Ditulis oleh Nisaut Tazkiyah & Hibatulloh Zaidan
1)
Relevensi Kas
Kas merupakan aset yang paling likuid dan menawarkan kepada perusahaan
baik likuiditas maupun fleksibilitas. Kas tersebut merupakan awal maupun akhir
siklus operasi perusahaan. Aktivitas operasi perusahaan melibatkan konversi kas
ke dalam berbagai aset (seperti persediaan) yang digunakan untuk memperoleh
piutang dari penjualan kredit. Siklus operasi sudah lengkap ketika proses
penagihan kas kembali ke perusahaan yang memungkinkan dimulainya siklus operasi
baru. Analisis terhadap laporan keuangan mengakui bahwa akuntansi akrual,
dimana perusahaan mengakui pendapatan ketika diterima dan beban pada saat
terjadinya, berbeda dengan akuntansi berbasis kas. Namun, arus kas neto
merupakan pengukuran akhir profitabilitas. Oleh karena kas, bukan laba, yang
pada akhirnya digunakan untuk mengangsur pinjaman, mengganti peralatan,
mengembangkan fasilitas, dan membayar dividen. Dengan demikian, dalam
menganalisis arus kas masuk dan arus kas keluar perusahaan, termasuk operasi,
pendanaan, dan sumber investasinya, merupakan salah satu pekerjaan investigatif
yang paling penting. Analisis ini membantu dalam menilai likuiditas,
solvabilitas, dan fleksibilitas keuangan. Likuiditas (liquidity) merupakan ketersediaan untuk menjadi kas dari aset dan
liabilitas. Solvabilitas (solvency)
adalahkemampuan untuk membayar liabilitas ketika jatuhtempo. Fleksibilitas
keuangan (financial flexibility) adalah kemampuan untuk
bereaksi dan menyesuaikandiri dengan peluang dan tantangan.
Informasi yang berguna, tetapi tidak lengkapterkait sumber dan
penggunaan kas yang ada di dalamlaporan posisi keuangan (neraca) komparatif dan
laporan laba rugi. Namun, sebuah gambaran arus kas yang komprehensif berasal
dari laporan arus kas (statement of cash
flows-SCF). Laporan ini pentinguntuk menganalisis dan menyediakan informasi
untukmembantu pengguna dalam menjawab pertanyaan- pertanyaan sebagai berikut.
1
Berapakah kas yang dihasilkan dari
atau digunakan untuk operasi?
2
Pengeluaran apa yang dibuat dengan
kas dari operasi?
3
Bagaimana dividen dapat dibayarkan
ketika perusahaan mengalami kerugian operasi?
4
Berasal dari mana sumber kas
untukpembayaran utang?
5
Bagaimana meningkatkan investasi
yang dibiayai?
6
Berasal dari mana sumber kas untuk
aset tetap baru?
7
Mengapa kas lebih rendah ketika laba
meningkat?
8
Bagaimana penggunaan kas yang
diterima dari pendanaan baru?
Pengguna laporan keuangan menganalisis arus kas untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan tersebut dan berbagai pertanyaan serupa. Laporan arus kas
merupakan kunci untuk merekonstruksi berbagai transaksi yang merupakan bagian
penting dalam analisis tersebut. Analisis dari laporan tersebut membutuhkan
pemahaman mengenai pengukuran akuntansi yang melandasi penyusunan dan
penyajiannya. Bab ini terlebih dahulu berfokus pada dasar akuntansi yang
penting dan kemudian pada penggunaan analitis untuk laporan arus kas.
2)
Pelaporan Berdasarkan Aktifitas
Laporan arus kas melaporkan penerimaan kas dan pengeluaran. kas
berdasarkan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan- yang merupakan
aktivitas bisnis utama perusahaan.
•
Aktivitas operasi (operating activities) adalah aktivitas
yang berkaitan dengan laba perusahaan. Tidak hanya aktivitas pendapatan dan
beban yang direpresentasikan dalam laporan laba rugi, aktivitas operasi juga
termasuk arus kas masuk neto dan arus kas keluar yang dihasilkan dari aktivitas
operasi yang terkait, seperti pemberian kredit kepada pelanggan, investasi pada
persediaan, dan memperoleh kredit dari pemasok. Aktivitas operasi berkaitan
dengan pos laporan laba rugi (dengan sedikit pengecualian) dan pos laporan
posisi keuangan yang berkaitan dengan operasi biasanya akun modal kerja seperti
piutang, persediaan, pembayaran di muka, utang, dan biaya yang masih harus
dibayar.
•
Aktivitas investasi (investing activities) merupakan sarana
untuk memperoleh dan melepaskan aset nonkas. Aktivitas ini meliputi aset yang
diperkirakan akan menghasilkan pendapatan bagi perusahaan, seperti pembelian
dan penjualan aset tetap dan investasi pada efek. Aktivitas ini juga meliputi
pemberian pinjaman dana dan penagihan pokok pinjaman yang diberikan.
•
Aktivitas pendanaan (financing activities) merupakan sarana
mendistribusikan, menarik, dan menyediakan dana untuk mendukung aktivitas
bisnis. Aktivitas ini meliputi peminjaman dan pelunasan dana dengan obligasi
dan bentuk pinjaman lainnya. Aktivitasini juga meliputi pendistribusian dan
penarikandana oleh pemilik modal dan imbal hasil(dividen) atas investasinya.
Kesimpulan
Laporan arus kas bertujuan memberikan informasi tentang arus kas masuk dan
keluar dalam periode tertentu, membedakan aktivitas operasi, investasi, dan
pendanaan. Kas, sebagai aset paling likuid, penting untuk menilai likuiditas,
solvabilitas, dan fleksibilitas keuangan perusahaan. Laporan ini menyajikan
gambaran yang lebih komprehensif dibandingkan dengan laporan posisi keuangan
dan laba rugi, serta membantu menjawab pertanyaan terkait sumber dan penggunaan
kas perusahaan. Analisis arus kas penting untuk memahami transaksi keuangan dan
membuat keputusan yang mendukung kelangsungan dan pertumbuhan perusahaan.
Daftar Pustaka
-
K.R. Subramanyam (2017). Analisis Laporan Keuangan (Financial Statement Analysis) (11 ed., Vol. 2). Jakarta: Penerbit Salemba
Empat
