[WARTANUSANTARA.ID] Partai Buruh sayap kiri Israel mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan mengajukan proposal ke Knesset untuk menarik kepercayaan dari pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu karena kegagalannya membebaskan sandera yang ditahan di Gaza.
“Sudah 103 hari sejak penculikan anak-anak kami oleh Hamas dan pemerintah terkoyak dan tidak peduli sama sekali,” kata partai tersebut dalam sebuah pernyataan di X.
“Tidak ada kepercayaan pada pemerintah yang tidak memprioritaskan kembalinya para sandera,” tambahnya, seraya menyerukan “penggulingan” pemerintah.
Dipimpin oleh mantan Menteri Transportasi Merav Michaeli, Partai Buruh memiliki empat kursi di Knesset yang beranggotakan 120 orang.
Pencabutan kepercayaan memerlukan setidaknya 61 anggota parlemen untuk memberikan suara mendukung proposal tersebut. Pemerintahan yang dipimpin oleh Netanyahu memiliki mayoritas 64 kursi, sehingga sulit untuk menyetujui proposal tersebut.
Hamas diyakini menyandera hampir setengah dari 240 sandera yang mereka sandera setelah serangan lintas batas pada 7 Oktober. Sekitar 105 sandera dibebaskan menyusul perjanjian yang ditengahi Qatar antara Israel dan Hamas pada bulan November.
Sumber : Anadolu Agency