Minggu, 10 Oktober 2021

Minta Penyelidikan Dugaan Pemerkosaan Anak Dilanjutkan, Netty Aher : Jangan Cederai Kepercayaan Rakyat!

[wartanusantara.idJakarta- Anggota DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyoroti trending-nya tagar #PercumaLaporPolisi di media sosial akibat dihentikannya kasus dugaan  kejahatan seksual yang dilakukan  ayah kandung  terhadap tiga   anaknya  di Luwu Timur. 


"Saya mendorong pihak kepolisian Luwu Timur  agar membuka kembali penyelidikan  terhadap kasus kejahatan seksual ini  secara transparan. Apalagi  korbannya anak-anak  dan terduga pelaku adalah orang yang seharusnya memberikan perlindungan  dan rasa aman pada keluarga," kata Netty dalam keterangan media, Sabtu (08/10/2021).

Menurut Netty, trending-nya tagar tersebut menjadi bukti tercederainya  kepercayaan rakyat terhadap lembaga kepolisian. "Lanjutkan penyelidikan,  jangan sampai mencederai rasa kepercayaan rakyat pada lembaga kepolisian."

Mengutip laporan investigasi yang dilakukan oleh media, menurut Netty, penanganan kasus tersebut menyisakan banyak pertanyaan. "Misalnya,  dalam prosesnya kurang melibatkan secara penuh kuasa hukum, orang tua, dan pendamping sosial korban. Fasilitas rumah aman, konseling, dan dukungan  fasilitas lainnya pun  kurang memadai," tambahnya. 

Oleh sebab itu, menurut Netty,  agar kasus ini tidak simpang siur, pihak aparat harus  tegas dan berpihak pada  korban yang memiliki hubungan personal dengan pelaku.  "Beri dukungan pada ibu korban yang berani  melaporkan kasus ini, jangan malah diviktimisasi sebagai Ibu yang memiliki gangguan kejiwaan," katanya.

Terakhir, Netty mengingatkan pemerintah agar memberikan jaminan perlindungan dan dukungan pada keluarga untuk membangun ketahanan keluarga.

"Beri akses dan dukungan pada keluarga agar tangguh dan berani melewati situasi kritis, termasuk saat terjadi kejahatan seksual atau KDRT."

Artikel Terkait