Duka Bandung Barat! Detik-Detik Longsor Cisarua Telan Korban Jiwa, 83 Warga Masih Dicari

(Potongan video di lokasi oleh warganet FB)

BANDUNG BARAT, Wartanusantara.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak beberapa hari terakhir berujung petaka. Bencana tanah longsor dahsyat menerjang kawasan Kecamatan Cisarua, menyisakan duka mendalam bagi warga Jawa Barat.

Hingga berita ini diturunkan, data sementara dari lokasi kejadian menyebutkan 7 orang dinyatakan wafat dan 83 orang lainnya masih dinyatakan hilang, diduga kuat tertimbun material tanah tebing yang longsor menimpa pemukiman.

Seperti dilansir dari Republika, Ahmad menuturkan, ketika itu ia bersama anak dan istrinya sedang tidur pulas karena memang seharian wilayah tersebut diguyur hujan disertai angin kencang. Tiba-tiba Ahmad mendengar suara gemuruh dari arah atas rumahnya.

"Saya langsung bangun dan keluar rumah sudah ada gunungan tanah. Langsung pada teriak histeris," tutur Ahmad di lokasi.

Melihat gunungan tanah sudah di depan rumahnya, Ahmad langsung menyelamatkan diri bersama keluarganya. Setelah itu rumah Amhad dan milik warga lainnya langsung tertimbun material tanah dan tanaman.

"Awalnya saya mau nolongin yang lain, tapi melihat tanah sudah ada di depan rumah saya langsung evakuasi keluarga. Sekarang udah ngungsi ke rumah saudara. Kalau rumah yang rusak," ujarnya

Waspada Zona Merah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan di awal tahun 2026 ini membawa potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat.

Pemerintah KBB mengimbau masyarakat yang tinggal di zona merah—terutama di lereng tebing curam—untuk segera mengungsi sementara ke posko yang telah disiapkan jika hujan turun dengan intensitas tinggi lebih dari dua jam.

Kesimpulan

Duka Cisarua adalah duka kita semua. Mari kita doakan agar para korban yang hilang segera ditemukan. Bagi pembaca Warta Nusantara, khususnya di wilayah Bandung Raya, tetaplah waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Sumber: Diolah dari Republika: "Cerita Detik-Detik Mencekam Longsor di Cisarua"

0/Post a Comment/Comments