Oleh-Oleh Sangar dari London! Prabowo Boyong Dua "Monster Laut" Arrowhead 140 untuk Jaga NKRI


JAKARTA, Wartanusantara.id –
Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke London, Inggris, membuahkan hasil manis bagi pertahanan maritim Indonesia. Bukan sekadar diplomasi basa-basi, Prabowo pulang membawa kepastian pengadaan dua unit Fregat Arrowhead 140 (AH140) yang siap memperkuat armada tempur TNI Angkatan Laut.

Langkah ini dinilai sebagai lompatan strategis untuk memodernisasi Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) kita. "Kita butuh penjaga laut yang tangguh, yang bisa berlayar jauh dan tahan ombak besar. Arrowhead 140 adalah jawabannya," ujar Prabowo usai pertemuan dengan petinggi industri pertahanan Inggris.

Kenapa Arrowhead 140? Ini "Jodoh" Buat Laut Indonesia

Banyak yang bertanya, kenapa harus kapal jenis ini? Jawabannya sederhana: Geografis Indonesia.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas lautan jutaan kilometer persegi, kita butuh kapal yang tidak "cengeng" saat kena badai. Berikut adalah kelebihan Fregat Arrowhead 140 yang membuatnya sangat worth it untuk Indonesia:

1. Ukuran Raksasa (Stabilitas Tinggi) AH140 memiliki panjang sekitar 138,7 meter dengan bobot (displacement) mencapai hampir 6.000 ton.

Keuntungannya: Kapal ini sangat stabil membelah ombak ganas, terutama di Laut Natuna Utara atau Samudra Pasifik. Patroli bisa dilakukan lebih lama tanpa kru mabuk laut berlebihan. Beda dengan kapal kecil yang gampang terombang-ambing.

2. Daya Jelajah Luar Biasa (Endurance) Kapal ini dirancang untuk misi jarak jauh.

Keuntungannya: Sekali isi bahan bakar, Arrowhead 140 bisa berlayar ribuan mil laut tanpa perlu sering-sering sandar. Ini krusial buat menjaga ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) kita yang luasnya minta ampun.

3. "Monster" Tempur Multi-Misi Jangan tertipu tampilannya yang elegan. Kapal ini bisa dipasangi berbagai senjata mematikan.

Keuntungannya: Desainnya Modular. Artinya, ia bisa disetting untuk perang anti-kapal permukaan (pakai rudal), anti-pesawat udara, hingga pemburu kapal selam. Bahkan, ia punya dek helikopter luas yang bisa menampung helikopter berat untuk operasi SAR atau tempur.

4. Teknologi Otomatisasi (Hemat Kru) Meski badannya bongsor, kapal ini "pintar".

Keuntungannya: Tidak butuh ribuan orang untuk mengoperasikannya. Dengan sistem otomatisasi canggih, jumlah kru bisa diminimalisir (sekitar 100 orang saja), sehingga biaya operasional jangka panjang lebih hemat.

5. Transfer Teknologi (Buatan Anak Bangsa) Poin paling penting, desain Arrowhead 140 ini dikerjakan lewat skema Transfer of Technology dengan PT PAL Indonesia.

Keuntungannya: Kita tidak cuma beli barang jadi, tapi insinyur Indonesia di Surabaya juga belajar cara bikinnya. Ini investasi jangka panjang buat kemandirian industri pertahanan kita (Fregat Merah Putih).

Kesimpulan


Kedatangan dua Fregat Arrowhead 140 ini adalah sinyal tegas bahwa Indonesia tidak main-main menjaga kedaulatan. Dengan "monster" baru ini, semboyan Jalesveva Jayamahe (Di Laut Kita Jaya) akan semakin bergema lantang.

Sumber: Diolah dari Republika: "Hasil Lawatan ke London, Prabowo Boyong Dua Fregat Arrowhead 140"

0/Post a Comment/Comments