WARTANUSANTARA.ID|TURKIYE-- Pengiriman pertama Proyek Marine Assault Vehicle (MAV), yang akan memenuhi kebutuhan Komando Angkatan Laut Turki, berlangsung pada hari Sabtu.
MAV adalah kendaraan amfibi teknologi terbaru yang dirancang oleh FNSS Defence Systems untuk memenuhi persyaratan operasional amfibi.
Sebanyak 27 kendaraan diperkirakan akan digunakan sebagai bagian dari proyek ini. Dari jumlah tersebut, 23 personel, dua komando, dan dua kendaraan penyelamat.
Selama fase pendaratan pantai dari operasi amfibi, kendaraan ini diluncurkan dari dok pendaratan helikopter dan dapat dengan cepat menempuh jarak antara kapal dan pantai, memungkinkan unit marinir mendarat di bawah perlindungan lapis baja.
Kendaraan serbu amfibi lapis baja dituntut untuk menunjukkan kinerja yang unggul baik di laut maupun di darat sebagai kendaraan dual-nature, sesuai dengan uraian tugasnya. Sangat sedikit negara di dunia yang memiliki kendaraan seperti itu dalam inventaris mereka. Di NATO dan sekutunya, hanya ada satu perusahaan selain FNSS yang membuat kendaraan di kelas ini.
FNSS juga terlibat dalam negosiasi berorientasi ekspor dengan banyak negara yang tertarik dengan MAV. Sebagai bagian dari kegiatan promosi dan pemasaran, MAV pertama kali dipamerkan di luar negeri pada ajang Indo Defence Expo & Forum 2022 Fair di Indonesia November lalu.
Sumber : Anadolu Agency