[WARTANUSANTARA.ID] Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, Turki dan Mesir mengumumkan rencana latihan militer gabungan bertajuk “Sea of Friendship” di Laut Mediterania. Latihan ini akan berlangsung pada 22–26 September 2025 dan menjadi yang pertama setelah vakum selama 13 tahun.
Mnurut laporan dari Anadolu Agency, latihan ini melibatkan sejumlah alutsista utama dari Turki, termasuk dua fregat TCG Reis Oruç dan TCG Gediz, kapal selam TCG Gür, serta jet tempur F-16.
Rencana latihan militer gabungan ini terjadi setelah kesepakatan pertahanan antara Arab Saudi dan Pakistan.
Menurut Hasmi Bakhtiar, negara-negara di kawasan pada akhirnya akan mencari sekutu dalam menghadapi potensi ancaman dari Israel pasca serangan gagal di Doha Qatar beberapa waktu lalu.
Setelah kesepakatan pertahanan Pakistan-Saudi, pasukan elite Türkiye dan Mesir memutuskan untuk melanjutkan latihan gabungan setelah 13 tahun terhenti. Negara2 di Kawasan pada akhirnya akan mencari sekutu untuk menghadapi perang yang sudah di ambang pintu menghadapi Israel. https://t.co/szSbwJzKcf
— Hasmi Bakhtiar (@hasmibakhtiar) September 20, 2025