuk-Indonesia.html.

Indonesia, Bank. 2022. Bank Indonesia. Presidensi G20 Indonesia 2022. [Online] November 2022. [Cited: Februari 11, 2023.] https://www.bi.go.id/id/g20/default.aspx#manfaat.

2022. Mengenal G20 dan Indonesia Menjabat Presidensi G20 Tahun 2022. Konsulat Jendral Republik Indonesia Di Guangzhou, Republik Rakyat Tiongkok. [Online] Maret 23, 2022. [Cited: Februari 11, 2023.] https://kemlu.go.id/guangzhou/id/news/18078/getting-to-know-the-g20-and-indonesia-hold-the-g20-presidency-in-2022.

0/Post a Comment/Comments