[WARTANUSANTARA.ID] Presiden Recep Tayyip Erdoğan menyatakan optimismenya setelah menghadiri pertemuan dengan para pemimpin negara-negara Muslim dan Presiden AS Donald Trump untuk membahas situasi terkini di Gaza, di sela-sela Sidang Umum PBB ke-80 di New York pada hari Selasa.
"Kami telah menyelesaikan pertemuan yang sangat produktif dan positif. Saya senang dengan pertemuan ini," ujar Erdoğan kepada para wartawan setelah menghadiri perundingan.
Ia mencatat bahwa deklarasi akhir akan segera diumumkan.
Trump mengatakan bahwa ia akan membahas situasi di Jalur Gaza yang terkepung dengan para pemimpin regional dalam sebuah pertemuan multilateral yang "sangat penting".
"Saya pikir Gaza akan ikut serta. Kami akan mengadakan pertemuan yang sangat penting. Dan pertemuan saya berikutnya sebenarnya akan sangat penting dengan para pemimpin di kawasan ini," kata Trump kepada para wartawan saat bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
"Kita akan membahas Gaza. Kita akan melihat apakah kita bisa melakukan sesuatu. Kita ingin menghentikannya. Kita ingin mendapatkan kembali sandera kita, atau sandera mereka," tambahnya.
Gedung Putih sebelumnya mengatakan bahwa Turki, Qatar, Arab Saudi, Indonesia, Pakistan, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Yordania akan diwakili dalam pertemuan tingkat pemimpin, tetapi tidak memberikan rincian tambahan.
Sumber : Daily Sabah
