[WARTANUSANTARA.ID] Menurut pernyataan Baykar, integrasi amunisi dan sistem baru yang diproduksi di dalam negeri ke dalam UCAV Bayraktar AKINCI , yang dikembangkan oleh Baykar dalam lingkup Proyek Bayraktar AKINCI yang dilakukan di bawah kepemimpinan Kepresidenan Industri Pertahanan, terus berlanjut dengan sukses.
Bayraktar AKINCI berhasil menyelesaikan uji tembak lainnya kemarin dengan rudal supersonik udara-ke-permukaan pertama Turki, UHA-230 yang dipandu KKS/ANS, yang dikembangkan oleh Roketsan.
Bayraktar AKINCI, yang lepas landas dari Pusat Pelatihan dan Tes Penerbangan AKINCI di distrik Çorlu Tekirdağ dengan 2 UAV-230 di sayapnya, menuju ke Sinop untuk melakukan tes menembak jarak jauh. Rudal supersonik UAV-230 yang ditembakkan Bayraktar AKINCI dari ketinggian 38 ribu kaki di Area Penembakan Sinop, mencapai sasaran pada jarak 100 kilometer di lepas pantai Laut Hitam.
Bayraktar AKINCI berhasil menyelesaikan tes penembakan selama 4 hari minggu lalu. Bayraktar AKINCI yang lepas landas dari AKINCI Flight Training and Test Center terbang ke Sinop untuk melakukan uji tembak jarak jauh. Ia mencapai target sebanyak 12 kali dalam uji tembak yang dilakukan dengan rudal supersonik İHA-122 yang dikembangkan oleh Roketsan pada 13 Maret dan 15 Maret. Bayraktar AKINCI juga berhasil melakukan IIR (Imaging Independent) Guided MAM-T dan TV Guided MAM -L uji tembak pada 14 Maret.
Itu mencapai target 100 kilometer jauhnya dengan akurasi penuh.
Bayraktar AKINCI secara akurat mencapai target yang berjarak 100 kilometer di atas Laut Hitam dalam uji tembak yang dilakukan dengan rudal jelajah Çakır yang dikembangkan oleh Roketsan pada tanggal 29 Februari.
Dalam lingkup pengujian yang dilakukan pada 22 Februari, Bayraktar AKINCI berhasil menghancurkan Albatros İDA yang berlayar di laut menggunakan Sistem Pengintaian, Pengawasan, dan Penargetan Elektro-Optik ASELFLIR-500, yang dikembangkan secara nasional oleh Aselsan.
Presiden Azerbaijan İlham Aliyev dan Ketua Dewan Direksi Baykar Selçuk Bayraktar menyaksikan penerbangan pertama Bayraktar AKINCI, yang masuk inventaris Azerbaijan, pada 9 Februari. Perjanjian ekspor dan kerja sama yang ditandatangani dengan Kerajaan Arab Saudi tahun lalu adalah yang terbesar perjanjian ekspor tunggal yang dibuat oleh industri pertahanan dan kedirgantaraan Turki dalam sejarah Republik.
Selama kegiatan uji coba yang dilakukan pada 24 Februari, Bayraktar AKINCI C bertahan di udara selama lebih dari satu jam. Langkah parameter aerodinamis berhasil diuji selama penerbangan. Bayraktar AKINCI C akan menjadi platform tempur paling efektif dan mumpuni di kelasnya dengan total kekuatan 1700 HP, 2X850 HP. Bayraktar AKINCI TİHA yang melakukan penerbangan perdana pada 6 Desember 2019 masuk inventaris pada 29 Agustus 2021. Baru-baru ini, Bayraktar AKINCI A 2X450 HP dan Bayraktar AKINCI B 2X750 HP sudah mulai ikut inventarisasi negara sahabat dan sekutu. , khususnya Azerbaijan, serta pasukan keamanan Turki.
40 ribu jam di langit
Bayraktar AKINCI, yang dikembangkan secara nasional dan unik oleh Baykar, yang memproduksi kendaraan udara tak berawak nasional pertama Turki, meninggalkan tonggak penting lainnya dalam sejarah penerbangan Turki dengan berhasil menyelesaikan 40 ribu jam terbang.
Bayraktar AKINCI yang memegang rekor ketinggian penerbangan nasional dengan 45 ribu 118 kaki, berangkat ke Baku pada tahun 2023 dengan terbang melalui 3 negara. Untuk penerbangan ini, AKINCI lepas landas dari Tekirdağ-Çorlu dan melintasi Turki, Georgia, dan Azerbaijan dari satu ujung ke ujung lainnya. Selain itu, pada tahun 2022, ia lepas landas dari Batman dan berhasil mencapai target di Izmir dalam lingkup Latihan Ephesus.
Baykar, yang sejak awal melaksanakan semua proyeknya dengan sumber dayanya sendiri, telah memperoleh 83 persen dari seluruh pendapatannya dari ekspor sejak dimulainya proses penelitian dan pengembangan UAV pada tahun 2003. Menurut data Majelis Eksportir Turki pada tahun 2021 dan Pada tahun 2022, menjadi pemimpin ekspor industri pertahanan dan penerbangan. Baykar, yang diumumkan sebagai pelopor ekspor sektor ini pada tahun 2023 oleh Presidensi Industri Pertahanan, mencapai ekspor sebesar 1,8 miliar dolar tahun lalu. Memperoleh lebih dari 90 persen pendapatannya dari ekspor dalam beberapa tahun terakhir, Baykar sendiri menghasilkan 1/3 ekspor di sektor pertahanan dan kedirgantaraan pada tahun 2023. Perjanjian ekspor telah ditandatangani dengan 34 negara, 33 negara untuk Bayraktar TB2 SİHA, dan 9 negara untuk Bayraktar AKINCI TİHA sejauh ini.
Sumber : Anadolu Agency
Türk Havacılığının Altın Çağı 🥇
— Selçuk Bayraktar (@Selcuk) March 17, 2024
Bayraktar #AKINCI ✈️🐳🚀
2️⃣X İHA-230 Süpersonik Füze Atış Testi ✅
2️⃣X IHA-230 Supersonic Missile Firing Test ✅@BaykarTech 🤝 @Roketsan#MilliTeknolojiHamlesi 🌍🇹🇷 pic.twitter.com/lLICEoXo1B
