[WARTANUSANTARA.ID] Indonesia saat ini sedang menghadapi masalah serius terkait maraknya judi online. Praktik ilegal ini tidak hanya merugikan negara dan masyarakat, tetapi juga merusak citra dan kredibilitas situs-situs pemerintah yang seharusnya menjadi sumber informasi dan pelayanan publik yang terpercaya.
Menurut data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sepanjang tahun 2021, sebanyak 291 situs web pemerintah telah diretas dan disusupi konten judi online. Situs-situs tersebut berasal dari berbagai instansi, mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi.
Melalui cuitan Twitter, Ismail Fahmi menyebut ada hampir 4 juta halaman web judi di situs-situs pemerintahan (http://go.id).
"ASN dan masyarakat yang mengunjungi situs pemerintah, langsung disuguhi informasi judi," ujarnya.
Bukan hanya situs pemerintah, situs-situs akademik pun ada 1,2 juta halaman web judi online.
Selengkapnya 👇
Indonesia darurat judi online
— Ismail Fahmi (@ismailfahmi) August 22, 2023
Ada hampir 4 juta halaman web judi di situs-situs pemerintahan (https://t.co/UfZ021svUF).
Coba sendiri dengan googling: gacor sites:https://t.co/UfZ021svUF
ASN dan masyarakat yang mengunjungi situs pemerintah, langsung disuguhi informasi judi. pic.twitter.com/ypHXpDwvub
