[WARTANUSANTARA.ID] BEKASI – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke SMPN 4 Kota Bekasi untuk meresmikan peluncuran perdana perangkat Papan Interaktif Digital. Peresmian ini menandai dimulainya penggunaan teknologi tersebut secara serempak di seluruh Indonesia sebagai langkah strategis pemerintah dalam mempercepat digitalisasi pendidikan nasional.
Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa transformasi pembelajaran menjadi prioritas utama agar pendidikan di tanah air semakin interaktif, terintegrasi, dan yang terpenting, merata di seluruh penjuru negeri.
Target Jangkau 288 Ribu Sekolah
Sebagai langkah awal, pemerintah telah mendistribusikan sebanyak 173.000 unit Papan Interaktif Digital. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memiliki target ambisius untuk menuntaskan distribusi hingga mencapai 100 persen pada tahun ini.
"Langkah ini menjadi bagian dari agenda transformasi pembelajaran... sehingga tidak ada lagi putra-putri bangsa yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan yang berkualitas," ujar Presiden.
Total target distribusi diperkirakan akan menjangkau sekitar 288.865 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sebelum pergantian tahun.
Komitmen Membangun Generasi Unggul
Dalam sambutannya di hadapan para guru dan siswa, Presiden Prabowo kembali menekankan komitmen pemerintah untuk membangun generasi penerus yang unggul, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Presiden memastikan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya berhenti pada pengadaan alat, melainkan mencakup seluruh ekosistem pendidikan secara berkelanjutan. Hal ini meliputi peningkatan kompetensi guru, kesejahteraan siswa, hingga pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai untuk menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.
Peluncuran ini diharapkan menjadi titik balik modernisasi ruang kelas di Indonesia, mengubah metode pengajaran konvensional menjadi pengalaman belajar digital yang dinamis.

