Israel Semakin Brutal, Aliansi Masyarakat Jawa Barat Peduli Palestina Kembali Gelar Aksi Jilid 2

WARTANUSANTARA.ID | BANDUNG -- Menanggapi konflik yang terjadi  antara pejuang Palestina (HAMAS) dengan pasukan penjajah Israel (IDF) yang terus terjadi dan belum ada tanda-tanda mereda bahkan Israel terus melancarkan serangan meskipun gencatan senjata sudah dilaksanakan.

Korban jiwa dan kerugian materil terus berjatuhan dan diprediksi akan terus meningkat. Setidaknya 17 ribu lebih korban jiwa dan lebih dari 8 ribu belum ditemukan. Sementara puluhan ribu korban luka-luka.

Merespon hal itu Aliansi Masyarakat Jawa Barat Peduli Palestina  (AMJP2) akan menggelar aksi yang kedua. Aksi jilid 1 pada tanggal 21 Oktober lalu sudah dilaksanakan. Sedangkan aksi jilid 2 akan digelar pada hari Ahad tanggal 10 Desember di depan gedung sate.

Hal tersebut ditegaskan oleh ustadz Amin Bukhaery selaku korlap di masjid Al Fajr pada hari Jumat (08/12/2023) dalam agenda jumpa pers dengan media.

"Bahwa negara Palestina akan kita dukung sampai merdeka dan Yahudi Israel harus dikalahkan. Puluhan ribu rakyat Palestina khususnya anak-anak dan wanita menjadi korban kebiadaban Israel laknatullah. Oleh karena itu kita sebagai masyarakat muslim khususnya di Jawa Barat harus turun dan membela saudara kita di palestina."

Sementara itu ustadz M. Roinul Balad selaku presidium AMJP2 menegaskan bahwa peperangan ini akan berkepanjangan.

"Sekarang sudah memasuki hari ke 63. Belum ada tanda-tanda akan berhenti. Oleh karena itu kita sebagai seorang muslim patut untuk terus menerus memberikan dukungan kita kepada Palestina. Bahkan di negara Barat sendiri bahwa kegiatan aksi membela Palestina setiap pekan terus ada. Di Australia, Eropa bahkan Amerika selalu ada yang melakukan aksi."

Kegiatan aksi jilid 2 ini menargetkan puluhan ribu masyarakat Jawa Barat bisa turun dan aksi ke jalan. Aksi ini semata-mata sebagai bentuk dukungan moril terhadap Palestina.

AMJP2 juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengirimkan donasinya agar bisa membantu dari sisi materil. Donasi tersebut setidaknya bisa untuk membeli kebutuhan pokok, obat-obatan dan ambulans. (Julhayadi)

Redaktur: Wahid Ikhwan

0/Post a Comment/Comments