Arah Pilpres 2024 Gak Bisa Diprediksi, Naniek S Deyang : Sekarang Oligarki Gamang

(Anies-Prabowo-Ganjar/Foto : CNBC)

Oleh Naniek S Deyang

Sekelas majalah Tempo pun , dalam laporan terbarunya tidak bisa menyimpulkan arah politik pencapresan saat ini. 

Semua masih dalam gerakan liar. Demikian pun para oligarki , yg tadinya sdh mengatur kanan -kiri, sekarang juga gamang.

Bahkan muncul pertanyaan, bakal ada Pemilu beneran nggak? 

Coba saja lihat betapa "pabaleut"-nya perpolitikan saat ini. Presiden Jokowi mengumpulkan 6 anggota partai pendukung, dan meski Nasdem pendukung pemerintah tidak diundang.

Nasdem yang tidak diundang Pak Jokowi ke Istana,  Ketumnya  malah didatangi LBP. Padahal Luhut orang dekat Jokowi. Pertemuan Luhut dan Surya Paloh bahkan sdh terjadi ke-empat kalinya. Dalam pertemuan terakhir Luhut memberi nama2 Cawapres utk Anies.

Di sisi lain, Erick Thohir yg menurut sumber sebagai jagoan Cawapres Pak Jokowi dan LBP, bersaing ketat dengan Sandi yang tadinya sdh akan dipasangkan dengan Ganjar. 

Entah apa yg terjadi , Sandi yg semula hampir dipastikan akan pindah ke PPP, sekarang mulai berubah lagi dan condong pindah ke PKS. Apakah  jalan buntu diperoleh Sandi utk jadi Cawapresnya Ganjar, sehingga dia mulai melirik PKS? 

Masih ruwet semua kan?

Padahal di bawah, rakyat sekarang sudah kelelahan , karena ekonomi seperti tidak berjalan. Pasca Lebaran, warung-warung sepi, tentu berimpas pada pasar2 yg juga sepi.

Seorang pedagang nasi goreng dan  mie di Sala Tiga, Jawa -Tengah, yg biasanya ramai , dua hari lalu kosong melompong warungnya."Kapan keadaan akan pulih Bu?", saya yg ditanya hanya garuk-garuk kepala sambil menjawab,"gak tau kapan, mungkin akan terus begini kalau sampai jenengan nanti salah lagi memilih pemimpin," jawab saya yg membuat dia makin bingung.

Sumber : FB

0/Post a Comment/Comments