[WARTANUSANTARA.ID] Hari ini, Sabtu, Brigade Al-Qassam, sayap militer gerakan Hamas, menyerahkan tiga tawanan Israel, sebagai bagian dari pertukaran gelombang keempat dalam kerangka perjanjian gencatan senjata tahap pertama.
Proses penyerahan dua sandera, Ofer Calderon dan Yarden Bibas, kepada Komite Palang Merah Internasional berlangsung di dekat pelabuhan Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, dengan menggunakan kendaraan khusus Israel yang digunakan unit keamanan pemukiman yang berhasil dirampas oleh pejuang perlawanan selama Operasi Badai Al-Aqsa pada 7 Oktober 2023.
Sedangkan tahanan Israel ketiga, Keith Schmuncel Segal, yang juga memegang kewarganegaraan Amerika, diserahkan ke Kota Gaza.
Pasukan pendudukan dijadwalkan membebaskan 183 tahanan Palestina sebagai bagian dari gelombang pertukaran keempat dalam kerangka tahap pertama perjanjian gencatan senjata.
Puluhan pejuang Al-Qassam dari berbagai formasi militer dikerahkan di pelabuhan Gaza dan Khan Yunis pagi ini, di tengah kerumunan massa, membawa pesan tentang proses pengiriman ke Palang Merah.
Kemarin, juru bicara Brigade Al-Qassam Abu Ubaida mengumumkan nama tiga tahanan yang termasuk dalam kelompok ini: Ofer Caldron, Keith Schmuncel Segal, dan Yarden Bibas.
Kemarin lusa, Kamis, faksi perlawanan membebaskan 3 tahanan Israel, dua tentara wanita dan seorang pria lanjut usia, dengan imbalan 110 tawanan Palestina dibebaskan dan 5 pekerja Thailand.
Dua tawanan Israel diserahkan di Khan Yunis, dan yang ketiga di Jabalia, sebelah utara Jalur Gaza.
Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan pada Jumat malam bahwa pemerintah telah menerima daftar nama tawanan yang akan dibebaskan oleh perlawanan Palestina hari ini.
Ia menegaskan, proses pembebasan akan dilakukan seperti biasa, Palang Merah akan mengangkut para tawanan ke tempat pertemuan dan kemudian ke pangkalan militer Raim, dan helikopter militer akan mengangkut para tahanan ke rumah sakit sesuai dengan kondisi kesehatan mereka.
Kantor Informasi Tahanan Hamas menjelaskan bahwa daftar tahanan Israel yang diserahkan kepada pendudukan untuk dibebaskan hari ini mencakup satu dari sembilan tawanan yang sakit.
Pendudukan Israel akan membebaskan, hari ini, Sabtu, 9 tawanan dengan hukuman seumur hidup dan 81 tawanan dengan hukuman panjang sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran gelombang keempat.
Mereka menambahkan, disepakati penambahan 12 tawanan dengan hukuman seumur hidup, dan 111 tahanan asal Gaza yang ditahan setelah 7 Oktober 2023.
Mereka juga mengonfirmasi bahwa 111 tahanan tersebut merupakan bagian dari daftar 1.000 warga Gaza yang ditangkap pasca Operasi Banjir Al-Aqsa pada 7 Oktober 2023.
Sumber : PIP
