[WARTANUSANTARA.ID] Bayraktar KIZILELMA, yang dikembangkan oleh Baykar dengan sumber daya yang sepenuhnya nasional dan asli, menarik perhatian sebagai pesawat tempur tak berawak pertama Turki. Prototipe ketiga dengan nomor ekor TC-ÖZB3 berhasil menyelesaikan uji terbang pertamanya di Pusat Pelatihan dan Uji Penerbangan AKINCI di Çorlu. Prototipe produksi, yang dibawa ke pusat pengujian pada bulan Juli, berhasil menyelesaikan semua uji darat pra-penerbangan.
Penerbangan Dimulai Setelah Tes Darat Berhasil
Bayraktar KIZILELMA PT-3 dipindahkan ke Pusat Pelatihan dan Pengujian Penerbangan AKINCI di Tekirdağ/Çorlu pada bulan Juli, di mana ia berhasil lulus uji penyalaan mesin, taksi otomatis, lari, dan pemotongan roda. Kemudian, kegiatan identifikasi sistem diselesaikan pada uji terbang pertama yang dilakukan pada pagi hari.
Ketua Dewan dan Pimpinan Teknologi Baykar Selçuk Bayraktar, dalam keterangannya usai uji sukses, mengatakan, “Prototipe ketiga Bayraktar Kızılelma, yang merupakan prototipe produksi, berhasil melakukan penerbangan pertamanya hari ini. Itu adalah uji terbang singkat. Mulai sekarang, pengujian kami akan berlanjut. “Semoga bermanfaat dan membawa keberuntungan bagi negara dan bangsa kita.” katanya.
Menonjol Dengan Strukturnya Yang Lebih Kuat dan Tangkas
Sementara proses pengembangan Bayraktar KIZILELMA berlanjut dengan cepat, perbaikan struktural dan avionik telah dilakukan sejalan dengan pengalaman yang diperoleh dari prototipe sebelumnya. Prototipe yang terbang dengan mesin alternatif afterburner ini akan mampu mencapai kecepatan tinggi dengan lebih mudah dan menunjukkan kemampuan manuver yang lebih baik. Pesawat ini akan mampu melakukan misi yang menantang dengan memberikan kesadaran situasional yang tinggi dengan sistem radar AESA-nya.
