WARTANUSANTARA.ID|TURKIYE-- Pasukan Keamanan Kosovo menerima lima drone Bayraktar TB2 Türkiye hampir tujuh bulan setelah kesepakatan ditandatangani, portal KlanKosova melaporkan Jumat.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Menteri Pertahanan Armend Mehaj, menurut cerita eksklusif portal tersebut.
''Drone serangan tak berawak yang cerdas, yang dikendalikan dari pangkalan darat, telah tiba di Kosovo dari negara produksi drone dan seluruh sistem pelacakan, Türkiye, setelah hampir 7 bulan sejak penandatanganan kontrak dengan manufaktur perusahaan,'' katanya.
Pasukan Keamanan Kosovo menerima drone di tengah dimulainya latihan internasional terbesar, Defender Europe 23.
Kosovo akan menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya karena berpartisipasi dalam latihan yang dipimpin AS dengan lebih dari 1.100 tentara.
Reputasi dan permintaan internasional untuk Bayraktar TB2 Türkiye dan Bayraktar Akinci telah meningkat di seluruh Eropa sejak dimulainya "operasi militer khusus" Rusia melawan Ukraina.
Albania dan Serbia menegaskan kembali niat mereka untuk membeli drone tempur yang banyak diminati di seluruh dunia.
Drone buatan Turki yang disetujui Albania untuk dibeli akan segera dioperasikan, kata perdana menterinya, Kamis.
Ukraina, Qatar, dan Azerbaijan telah membeli drone, dengan Polandia menjadi negara anggota UE dan NATO pertama tahun lalu yang memperoleh drone dari Türkiye.
Drone tempur Turki dipandang sangat penting dalam konflik mulai dari Karabakh hingga Ukraina.
Orang-orang di beberapa negara memulai kampanye penggalangan dana untuk membeli lebih banyak drone yang berguna bagi Kyiv untuk membantu melawan Rusia.
Sumber : Anadolu Agency