Perjanjian Damai Khalifah Umar Bin Khatab Dengan Penduduk Elia (Baitul Maqdis)

[wartanusantara.idKhalifah Umar bin Al-Khathab memenuhi permintaan mereka dan memutuskan untuk pergi ke Elia, nama Baitul Magdis ketika itu. Umar bin Al-Khathab sampai ke sana untuk membebaskan tempat Isra' Rasulullah dari pengaruh kemusyrikan pasukan salib. Khalifah Umar bin Al-Khathab memasuki Baitul Maqdis melalui Jabal Al-Mukabbir. Dinamakan demikian karena Umar bin Al-Khathab memperhatikan kota Al-Quds dari atasnya seraya bertakbir dan umat Islam pun bertakbir bersamanya. 

(Baitul Maqdis/Foto : Islampos)

Dalam kesempatan tersebut, Khalifah Umar bin Al-Khathab menuliskan sebuah dokumen perjanjian keamanan, yang sekarang dikenal dengan _Al-Ahdah Al-Umariyah_ atau Perjanjian Umar. Berikut ini kami kemukakan naskah dokumen tersebut: 

”Inilah jaminan perlindungan keamanan yang diberikan hamba Allah, Amirul Mukminin Umar bin Al-Khathab kepada penduduk Elia. Ia memberikan jaminan keamanan jiwa raga, harta benda, gereja-gereja, salib, orang yang sakit, orang yang menderita, dan seluruh agama yang ada di dalamnya kepada mereka. Dan, sesungguhnya gereja-gereja mereka tidak boleh dirusak dan dihancurkan, tidak boleh diganggu, tidak boleh diambilalih, dan tidak boleh dirampas hartanya sedikit pun. Mereka tidak boleh dipaksa melepaskan agamanya dan tidak seorang pun dari mereka boleh diganggu. ... "

Dikutip dari: Dr. Fathi Zaghrut, _Bencana-bencana Besar dalam Sejarah Islam_, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2014: 231

Ditulis oleh Yusuf Maulana

Tambahan

Pada tahun 15 H, pasukan Islam yang dipimpin oleh Abu Ubaidah mulai mengepung Baitul Maqdis hingga mereka terjepit dan minta damai dengan syarat : 'Yang datang langsung adalah Khalifah Umar bin Khatab.

Abu Ubaidah langsung menulis surat kepada Khalifah Umar. Segera beliau mengumpulkan para sahabat Nabi untuk bermusyawarah. Utsman menyarankan agar Umar tidak pergi memenuhi tuntutan tersebut agar mereka semakin terhinakan. Namun Ali menyarankan agar Umar memenuhi permintaan mereka datang ke Baitul Maqdis, hal ini pasti akan lebih meringankan pasukan Islam yang telah bersusah payah mengepung mereka namun tidak berhasil menaklukkannya hingga kini. Akhirnya Umar cenderung memilih pendapat Ali.

Sumber : Perjalanan Hidup Empat Khalifah Rosul Yang Agung.

0/Post a Comment/Comments