Sabang, Wartanusantara.id - Tgk. Muchtar Andhika Khutbah Jum’at di Masjid Al-Ikhlas Gampong Batee Shok, Kota Sabang ia menyampaikan Sebentar lagi Ramadhan akan segera meninggalkan kita dan kita pun akan meninggalkannya, tetapi jejaknya tak boleh hilang begitu saja, 6/3/26.
Perpisahan ini tidak seharusnya menjadi keresahan, melainkan perihal apa yang tersisa setelahnya. Ada pelajaran yang semestinya tetap melekat, dan ada cahaya yang seharusnya tidak akan padam dari bulan mulia ini.
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Beberapa hari lagi bulan Ramadhan akan segera berlalu meninggalkan jejak kenangan ibadah dan kebaikan yang telah kita jalani selama sebulan penuh. Namun, jangan sampai kepergiannya juga menghapus kebiasaan baik yang telah kita bangun selama ini. Shalat yang kita jaga, tilawah yang kita rutinkan, sedekah yang kita biasakan, semua itu jangan dibiarkan pergi bersama berlalunya bulan yang mulia ini. Sebab Ramadhan tidak hanya sekadar tamu yang datang dan pergi, tetapi ia adalah madrasah yang mendidik kita untuk terus berbuat baik sepanjang tahun.
Jika selama Ramadhan kita telah berusaha menjaga lisan, hati, dan perbuatan, maka setelah Ramadhan pun kita harus tetap menjaganya. Jangan biarkan kebiasaan baik ini berhenti seiring berlalunya bulan mulia ini. Justru, inilah saatnya bagi kita untuk membuktikan bahwa ibadah dan pengendalian diri yang telah kita latih selama sebulan penuh tidak hanya sekadar rutinitas sementara, tetapi bekal untuk hari-hari dan bulan-bulan berikutnya.
Oleh sebab itu, mari kita jadikan hari-hari setelah Ramadhan nanti sebagai kelanjutan dari apa yang telah kita mulai dan kita jalani selama bulan mulia ini. Tetaplah menjaga semangat ibadah, memperkuat hubungan dengan Allah, dan menanamkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, hakikat keberhasilan Ramadhan tidak hanya perihal bagaimana kita menjalaninya, namun bagaimana kita tetap istiqamah setelahnya.
