Poros Demokrat-PKS-PPP : Perpaduan Orang Terluka, Gamang, dan Kaya

(Foto : Kompas TV)

Perpaduan Orang Terluka, Gamang, dan Kaya
Oleh: Erizal

[WARTANUSANTARA.ID] Anggap saja Anies-Muhaimin ini serius. Lalu partai mana lagi yang akan ikut mendukung? Demokrat sudah pasti, tidak. Lukanya terlalu dalam. PKS yang sempat terlihat akan lanjut, belakangan terlihat parkir seperti ada intrupsi.

Koalisi Prabowo yang diusung Gerindra, PAN, dan Golkar terlihat sudah setel. Tak ada lagi gejolak, setelah PKB cabut. Siapa pun yang ditunjuk Prabowo sebagai Cawapres, rasanya tak akan masalah. Tak ada lagi yang cabut.

Koalisi Ganjar yang diusung PDIP dan PPP, agaknya juga begitu. Memang, ada ganjalan sedikit bila bukan Sandi yang ditunjuk sebagai Cawapresnya Ganjar. Ganjalan bukan dari PPP, tapi dari Sandi. Orang kaya itu, kita tak paham.

Maka, opsi koalisi baru, PPP, Demokrat, dan PKS, menjadi mungkin. Namanya politik, ya mungkin² itulah. Tak ada yang menyangka Anies-Muhaimin langsung setel? Koalisi baru ini akan mengusung Sandi-AHY. Cocok² saja.

Perpaduan antara orang terluka, orang gamang yang terinterupsi, dan orang kaya yang kita tak paham, bisa saja cepat setel. Sehati. Bukankah Muhaimin menerima langsung lamaran dari Anies dalam perasaan sebel dengan Prabowo?

Jadi, bukan tak mungkin. Ini bukan lagi soal sekadar menang Pilpres, tapi juga Pileg yang terlupakan. Bukan lagi soal surva-survei yang tak berketentuan itu. PPP pastilah mau, kalau Sandi mau. Demikian juga Demokrat dan PKS.

Apa pun ceritanya Anies-Muhaimin itu sudah menang. Bukan mereka, tapi NasDem dan PKB. Apalagi bisa sekaligus memukul Demokrat dan Gerindra. Demokrat, PPP, dan PKS, bisa juga melakukan. Tergantung, apa yang ingin dicari?

Sumber : FB

0/Post a Comment/Comments