Bayraktar Kızılelma, Berhasil Terbang di Atas Ketinggian 20 Ribu Kaki dan Siap Produksi Tahun 2024


WARTANUSANTARA.ID|TURKEY-- 
Bayraktar Kızılelma, jet tempur tanpa awak Turkiye kali ini berhasil menyelesaikan Tes Identifikasi Sistem Ketinggian Menengah yang dilakukan dalam lingkup program pengujian.

Menurut pernyataan Baykar, uji coba Bayraktar Kızılelma di langit terus berlanjut. Dalam konteks ini, pesawat perang tak berawak pertama Turki melakukan penerbangan ketiganya di Pusat Pelatihan dan Tes Penerbangan AKINCI di Çorlu, Tekirdağ.

Pada penerbangan ketiga yang dilakukan di bawah pengelolaan Baykar Chairman of the Board dan Technology Leader Selçuk Bayraktar, Bayraktar Kızılelma berhasil menyelesaikan Uji Identifikasi Sistem Ketinggian Menengah dengan naik ke ketinggian 20 ribu kaki. Bayraktar AKINCI, menemani uji terbang, menyaksikan Bayraktar Kızılelma di langit dengan kameranya.

"Kami bertujuan untuk memulai produksi massal Kızılelma pada awal 2024," ujarnya.

Selain Kızılelma, perusahaan Baykar pun sedang mempersiapkan penerbangan pertama Bayraktar TB3, yang akan menjadi drone  pertama di dunia yang dapat mendarat dan mengambil berangkat dengan kapal landasan pendek, seperti TCG Anadolu.

Bayraktar Kızılelma, yang dapat melakukan pertempuran udara-udara seperti pesawat tempur berawak dengan manuver agresif, tidak seperti kendaraan udara tak berawak, juga akan memberikan efektivitas terhadap target udara dengan amunisi udara-udara domestik. Dengan kemampuan tersebut, dia akan mengubah keseimbangan di medan perang. Ini akan memiliki efek pengganda pada pencegahan Turki.

Kızılelma akan menjadi andalan Angkatan Bersenjata Turkiye dalam menghadapi ancaman regional maupun global. Drone ini juga akan menjadi produk ekspor potensial bagi Turkiye di pasar internasional.

Sumber diolah dari Anadolu Agency





0/Post a Comment/Comments