Koalisi Militer Negara Muslim Hadapi Israel? Jika Mesir, Turkiye, Pakistan, dan Saudi Bersatu

[WARTANUSANTARA.ID] Kairo, 14 September 2025 — Dunia Islam kembali bergolak. Di tengah eskalasi konflik Gaza dan meningkatnya ketegangan regional, Mesir mengusulkan pembentukan koalisi militer negara-negara Muslim untuk menghadapi agresi Israel. Usulan ini mendapat sorotan tajam setelah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyuarakan dukungan terhadap aliansi Islam yang dipimpin oleh Mesir dan Turkiye.

(Kubah Baja, Sistem Pertahanan Udara Berlapis Turkiye/Anadolu Agency)

Jika proposal ini benar-benar diwujudkan dan negara-negara seperti Pakistan dan Arab Saudi ikut bergabung, maka dunia akan menyaksikan terbentuknya salah satu kekuatan militer terbesar di luar NATO. 

Usulan Mesir agar dibentuknya “koalisi militer negara muslim” ini datang di waktu yang tepat. Walau gw membacanya lebih kepda ketakutan As-Sisi untuk berperang sendirian melawan Israel yang sudah di depan mata, tapi posisi strategis Mesir harus dimanfaatkan negara2 Muslim sebaik mungkin. Gw bilang, iblis sekalipun akan gw dukung selama musuhnya adalah Israel.-Hasmi Bakhtiar-


Kekuatan Militer 4 Negara Muslim Besar (2025)



Berdasarkan data Global Firepower dan analisis regional:

Negara

(semakin kecil, semakin kuat)

Personel Aktif

Sorotan Kekuatan

Turkiye

0.1902

± 425.000

Armada darat dan laut kuat, kapal induk TCG Anadolu, proyeksi kekuatan regional

Pakistan

0.2513

 

± 654.000

 

Nuklir, rudal balistik, pasukan elite, pengalaman tempur

Mesir

0.3427

± 450.000

Posisi strategis Terusan Suez, kekuatan darat besar

Arab Saudi

0.4201

± 250.000

Anggaran militer besar, persenjataan modern dari AS dan Prancis


Jika keempat negara ini bersatu, mereka akan menggabungkan:

  • Personel aktif lebih dari 1,7 juta tentara
  • Anggaran militer gabungan ratusan miliar dolar
  • Kekuatan nuklir (Pakistan) dan proyeksi regional (Turkiye)
  • Pengaruh diplomatik dan logistik strategis (Mesir dan Saudi)

📌 Sumber Referensi:

0/Post a Comment/Comments