WARTANUSANTARA.ID|OPINI-- Sah, akhirnya pilpres Turki diputuskan dilaksanakan pada 14 Mei 2023.
6 + 1 partai akan mengeroyok Erdogan dari aliansi oposisi. 6 +1 Partai ini dipimpin partai oposisi utama CHP, dan disupport oleh partai partai sekuler juga oleh 2 partai mantan sahabat Erdogan: Partai Gelecek dan DEVA.
Sedangkan aliansi Erdogan akan dihuni oleh 2 Partai, AKP dan MHP. Ada kemungkinan partai Refahnya Erbakan juga akan bergabung ke koalisi Erdogan.
Pemilihan tanggal 14 Mei sendiri sangat bersejarah, karena pemilu ini mengingatkan Turki akan sejarah mereka di tahun 1950.
14 Mei 1950 adalah tanggal dimana partai Demokrat pimpinan Adnan Menderes memenangkan pemilu pertama dengan mengalahkan partai Attaturk CHP sekaligus mengakhiri dominasi 20 tahun kekuasaan CHP kala itu.
Hasil hasil jajak pendapat mengatakan, bahwa pilires Turki kali ini akan berjalan sangat ketat dan panas.
Capres CHP Kemal Kilichdaroglu akan disupport oleh dua walikota besar Turki: Istanbul dan Ankara. Jika tidak ada perubahan situasi, maka walikota Istanbul dan walikota Ankara akan menjadi tim sukses utama aliansi oposisi untuk melawan Erdogan.
Dalam banyak hasil survei, Erdogan masih memimpin perolehan suara. Erdogan masih menang survei walaupun dikeroyok 7 partai sekaligus.
Walaupun begitu, dalam pandangan saya, kali ini Erdogan akan sangat berdarah darah jika menang pilpres. Alias tidak akan mudah pilpres kali ini dimenangkan Erdogan.
Pemilu kali ini akan sangat berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Selain ini adalah pilpres terakhir yang bisa diikuti Erdogan. Kondisi geopolitik dunia juga sedang menginginkan Erdogan kalah pilpres.
Walaupun secara internal, Erdogan masih unggul dalam semua polling polling. Tapi kali ini Erdogan akan sangat keras ditantang untuk memenangkan kembali pemilu.
Erdogan sampai saat ini masih yang terbaik, semoga yang terbaik terus bisa menang untuk rakyat Turki.
Foto: Erdogan meneken keputusan tanggal penetapan pemilu Turki tahun ini.
Tengku Zulkifli Usman ✓
Sumber : FB
