Perancang kendaraan lapis baja Rusia mengatakan Turki adalah pesaing utama

[wartanusantara.idKendaraan lapis baja Turki adalah salah satu pesaing terbesar kendaraan lapis baja Rusia di pasar global, menurut kepala perancang perusahaan pertahanan Rusia Remdizel.

(Kendaraan lapis baja  EJDER YALÇIN/Daily Sabah)

Igor Zarakhovich, yang berbicara dengan Sputnik, mengatakan bahwa negara mana pun yang mereka coba masuki “selalu ada perusahaan Turki yang berhasil menawarkan kendaraan mereka sendiri dan yang telah menjalin hubungan baik dan bersahabat.”

Dia mengatakan bahwa salah satu alasan di balik keberhasilan sektor kendaraan lapis baja Turki adalah bahwa undang-undang di Turki memungkinkan perusahaan lokal untuk menawarkan kendaraan mereka ke pasar luar negeri selama periode pemasaran awal tanpa kewajiban untuk menerima persetujuan resmi.

“Sejujurnya, jika kita ingin aktif seperti itu, kita perlu melakukan reformasi dalam sistem ekspor kendaraan yang dilindungi. Kami perlu memperoleh lisensi pemasaran terlebih dahulu dan kemudian lisensi penjualan," kata Zarakhovich, mengacu pada metode lisensi dua langkah yang akan memudahkan perusahaan seperti dia untuk mengekspor peralatan ke luar negeri.

Perancang senior pembuat kendaraan lapis baja Rusia mengatakan cara kerjanya saat ini di banyak negara adalah jika peralatan militer yang dikategorikan sensitif seperti roket, pesawat terbang, dan kapal selam ada di atas meja, maka perusahaan tersebut terlebih dahulu memberi tahu badan inspeksi tentang rencana mereka untuk menjual kendaraan tersebut di luar negeri. Langkah pertama itu adalah izin pemasaran. Kemudian, setelah izin yang diperlukan diterima untuk penjualan, langkah kedua, ia dapat memulai negosiasi timbal balik dengan pelanggan.

“Anda menerima izin untuk membawa kendaraan ke luar negeri hanya setelah menandatangani kontrak. Semuanya berjalan dengan metode notifikasi," katanya.

Zarakhovich juga mengatakan tidak ada organisasi payung "di negara-negara yang mencoba menjual sesuatu atas nama perusahaan" itulah sebabnya mereka dapat menjual peralatan semacam ini dengan lebih mudah di luar negeri.

Sumber : Daily Sabah

0/Post a Comment/Comments