[WARTANUSANTARA.ID] Juru bicara Brigade Qassam Hamas Abu Obeida mengatakan bahwa para pejuang kelompok tersebut menyerang dan melumpuhkan sekitar 1.000 kendaraan Israel sejak 7 Oktober.
“Kami menghancurkan atau melumpuhkan 1.000 kendaraan militer Israel, dan kami melakukan ratusan operasi melawan pendudukan,” katanya.
Dalam penampilan televisi pertamanya selama beberapa minggu, menandai hari ke-100 sejak pecahnya perang, Abu Obeida mengatakan banyak tawanan Israel “mungkin telah terbunuh” di tengah serangan mematikan Israel di Gaza.
“Banyak dari para tawanan kemungkinan besar terbunuh, sementara sisanya berada dalam bahaya setiap jamnya,” kata Abu Obeida.
Juru bicara tersebut menekankan bahwa Israel bertanggung jawab penuh atas keselamatan para tawanan Israel.
Dia menambahkan, “Pembicaraan apa pun sebelum menghentikan agresi Israel tidak ada gunanya.”
Serangan lintas batas ke Israel pada 7 Oktober terjadi sebagai respons atas “pembantaian terhadap rakyat kami yang dilakukan oleh penjajah dan geng-gengnya” selama 100 tahun,” tambahnya.
“Semua senjata yang kami gunakan adalah senjata buatan Qassam sendiri,” katanya.
Berbicara tentang kemungkinan perluasan serangan, Abu Obeida menambahkan bahwa kelompok tersebut telah diberitahu oleh “beberapa pihak di garis perlawanan bahwa mereka akan memperluas serangan mereka terhadap musuh Israel dalam beberapa hari mendatang.”
Ini adalah kemunculan pertama Abu Obeida secara langsung dalam pesan yang direkam sebelumnya sejak 23 November.
Sumber : https://english.palinfo.com/news/2024/01/15/312795/
