(Tim kecil Koalisi Perubahan/Foto : Detik)
WARTANUSANTARA.ID|PEMILU-- Mantan Wakil Presidin Jusuf Kalla (JK) mengaku telah memberikan masukan cawapres ke Anies. Berikut ini adalah berita respon 3 partai Koalisi Perubahan :
PKS: Usulan JK Tanda Beliau Ingin Anies Menang Pilpres
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik usulan bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) soal cawapres yang berasal dari Jawa Timur untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan usulan JK menunjukkan bahwa beliau ingin Anies menang Pilpres. Mardani mengatakan JK adalah sosok yang selalu diperlukan dalam kontestasi Pilpres, seperti saat mendampingi SBY dan Jokowi. Mardani menambahkan hubungan Anies dengan JK sudah terjalin baik sejak dulu, sehingga saran dan masukan dari JK layak didengarkan. Namun, Mardani menegaskan keputusan soal cawapres tetap berada di tangan Anies dan partai pengusung¹.
Demokrat: Sudah di Tangan Anies, Koalisi Tak Akan Lagi Pertanyakan Soal Cawapres
Partai Demokrat mengatakan tiga partai politik pengusung Anies Baswedan sebagai capres tak akan lagi mempertanyakan figur cawapres. Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief mengatakan Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan PKS sudah menyerahkan keputusan itu pada Anies. Hal itu tertulis dalam nota kesepakatan yang bakal disampaikan tim kecil Koalisi Perubahan. Andi menyatakan ketiga parpol hanya bisa menunggu kapan Anies memilih momentum yang tepat untuk mengumumkan pendampingnya².
NasDem: Parpol Pendukung Tidak Akan Titip Nama
Partai NasDem menjadi partai pertama yang mendeklarasikan dukungannya kepada Anies Baswedan untuk maju pada Pilpres 2024. Mereka sejak awal menegaskan menyerahkan urusan cawapres kepada mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan parpol pendukung tidak akan menitipkan nama cawapres kepada Anies. Johnny mengatakan Anies memiliki hak prerogatif untuk memilih cawapres yang sesuai dengan visi dan misinya. Johnny juga mengatakan NasDem tidak akan memaksakan nama-nama yang pernah disebut-sebut sebagai cawapres potensial, seperti Khofifah Indar Parawansa atau Ganjar Pranowo³.
Sumber :
1. Tempo
2. Kompas
3. Tempo
