20 September 2017

Memahami Perintah Panglima TNI Tentang Nobar G30S/PKI

Perintah Nobar G30S/PKI oleh Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo, untuk jajarannya disambut antusias oleh para Netizen. Bahkan dalam polling yang diadakan oleh seorang jurnalis, hasilnya sebagian besar setuju Nobar G30S/PKI.

(Sumber ; Wikipedia)

Ketika membaca status Fbnya pak Adriano Rusfi tentang perintah Panglima TNI sangat menarik untuk disimak.



Beliau membuat status seperti ini,
"Ketika Panglima TNI berkata : "Emang saya pikirin", saat ditanya tentang akurasi sejarah dalam film G30S/PKI, maka mari segera kita sadari bahwa nonton bareng film G30S/PKI bukanlah sebuah peristiwa pendidikan sejarah, tapi sebuah KONSOLIDASI !!!
Dan ketika yang memerintahkan konsolidasi adalah seorang panglima penjaga kedaulatan negara, maka beliau sedang berpesan bahwa : Kedaulatan negara dalam bahaya !!!
Ya, karena ia sedang bicara tentang para penganut ideologi pengecut, yang memulai serangan namun merengek saat menerima serangan balik, bak menghadapi Syi'ah yang sedang bertaqiyyah"

Jadi Nobar film G30S/PKI bukan sekedar nonton untuk mengetahui sejarah saja. Tapi sebuah KONSOLIDASI, kedaulatan Negara dalam bahaya. Begitu kira-kira memahami perintah Panglima TNI tentang Nobar, sebagaimana penjelasan dari statusnya pak Adriano Rusfi.


Artikel Terkait