[WARTANUSANTARA.ID] Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam Israel dan para pendukungnya dalam pidatonya yang berapi-api pada hari Rabu, mendesak para pemimpin dunia untuk menghentikan serangan terhadap warga Palestina di Gaza.
Berbicara di parlemen, Erdogan mengatakan Turki “tidak berhutang apa pun” kepada Israel dan mengumumkan bahwa ia tidak akan lagi mengunjungi negara itu seperti yang direncanakan sebelumnya.
Dia juga mengatakan Hamas bukanlah kelompok teroris, dan menyebut mereka sebagai gerakan pembebasan yang berjuang untuk “melindungi tanah dan warganya”.
“Sekitar setengah dari mereka yang tewas dalam serangan Israel di Gaza adalah anak-anak. Bahkan angka-angka ini menunjukkan bahwa tujuannya adalah sebuah kekejaman untuk melakukan kejahatan terencana terhadap kemanusiaan,” kata Erdogan.
“Serangan Israel di Gaza adalah sebuah situasi yang membuktikan adanya pembunuhan dan kondisi penyakit mental, baik bagi mereka yang melakukan serangan tersebut maupun bagi mereka yang mendukung serangan tersebut,” tambahnya.
Sumber : MEE