Laporan dari MEE, Pemimpin Hamas Terbunuh oleh Proyektil yang Ditembakkan ke Kamarnya


[WARTANUSANTARA.ID]
Penemuan dari media Middle East Eye (MEE) membantah laporan dari media Barat bahwa pemimpin Hamas Ismail Haniyah terbunuh oleh bom tanam. Saksi-saksi yang ditemui MEE telah memberi tahu  bahwa kepala politik Hamas itu terbunuh oleh proyektil yang ditembakkan ke kamarnya dan bukan bom yang ditanam.

Saksi mendengar suara-suara sebelum ledakan mengguncang gedung tersebut, suara-suara yang mereka katakan tampaknya konsisten dengan suara yang dihasilkan oleh rudal.

"Ini jelas proyektil dan bukan bom yang ditanam," katanya, seperti dikutip dari MEE.

Serangan tersebut mengakibatkan runtuhnya sebagian langit-langit dan dinding luar kamar Haniyeh.

Ismail Haniyah merupakan seorang pejabat senior Hamas yang telah memainkan peran kunci dalam pembicaraan untuk kemungkinan gencatan senjata di Gaza, tewas bersama pengawalnya yang telah lama bertugas, Wasim Abu Shaaban, pada hari Rabu, beberapa jam setelah mereka menghadiri upacara pelantikan Presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian.

Pembunuhan Haniyeh adalah pembunuhan besar kedua yang dilakukan Israel dalam beberapa jam, menyusul serangan di Beirut yang menewaskan komandan senior Hizbullah, Fuad Shukr, yang meningkatkan kekhawatiran bahwa wilayah tersebut sedang menuju perang besar-besaran.

Sumber yang dekat dengan pejabat di kepresidenan Iran mengatakan kepada MEE bahwa bangunan tempat Haniyeh dan beberapa tamu Palestina lainnya menginap terletak di dekat istana Saadabad di Teheran dan dijaga oleh Garda Republik (IRGC).

0/Post a Comment/Comments