216 Hari Agresi Gaza : Israel Semakin Brutal di Rafah


[WARTANUSANTARA.ID] 
Pasukan penjajah Israel terus melakukan kejahatan genosida di Jalur Gaza selama 216 hari berturut-turut. Mereka melancarkan puluhan serangan udara dan penembakan melalui artileri, sekaligus melakukan pembantaian terhadap warga sipil. Ini terjadi di tengah situasi kemanusiaan yang sangat buruk akibat blokade Jalur Gaza dan pengungsian lebih dari 90% warga.

Koresponden Pusat Informasi Palestina melaporkan bahwa pesawat tempur Israel dan artileri penjajah Israel melanjutkan serangan dan pemboman dengan keras – hari ini, Senin – di berbagai bagian Jalur Gaza, dengan intensifikasi agresi terhadap Rafah, menargetkan rumah-rumah, tempat berkumpulnya para pengungsi, dan jalan-jalan yang menewaskan puluhan syuhada dan terluka.

Pasukan penjajah Israel melanjutkan agresi mereka terhadap Rafah pada hari ketiga, melanjutkan serangan udara dan penembakan artileri. Pada saat yang sama Israel terus mengontrol penyeberangan Rafah dan Kerem Abu Salem serta menutupnya dari pergerakan penumpang dan bantuan.

Saat dini hari Kamis, pasukan penjajah memasuki wilayah selatan lingkungan Al-Zaytoun, tenggara Gaza, di tengah tembakan keras dari helikopter tempur Israel.

Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah pesawat tempur penjajah Israel melancarkan serangan intensif di lingkungan tersebut, di mana mereka menghancurkan setidaknya 4 rumah milik keluarga Abu Hawar, Yassin, Daoud, dan Nasser.

Pesawat-pesawat tempur penjajah Israel mengebom sebuah rumah keluarga Abu Shaaban di dekat Persimpangan Saraya di pusat Kota Gaza, menghancurkannya bersama sejumlah rumah di sekitarnya.

Pesawat penjajah Israel melancarkan beberapa serangan di lingkungan Al-Sabra di Gaza selatan, menargetkan sekitar Masjid Al-Istijaba.

Pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara Israel di sebelah timur lingkungan Al-Zaytoun, tenggara Kota Gaza, bertepatan dengan penembakan artileri penjajah di sekitar Jalan 10 di lingkungan Al-Zaytoun, sementara pesawat tempur membom sebuah rumah keluarga Abu Shaaban dekat Persimpangan Saraya di pusat Kota Gaza, dan rumah lain di lingkungan Al-Sabra di kota tersebut, dan melancarkan serangan di lingkungan Tel Al-Hawa.

Helikopter penjajah Israel melepaskan tembakan ke wilayah timur kota Rafah, dan tim medis di Rumah Sakit Kuwait merawat 25 orang terluka yang tiba di rumah sakit tersebut, akibat penembakan peluru oleh Israel ke sejumlah rumah warga di pusat Rafah.

Di Rafah, kru pertahanan sipil memadamkan api yang terjadi di buldoser kota Rafah setelah menjadi sasaran benda pembakar dari quadcopter pendudukan.

Pasukan pendudukan juga memperbarui serangan artileri mereka di lingkungan timur kota Rafah dan sekitar penyeberangan darat Rafah pada Kamis pagi.

Empat orang syuhada dan 16 orang terluka tiba di Rumah Sakit Kuwait akibat pesawat pendudukan yang menargetkan rumah keluarga Idul Fitri di Tal Al-Sultan, sebelah barat Rafah. (at/pip)

0/Post a Comment/Comments